Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.10 Loguetown


__ADS_3

Tinju dari Bone Fist sangat keras menembus tubuhnya, namun bukannya darah yang keluar tapi sebuah air, Air itu membanjiri seluruh tubuh Bone Fist, Tentu saja dalam kesempatan kali ini Zeno tidak menyia-nyiakannya..


Saat air menyentuh tubuh Bone Fist, dirinya terasa lebih lemah pertahanannya menurun, Zeno membuat klon bayangan untuk menjauh dari Bone Fist sementara dirinya maju ke arah Bone Fist yang sedang dalam fase lemahnya.


Di telapak tangan tangan Zeno dia tidak memegang kunai namun sebuah pusaran aneh hitam putih berbentuk bola berukuran bola kasti muncul, Zeno yang melihat ini merasakan takut di matanya. Karena dia sendiri tahu betapa mengerikannya Energi yang tidak seimbang dan merusak ini. Bahkan setelah dilepaskan mungkin untuk terkena efek timbal balik yang lebih tinggi.


Zeno menggertakkan giginya, maju dengan kecepatan yang sangat cepat menggunakan Shunshin terus menerus, Zeno merasakan chakranya berada pada tahap hampir habis. Jadi tanpa berbasa basi dia menjulurkan bola ini ke dada bagian depan Bone Fist.


Bone Fist yang melihat ini terkejut semua proses Zeno tadi tidak berlangsung lama hanya beberapa detik saja namun bagaimana pun juga dirinya masih berada didalam fase yang sangat lemah.


"Crush Rasengan" Suara yang kekanak-kanakan terdengar namun di mata semua orang menatapnya dengan ngeri termasuk Ace.


Saat Rasengan Menyentuh tubuh Bone Fist, Zeno sudah bersiap menggunakan Kawarimi No Jutsu atau teknik pengganti, Menggunakanku segel dengan cepat Zeno langsung berganti posisi dengan bayangannya.


Duarrrr..


Di mata ngeri semua orang..


Sebuah ledakan besar terjadi dalam radius 10 meter dan gelombang kejutnya hingga ratusan meter.


Ace dan Wanita Cantik itu menatap ledakan besar itu dengan mata yang terbelalak karena terkejut.


Bahkan prajurit angkatan laut di sekitarnya berkeringat dingin..


Tidak jauh dari ledakan Zeno memegang tangan kanannya yang menetes darah terus menerus, kain di lengannya rusak parah, beberapa luka sayatan muncul.


Zeno menopang tangan kanannya dan tertawa terbahak-bahak walaupun dia merasa sakit.


"Hahahahahah hahahahahah" Zeno yang tertawa membuat prajurit angkatan laut di sekitarnya menatapnya dengan aneh.


Sementara Ace yang mengerti tersenyum dan tertawa terbahak-bahak secara perlahan..


"Hahahahahsh"

__ADS_1


"Ace! Sepertinya kita harus pergi ke Grand Line secepatnya" Ace memandang Zeno dengan tatapan senang dan ada rasa peperangan di antara kedua mata mereka.


"Ya ya ya denger denger disana makanannya sangat enak"


.....


Setelah kejadian itu moral dan mental angkatan laut menurun dan di bawah tekanan Ace mereka semua menyerah termasuk Wanita Cantik yang memegang pedang disana..


Setelah mengikat mereka termasuk memborgol Wanita Cantik ini, Zeno mengambil salah satu kapal perang sebagai kapal pengganti mereka lagipula sangat sempit 1 kapal kecil untuk 11 orang.


Kelompok Bajak Laut Spade akhirnya pergi di bawah tatapan mereka.


Keesokan harinya..


Di Loguetown.


Zeno yang duduk di sebuah bar melihat koran di tangannya sementara Ace di sampingnya sedang tertidur pada makanannya.


Dalam cerita aslinya, Ace sangat susah di bangunkan ketika tidur jadi Zeno membuatnya sedikit trauma yang mengerikan.


Jadi saat Ace tertidur seperti tadi Zeno membangunkannya dengan lembut namun Ace tetap tidur jadi dia menggunakan Klon Bayangan yang dibekali teknik Transformasi untuk berubah menjadi Pria G.A.Y yang terus lengket dan mengejarnya.


Maka dari itu Ace sangat mudah di banguni ketika mendengar Zeno ada keperluan dengannya.


"Ini lihat" Zeno menjulurkan koran yang dikirim oleh World Economic Journal. Ace mengambil koran yang di sodorkan.


"Bajak Laut Spade menghabisi kelompok Angkatan Laut terkuat di East Blue. Kapten Kapal Fire Fist Ace memblokir dengan mudah Letnan Tim Angkatan Laut, Isuka. sementara Wakil Kapten Akatsuki Zeno membunuh seorang Letnan terkuat di angkatan laut di East Blue Bone Fist bahkan tubuh Bone Fist tidak bersisa"


"Portgas•D•Ace. Fist Ace, Memakan buah Mera Mera No Mi tidak bisa diserang oleh serangan biasa kecuali Haki. Menjatuhkan lawannya yang digadang-gadang terkuat kedua sebelum terkuat pertama di East Blue dari Angkatan Laut bernama Isuka.


Saat ini nilai Bounty: 58.000.000" Ace yang melihat nilai Bounty nya merasa sangat senang dia tidak peduli apa isinya yang di pedulikan apakah Bountynya naik. Terus Ace membaca lebih lanjut informasi selanjutnya.


"Akatsuki Zeno nama asli tidak diketahui, Kemampuan Buah tidak di ketahui? Kelemahan Daya Tahan. Memiliki beberapa kemampuan aneh yang tidak dibatasi oleh laut dan dapat mengendalikan air. Memiliki kekuatan frontal yang mengerikan, juga kejam terhadap musuh. Kelemahan alami para pengguna buah iblis karena mengendalikan Air.

__ADS_1


Bounty: 200.000.000" Ace yang melihat Bounty Zeno merasa sangat terkejut.


"Haaaahh?? Uhuk uhuk uhuk" Ace terkejut lalu tersangkut makanan di tenggorokannya, pada akhirnya Ace berjuang untuk minum dengan banyak air.


"Zeno bounty mu 200--" Zeno menutup mulut Ace dan berkata "Bisakah kau sedikit lebih tenang, Ayo kita pergi lebih cepat dari sini! Akan merepotkan jika Bounty Hunter berdatangan terus menerus." Zeno membawa Ace keluar dari bar, dia memberi jubah menutup seluruh wajah Ace, sementara dirinya hanya menggunakan Teknik Transformasi saja untuk menghindari pengejaran Bounty Hunter.


Yang dia takutkan itu adalah Ace, jika dia bersama Ace maka sudah pasti dirinya dicap sebagai Akatsuki Zeno.


Berjalan di kota Zeno sampai di alun alun terbunuhnya, Raja Bajak Laut Gol•D•Roger. Ace mengepalkan tangannya dengan erat. Sementara Zeno di sampingnya memegang pundak Ace.


Ace sudah memberitahu rahasianya kepada Zeno kalau dia anak dari Raja Bajak Laut untuk melihat reaksi Zeno. Namun Zeno hanya tersenyum dan berkata "Lalu kenapa?Apakah ada bedanya dengan manusia?" reaksi Zeno membuat Ace terpengaruh dan menetapkan posisi Zeno ke tingkat yang sama dengan Luffy.


"Ace kau sepertinya terlalu salah sangka dengan ayahmu" Mendengar pernyataan Zeno, Ace terdiam dan menatap Zeno dengan tajam.


"Untuk sekarang kau mungkin belum mengerti namun perjalanan kita selanjutnya kau akan mengerti suatu hal, Bahwa" Zeno menatap panggung eksekusi Roger dan ingatan dan pandangannya tumpang tindih.


"Keputusan yang diberikan ayahmu itu benar" Zeno tersenyum hangat dan menepuk bahu Ace lalu berbalik ke kapal "Ayo jangan terbengong di tengah jalan Ace"


Setelah mengisi persediaan di kota Loguetown, Bajak Laut Spade siap untuk pergi namun di pelabuhan mereka dihadang oleh Angkatan Laut.


"Berhenti" Suara manis dan nyaring terdengar, suara ini berasal dari sesosok wanita cantik di kejauhan yang di belakangnya ada prajurit angkatan laut dengan senjata di tangan mereka dan keringat ketakutan di tubuh mereka.


Ace dan Zeno berhenti, Zeno yang melihat ini menyipitkan matanya ke Ace dan berkata "Ini Urusanmu aku tidak perlu ikut campur" Ace yang mendengar itu merasa ada sesuatu yang aneh dia menatap punggung Zeno yang berlari ke kapal untuk melindungi kapal


tatapan aneh. Pada saat ini Zeno membatalkan transformasi dan kembali ke tampilan anak anak


"Hahah tidak perlu di pikirkan, ngomong-ngomong dia cukup bagus Ace? Kau bisa berpacaran dengannya" Zeno tertawa sedikit dan hendak pergi.


"Apa maksudmu ZENOO!" Ace yang mendengar dirinya dijodohkan sedikit marah, walaupun dia sudah dewasa dalam hal umur dan fisik dan sudah sepantasnya menikah namun membahas itu di depan orang lain sangat memalukan apalagi di depan angkatan laut.


Isuka yang mendengar itu mengendus dingin walaupun ada rona merah di wajahnya. Dia sudah pernah bertarung dengan Ace dan tahu apa kelemahannya. "Semuanya tembak" Ace yang mendengar ini bukanlah orang bodoh, dari surat kabar semalam Isuka ini membocorkan informasi mereka yang bisa dimaklumi lagipula diakan angkatan laut.


Jadi Ace yakin peluru ini bisa mengancamnya..

__ADS_1


__ADS_2