Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.9 Pertarungan


__ADS_3

Ace memandang Zeno dengan tatapan dalam lalu dia menggelengkan kepalanya dan berkata "Baiklah jika itu yang terjadi, Deuch bersihkan mayat ini" Sementara Zeno di sisi lain tidak memandang Ace namun ke lautan yang luas di sana.


Sebagai Wakil Kapten sudah tugasnya untuk melindungi kapal jadi Zeno tidak terlalu takut dengan Ace, Dan jika Ace benar-benar bertindak untuk membela Anggota baru yang ingin membunuh mereka saat ada celah. Maka lebih baik Zeno yang keluar dari kapal.


"Dengar Ace kita ini bajak laut bukan sedang bermain sebagai bajak laut" Zeno memandang Ace yang berbalik dan ingin memasuki kamar dengan tatapan tajam. Ace yang mendengar itu berhenti "Ya kau benar Zeno, Maafkan tindakan cerobohku tadi" Ucap Ace dengan suara yang rendah mengakui kesalahannya.


Zeno yang mendengar ini mengangguk puas dan pergi ke kamarnya.. Sementara Anggota lainnya menatap Ace dan Zeno dengan tatapan horor.


Jam berlalu dan hari sudah malam.


Duduk di dek Kapal Ace memandang laut yang diterangi cahaya bulan sambil meminum sake.


Sementara Zeno muncul tidak jauh di belakangnya. Sambil berjalan Zeno berkata "Maafkan tindakan ku tadi siang Ace" Zeno menurunkan badannya dan duduk di samping Ace.


"Hahaha tidak apa apa, Lagipula aku yang harus meminta maaf dan berterimakasih! Syukurlah ada kamu disini Zeno, Jika tidak mungkin aku tidak bisa melihat mereka lagi (Para Kru-nya)." Ace merangkul Zeno dan menyodokkan gelas yang sudah di siapkan.


"Minumlah Hahhahah" Zeno yang di sodori Sake terpaksa meminumnya dan berkata dalam hati "Benar saja kau selalu seperti ini Ace" keduanya tertawa dan bercerita bersama.


Keesokan paginya..


"Kapten, Wakil Kapten ada Kapal Angkatan Laut di di belakang kita!!". Kru yang menjaga segera berteriak...


Zeno yang berlatih rasengan di dek sementara Ace yang sedang memainkan apinya terkejut lalu tersenyum "Hahaha Angkatan Laut aku berharap mereka lebih kuat dibandingkan sebelumnya." Ucap Ace sambi berdiri memandang kearah yang dituju.


Zeno mengangguk dan juga berkata "Ya ya, Angkatan Laut semalam sangat membosankan, aku ingin meregangkan tubuhku sesekali" menghentikan latihan Rasengannya Zeno sudah bersiap.


Kali ini Angkatan Laut yang muncul ada 5 kapal dan sosok wanita cantik yang gagah berdiri di tengah kapal, memakai Jubah dan memandang mereka dengan tatapan marah dan di sampingnya ada seorang pria kekar yang tidak ada dalam cerita aslinya..


"Ace!!" Zeno Segera berteriak saat kapal semakin dekat dengan angkatan laut, Ace juga mengerti apa yang di katakan Zeno dan langsung menggunakan Jet Flame untuk terbang.

__ADS_1


"Berpegangan yang erat Zeno" Ace terbang tengkurap di udara, tangannya menjulur dan menagkap tangan Zeno, "Hahaha baiklah ngomong-ngomong tubuhmu sedikit panas apakah kau terlalu bersemangat" Di udara mereka berbicara dengan santainya.


Setelah beberapa detik mereka sampai di atas kapal angkatan laut.


"Ace kau serang wanita itu sementara aku akan menyerang pria kekar di sebelahnya" Ace yang mendengar Zeno berkata seperti itu membalas dengan marah "Hei Zeno kenapa kau mengincar yang lebih kuat".


Zeno yang mendengar ini mendesah panjang dan berkata "Haah~~ Ace kau lihat gadis yang cantik nan imut ini, kau tau kan aku tidak berbelas kasihan terhadap musuh! Jika aku membunuhnya maka orang tuanya akan sedih kehilangan penopang hidup mereka dan mungkin akan sangat tersiksa,"


Percakapan mereka di dengar oleh kapal angkatan laut terdekat yang kebetulan disana ada sosok cantik..


"Heii Bajingan!! Jangan mengomentari dengan gampang kehidupan orang lain" Zeno yang sedang berbicara tidak mendengar gadis itu sedang marah, "Dan lihat pria kekar, jelek dan bau ini! Apa kau mau melawannya? Sampai kesana kau mungkin akan muntah" Ace yang mendengar kata kata Zeno merasa pusing dan juga ada benarnya.


"BOCAH BRENGSEK" Merasa dihina pria kekar itu marah.


"Hmm benar juga" Ace mengangguk dan menurunkan Zeno didekat pria kekar ini..


"Hahah kau mencari kematian dengan saya! Saya adalah Bone Fist yang terkenal di lautan East Blue" Melihat pria yang menyombongkan dirinya.


"Heh apa kau ingin melawanku dengan pipet kecil ini" Bone Fist melancarkan tinjunya dan berkata "Aku memakan Hone Hone No Mi (Buah Tulang) semua seranganmu tidak akan mempan kepadaku" melihat tinjunya dengan mudah menangkis Shuriken dan Kunai.


"Oh sepertinya kau agak tidak biasa" Zeno jatuh, jauh dari Bone Fist..


Sementara Ace setelah menurunkan Zeno, dia dengan cepat menghalangi Wanita Cantik itu yang ingin menjebak Zeno.


"Halo nona kau sepertinya lawanku" Ace tersenyum dan tidak menghindari serangan tebasan pedang karena dia merasakan tebasan pedang wanita didepannya tidak berasa apapun padanya.


Sementara itu pertarungan Zeno dan Bone Fist terlihat lebih intens.


Zeno tidak menggunakan kunai ataupun pedang saat melawan Bone Fist, dia tau pertahanan Bone Fist sangat kuat. Jadi memakai masker seperti Kakashi di mulutnya dan menggunakan Pelindung Dahi Konoha yang di garis tengahnya.

__ADS_1



Lalu di kedua tangannya, sebuah aura biru muncul, aura ini secara perlahan memadat k pergelangan jemari Zeno membentuk sebuah pisau pendek.


"Akatsuki Zeno, Apa kau ingin menari denganku?" Zeno tersenyum dan berkata dia menggoyangkan tubuhnya seakan kehilangan keseimbangan namun tiba tiba dengan kecepatan yang sangat cepat dia tiba di depan Bone, dia tadi menggunakan Shunshin No Jutsu.


'Sangat keren mengucapkan hal dan melakukan gaya Itachi' Jiwa Zeno bergejolak namun kembali ke keadaan aslinya, dia harus bertarung di depan orang di depannya.


"Ini?" Bone Fist terkejut namun dia menahan serangan tebasan Zeno dengan tangannya..


Suara bertemunya kedua besi terdengar..


Zeno yang menyerang Bone Fist merasa cukup bersemangat "Hahaha lawan yang tangguh aku suka itu" Zeno tertawa dan menatap serangan dari tangan lain Bone Fist, Zeno tidak menangkisnya karena dia tahu dia tidak akan mampu.


Serangan menembus tubuh Zeno dan mengeluarkan bunyi bushh,, Tubuh Zeno yang tadi berubah menjadi asap dan menghilang, Zeno muncul di belakangnya dan menyerangnya.


Classhh, Kali ini karena mungkin Bone Fist terlalu pokus kepada tangannya, bagian punggungnya terbuka lebar tanpa kekuatan buah tulang sama sekali.


Kedua tebasan berbentuk silang merobek daging dan darah Bone Fist, Bone Fist yang mendengar itu mengaum kesakitan.


"Ahhhh" Zeno tersenyum namun tidak berhenti dia menyerang lagi tapi kalo ini daerah yang ingin dia serang telah menjadi tulang, Zeno hanya bisa mundur beberapa langkah.


"Sialan dia menggunakan teknik Kotor untuk melukai ketua!!" Para Prajurit Angkatan Laut di sekitarnya memaki maki dan memarahinya.


"Ya dia tidak tahu malu menyerang dari belakang".


Mendengar ini Zeno hanya berkata "Kami bajak laut apakah salah menggunakan Teknik Kotor?" perkataan Zeno membuat prajurit angkatan laut disekitarnya terdiam.


Zeno memutar matanya dan fokus kepada Bone Fist. Mungkin karena sakit yang dalam dan kebencian yang pekat, Zeno melihat kemampuan buahnya menjadi lebih kuat tapi tidak signifikan.

__ADS_1


"Hehe ini menjadi semakin menarik" Ucap Zeno sambil menghindari pukulan mematikan Bone Fist dengan santai. menarik badannya ke belakang Zeno maju kedepan dsn melompat, Di udara..


Tinju lain dari Bone Fist menyerangnya tepat dimana dia berada saat di udara..


__ADS_2