Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2
Part 27


__ADS_3

Bel itu sekali lagi berbunyi karena pemilik rumah belum juga membuka pintunya. Hingga membuat Masyitah mempercepatkan langkah kakinya untuk membuka pintu.


Ceklek !


Pintu terbuka, menampilkan sosok yang membuat Masyitah terkejut, itu adalah Jordan yang datang menjemputnya. Membuat Masyitah syok setengah mati, orang yang di hindari nya beberapa hari kita telah berdiri di depan Masyitah.


Ketika Masyitah akan menutup pintunya, Jordan langsung menahan dengan satu tangan dan memegang tangan Masyitah yang ingin lari dari hadapan Jordan, membuat Masyitah tak bisa berlari dari sana.


Jordan menarik paksa Masyitah, kejadian itu di saksikan oleh Fairuz dan juga Marlina dalam waktu yang bersamaan. Fairuz dan Marlina berusaha menolong Masyitah tetapi, Jordan sudah membawanya masuk lebih dulu ke dalam mobil.


Fairuz dan Marlina, mengikuti mobil Jordan, hingga mobil itu berhenti didepan sebuah masjid. Di sana, sudah ada Neo dan juga beberapa orang lainnya.


Bahkan, bapak penghulu juga ada disana membuat Masyitah dan Fairuz juga Marlina terkejut dengan apa yang telah Jordan siapkan.


"Lepaskan! Apa yang kau lakukan!"pekik Masyitah, yang berusaha melepaskan genggaman tangan Masyitah. Fairuz yang melihat itu langsung menahan tangan Jordan agar tak membawa Masyitah masuk ke dalam mesjid.


"Jangan ikut campur, jika tidak kamu tak akan bisa melihat apa yang bisa ku lakukan,"ucap Jordan dengan pelan tetapi terdengar cukup tegas di telinga Fairuz dan Masyitah.

__ADS_1


karena, tak melepaskan tangannya akhirnya Masyitah menampar Jordan yang membuat Pria itu tertegun menatap nyalang ke arah Masyitah.


"Kau ingin aku membunuh papamu?" Tanya Jordan Masyitah membulatkan matanya. Beberapa pengawal datang memegang tangan Fairuz dan juga Marlina. Mengingat Fairuz yang memiliki riwayat sakit jantung, membuat Masyitah takut, dan segera memohon kepada Jordan agar melepaskan nenek dan ayahnya.


"Ikuti perintahku, atau kalian semua mati," Jordan menodong pisau ke arah Fairuz membuat Masyitah tak ada pilihan lain selain menuruti semua keinginan Jordan.


"Baiklah, aku akan menikahi mu, tetapi lepaskan keluarga ku, satu lagi lepaskan perusahaan papaku,"ucap Masyitah dalam isak tangis nya melihat itu Jordan tersenyum khasnya yang membuat siapapun yang melihatnya pasti merinding.


Akhirnya Fairuz pun terpaksa mengizinkan Jordan menikahi Masyitah, karena pemaksaan itu, Neo dari jauh sudah melihat mau bagaimana lagi, Jordan sudah tahu jika Masyitah adik dari Aiman. Tetapi, pria ini tak peduli yang dia inginkan hanyalah Masyitah.


Ijab Qabul berlangsung tanpa adanya keluarga Jordan yang lain, selain Neo. Meskipun harus menikah karena keterpaksaan, Jordan tak masalah, yang penting pria ini bisa memiliki Masyitah dengan seutuhnya.


Malam hari, Jordan baru saja tiba di rumah House Hyde Park. Neo sudah mengambil alih semua perusahaan Fairuz, dan kini perusahan itu telah kembali pada keluarga Masyitah.


Ketika pintu depan terbuka, terlihat Carolin yang syok melihat Masyitah ada di belakang Jordan, dengan keadaan tangan Masyitah yang tak lepas di genggam Jordan.


"Kenapa kau membawa wanita itu ke sini?" Carolin bertanya, Jordan mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Dimana aku berada, dia akan ada bersama ku, karena aku suaminya," ucap Jordan pelan, lalu membawa Masyitah ke kamar melewati tempat di mana Carolin berdiri. Wanita ini masih mencerna ucapan Jordan dengan benar.


"Su-suami? Terus mereka meni...." Carolin tak melanjutkan ucapannya, karena dia sudah tahu jawaban dari pikirannya itu.


Tak lama, Jordan turun dengan membawa Masyitah bersama dengannya.


"Karena Oma, tak menginginkan kami, maka aku takkan tinggal di rumah ini,"ujar Jordan yang sekali lagi pergi meninggalkan rumah itu dengan membawa koper bersama dengannya.


Neo, sudah melarang Jordan tetapi pria itu tak mendengarnya, Carolin segera menghubungi Tiger, untuk memberitahu kekacauan yang telah di lakukan anaknya.


Mobil Jordan sudah hilang dari pandangan mereka, yang itu artinya mobil Jordan sudah pergi jauh dari kediaman House.


Bukan hanya Tiger, Fatimah dan Merlin ⁰terkejut mendengar berita pernikahan Jordan.


Di sisi lain, seseorang yang sedang menikmati angin malam, melihat ke arah langit yang begitu indah dengan gemerlap bintang.


"Apa kamu merindukan rumah, Sayang?" Aiman bertanya, sembari memeluk Maryam dari belakang. Wanita yang di peluk mesra oleh suaminya berbalik dan memegang wajah Aiman dengan lembut.

__ADS_1


"Aku merindukan mereka, tetapi aku juga takut jika mereka memisahkan kita," ujar Maryam, Aiman kembali memeluk Maryam.


Maryam dan Aiman, kini tinggal di rumah utama, milik Alex dan Maryam yang ada di Negara New York. Al dan Aisyah yang membantu mereka kabur dari rumah. Al sengaja melakukan ini karena tak ingin kesalahan Al di tanggung oleh cucunya. Aiman juga setuju dengan keputusan Al. Aiman tak pernah membenci keluarga dari istrinya itu.


__ADS_2