Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2
Part 37


__ADS_3

Satu Minggu berlalu....


Jordan menemui Masyitah yang tengah duduk bersama dengan Fatimah di taman belakang, terlihat Fatimah sedang membahas tentang rumah sakit Maryam yang ada di Indonesia yang di bangun oleh Jordan untuk adiknya. Lalu, Fatimah ingin Masyitah mengambil alih rumah sakit itu, agar orang-orang dapat tertolong dengan adanya rumah sakit gratis di tempat itu.


"Jordan kamu baru pulang?" Fatimah bertanya ketika sang anak mendekati istri dan ibunya di taman belakang. Masyitah tak menyapa terlihat dia dan Jordan masih sangat canggung untuk mengobrol lebih banyak lagi.


"Sudah makan?"Fatimah kembali bertanya, tetapi Jordan malah memperhatikan istrinya yang tadi hanya duduk diam saja sembari menatap layar laptop milik Fatimah.


Ponsel Jordan berdering, dia harus mengangkatnya segera karena panggilan itu dari Neo.


"Iya, katakan!"


Raut wajah Jordan berubah seketika ketika Neo menjelaskan apa yang telah terjadi kepada Tiger, saat ini Tiger menghadiri pertemuan penting antar perusahaan yang sedang bekerja sama dengannya. Tetapi, Tiger mengalami kecelakaan di saat dalam perjalanan pulang.

__ADS_1


Jordan menyimpan kembali ponselnya lalu menatap Fatimah dan Masyitah.


"Daddy kecelakaan,"ucap Jordan yang membuat gelas teh di tangan Fatimah terjatuh, Masyitah juga ikut terkejut.


"Ayo! Aku antar Mommy ke rumah sakit, kamu juga ikut."Jordan menatap Masyitah wanita ini hanya mengangguk lalu membantu ibu mertuanya untuk berdiri.


Di sepanjang perjalanan Fatimah hanya duduk terdiam membayangkan keadaan suaminya yang ada di rumah sakit. Ini adalah kecelakaan kedua Jordan alami setelah pria itu keluar dari dunia mafia. Fatimah menghela nafasnya, Masyitah ingin menenangkan ibu mertua tetapi Jordan melarang karena Jordan tahu ibunya lebih tahu bagaimana kondisi Daddynya.


Tiba di rumah sakit, beberapa pengawal dan orang yang ada di markas kini berada di sana mereka memberi hormat untuk Jordan dan Fatimah. Dokter keluar dari ruang operasi dan menemui Fatimah dan Jordan. Neo juga ada di sana.


Tak lama, beberapa perawat mendorong brankar milik pasien keluar dari ruangan operasi menuju ruangan inap rawat VVIP.


"Mas," Fatimah menggenggam tangan Tiger yang tak sadarkan diri, tangan dan tubuh di penuhi dengan alat medis.

__ADS_1


Hingga tiba di ruangan inap, Jordan mendekati istri dan ibunya.


"Kamu tetap di sini bersama dengan Mommy, aku akan mengurus semuanya,"ujar Jordan lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut, tanpa mendengar jawaban dari Masyitah.


Masyitah yang tahu bagaimana Jordan, mencoba mengejar suaminya hingga ke tempat parkiran. Jordan hendak membuka pintu mobil, tatapi tangannya terhenti saat mendengar Masyitah memanggilnya.


"Mas,"


Jordan menoleh, melihat Masyitah yang berdiri di belakangnya. Jordan tersenyum dan menghampiri Masyitah.


"Aku akan segera kembali, kamu tidak perlu takut. Tetap bersama dengan mommy dan yang lain,"tukas Jordan yang mengusap kepala Masyitah dengan lembut, lalu Jordan mengecup kening sang istri membuat wajah Masyitah bersemu merah. Entah kenapa Masyitah langsung memeluknya yang membuat Jordan terkejut.


"Aku menunggu mas untuk kembali, segera kembali jangan biarkan sesuatu terjadi kepadamu, mas." Ucap Masyitah dengan pelan, Jordan mengusap punggung Masyitah.

__ADS_1


Melihat Neo yang sudah tiba di mobil, Jordan melepaskan pelukan itu, lalu sekali lagi berpamitan dengan Masyitah sebelum pria ini masuk ke dalam mobil.



__ADS_2