Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.12 Choumei


__ADS_3

"Hahahah oke baiklah hati hati di tengah jalan" Crocus melambaikan tangannya dan berbicara saat melihat kapal telah bergerak.


Tiba tiba selembar surat terbang ke arahnya, Crocus mengambilnya pada saat dia mengambil surat itu Zeno berteriak "Kakek Crocus jangan di sebarkan yaa". Sebelum membaca isinya Crocus menjawab terlebih dahulu "Baiklah bocah nakal! Hmm informasi apa yang diberikan anak ini? Apakah hanya harta Karun boongan" Membuka kertas dan membacanya. Mata Crocus sedikit menyipit dan wajahnya mengerut lalu kembali normal "Hahaha Roger aku gak menyangka kau menyembunyikannya dari kami", Lalu dia memandang kapal Bajak Laut Spade dengan tatapan senang di matanya dan bergumam "Apakah dia bisa menyamakan atau bahkan melampaui ayahnya"..


Di kapal, Zeno memiliki ruangan kamar baru yang lebih besar, dikarenakan ini kapal curian dari angkatan laut jadi setiap barang di kapal standard angkatan laut.


Melihat ke sekeliling Zeno bergumam "Sepertinya kita harus pergi dengan cepat ke water seven" lalu dia merapikan kasur dan berbaring di sana, sebelumnya dia sudah memberitahu Ace agar tidak menganggunya karena alasan dia ingin tidur panjang karena kelelahan.


Batas normal manusia tidur selama 8 jam dan jika di Dunia One Piece itu dua hingga berkali-kali lipat. Tapi Zeno izin tidur selama 18 jam kepada Ace dan disetujui mentah-mentah. Lagipula Ace tau Zeno dari semalam sudah sangat kelelahan.


Berbaring di kasur, Zeno menatap bola cahaya dalam Systemnya. Kali ini bola cahaya sudah penuh, dia dapat berpindah ke dunia lain atau berpindah sementara 2 kali.


Tapi saat menatap dengan dalam Bola Cahaya Systemnya sesuatu secara samar muncul, benda ini adalah Jam Pasir berhiaskan emas dan kaca yang sangat bening serta tidak mudah lecet atau kegores.


Di tabung bawah jam pasir terlihat beberapa butiran pasir emas yang muncul, butiran ini tidak cukup untuk mengisi tabung bawah mungkin 9 kali lagi jika di isi dengan ukuran yang sama dengan butiran sebelumnya dapat mengisi Jam Pasir ini.


Dan ketika tabung bagian bawah terisi semuanya, Zeno yakin tak akan lama lagi untuk membuat perubahan yang besar.


Kali ini Zeno tidak mengambil 1 Tiket Travelers tapi 2 Tiket Half-Travelers. Melepas pelindung dahinya, Zeno memakai jubah lagipula Chakranya meningkat setelah pertarungan melawan Bone Fist yang membuatnya mudah dikenali sebagai Ninja.


Ngomong-ngomong, Zeno juga rajin berlatih pedang dan ilmu pedangnya, bisa dibilang pada tahap ini dia sudah memasuki ranah Magang Berpedang dan masih jauh dari level Zoro sebelum Timeskip.


Menyimpan Gulungan Ninjutsu di laci dan menguncinya, Zeno pokoknya menyimpan beberapa barang penting dan hanya membawa beberapa kunai, shuriken serta pedang di pinggangnya.


Panjang pedang ini terlihat hampir sama dengannya, pedang ini merupakan pedang yang dibelinya dari Pasar Gelap. Sebenarnya Zeno tidak terlalu ahli dalam Berpedang apalagi dia tidak menggunakan pedang sebagai ilmu utamanya. Jadi Zeno tidak suka membeli pedang pedang yang bagus, dia sudah terbiasa dengan gaya bertarung ninja akan sulit mengubahnya ke samurai.

__ADS_1


Zeno tanpa ragu-ragu menghubungkan Half-Travelers Ticket dalam waktu maksimal yakni 10 Jam. Tak berselang lama dirinya terpecah menjadi beberapa bagian kecil dan menghilang dari udara (Scene dimana Thanos melenyapkan setengah universe dengan jentikan jarinya.)


Di sebuah dunia yang berbeda ruang waktu, dimensi juga hukum..


Pada sebuah hutan,,,


Debu debu yang tadinya menghilang berkumpul kembali membentuk sosok Zeno...


"Yah aku suka ini" Memandang tubuhnya, Zeno sedikit tersenyum dia merasa sedikit keren untuk sementara waktu.


Kembali ke tujuan,,,.


Datangnya Zeno kemari tidak memiliki maksud lain dia hanya ingin pergi ke suatu tempat yang mungkin menguntungkan baginya yakni Takigakure..


Perjalanan dari tanah api ke Takigakure tidak terlalu jauh hanya memakan 2 hingga 3 jam waktu dengan kecepatan tercepat namun karena biaya istirahat menjadi 3 sampai 4 jam.


Zeno tiba di desa Takigakure, karena kelelahan dia berhenti sebentar di dekat air terjun desa dan beristirahat disana, Zeno mencari beberapa hewan yang bisa di makan dan memasaknya di tengah hutan.


Tujuan Zeno datang ke desa ini tidak lain adalah untuk mendapatkan Bijuu Ekor 7, Choumei, Namun dia tidak sebodoh itu untuk langsung menangkapnya secara terang-terangan..


Ini sama seperti mendapatkan pacar, saat suka Ama seseorang hanya orang bodoh yang menembak dan menyatakan cintanya secara langsung, tujuan pertama adalah pdkt dulu..


Malam harinya Zeno tidak masuk ke desa Takigakure karena dia sendiri yakin kalau dalam periode ini jika tidak salah sebelum Fu Jinchuriki Choumei di Naruto ada orang lain. Namun menurut info yang dia dapatkan dari kehidupan sebelumnya, Choumei berkeliaran dengan bebas sampai dia bertemu Fu.


Dalam plot ini, Zeno tidak akan membiarkannya lepas lagipula menjadi Jinchuriki meningkatkan kekuatannya, dan walaupun dia tidak memiliki segel dia tahu setiap Bijuu pasti bisa masuk ke tubuh Jinchuriki tanpa segel ketika sudah mencapai pada tingkat keakraban yang tinggi dengan Bijuu.

__ADS_1


Jadi setelah 5 jam lagi Zeno menunggu, sekaligus bertahan dari tinggal di hutan ini akhirnya usahanya tidak mengkhianati hasil. Dikarenakan sudah malam, Zeno memasak daging babi hutan yang sangat besar berukuran 10 meter di depannya.


Choumei di kejauhan melihat Zeno dengan tindakan bingung. Zeno yang merasa di tatapi melihat kesuatu tempat, Zeno melihat makhluk seperti serangga dengan 6 sayap dan 1 ekor yang sudah di hitung 7 ekor.


Makhluk ini sangat besar walaupun di kegelapan malam Zeno bisa melihatnya..


"Kau manusia apa yang kau lakukan disini!! Apa kau ingin menangkapku!" Choumei berteriak walaupun suara yanh tadi berasal dari telepati tapi dia tetap membuka mulutnya.


"Hah? Bukannya ini hutan? Apakah ada masalah jika seseorang tinggal di hutan? Lagipula binatang apa kamu? Aku tidak pernah melihat binatang sebesar ini" Zeno memakan daging besar bab.i itu dengan lahap lalu meminum air yang di saring dan dimasak untuk diminum.


"Hah!" Mata Choumei menunjukkan kerumitan jelas dia bukanlah binatang yang ingin menyakiti orang lain yang tidak bersalah dikarenakan hatinya sangat baik kepada manusia tapi manusia tidak mengerti kebaikannya.


"Ei! Ada apa denganmu? Pertanyaan ku sudah kau jawab sekarang gantian" Zeno memakan lagi Daging yang lezat membuat pikiran Choumei tergganggu.


"Kau, Apa kau bagian dari desa?" Choumei bertanya, Zeno yang mendengar ini mengerutkan keningnya dan berkata "Ya aku dulu bagian dari Konoha namun Konoha telah membuangku! Sekarang aku hanya orang biasa yang bebas dan bisa keluar dari kandang yang mengurungku."


Mendengar perkataan Zeno, Choumei juga berkata "Aku pun juga seperti itu, aku tidak bisa bebas bahkan semua orang ingin mengurungku" suaranya sedikit lebih rendah dan kelihatan sedih, Pada system Bijuu, beberapa Bijuu memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan beberapa juga tidak, Kecerdasan yang di miliki Choumei setara dengan anak 15 tahun.


"Hei dengan badan besarmu aku tidak percaya itu" Zeno menatapnya dengan tatapan tidak percaya.


Choumei terkejut dan menjelaskan "Hah? Aku benar benar di kurung oleh mereka menggunakan teknik segel" Zeno yang mendengar ini mendecakan lidahnya dan berkata "Ckckck, kasihan sekali setidaknya saat aku di kurung mereka tidak menggunakan teknik segel sama sekali kepadaku, Keberuntungan mu benar benar buruk Kepala Lonjong"


Choumei mendengar kata kata kasihan sedikit menundukkan namun ketika mendengar bagian akhir kata dia menatap Zeno dengan Aneh.


"Hah? Kepala Lonjong?" Ucap Choumei dengan kebingungan.

__ADS_1


Zeno yang mendengar ini mengangguk "Ya? Ada masalah apa dengan Kepala Lonjong!


__ADS_2