Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2
Part 39


__ADS_3

Jordan dan Neo, serta Fatimah kita telah tiba di mansion Lucifer. Bahkan, Tiger kini sudah dipindahkan ke mansion juga, ada dokter dan perawat yang akan merawat pria itu di rumah.


Terlihat sudah jam 21.00, malam. Jordan bergegas ke kamar untuk berganti pakaian serta membersihkan tubuhnya. Begitu juga dengan Fatimah dan Neo. Masyitah sudah tertidur lebih dulu, sehingga tak menyadari jika sang suami telah pulang.


Jordan perlahan-lahan masuk ke dalam kamar, dan segera pergi mandi tanpa membuat suara sebisa mungkin agar Masyitah tak terbangun.


Hanya menyalakan lampu tidur lalu dia hanya mengenakan handuknya saja. Berdiri di depan cermin sembari melihat luka yang ada di wajah serta di punggungnya. Itu perlu di kompres.


Jordan mengambil mangkok yang berisi air es serta handuk kecil untuk mengompres luka lembabnya yang ada di punggung. Padahal jika dia membangunkan Masyitah dia bisa membantunya mengobati luka tersebut. Karena semua peralatan medis di mansion lengkap Masyitah dan Fatimah sama-sama seorang dokter. Hanya saja Masyitah Dokter umum, sedangkan Fatimah Dokter saraf.


Jordan berusaha sebisa mungkin untuk menyentuh punggung bagian belakangnya sembari melihat kearah cermin. Tetapi, nyatanya tangannya tak sampai. Masyitah yang sudah terbangun pun melihat itu.


Masyitah segera turun dari ranjang dan menghampiri sang suami yang sedang berusaha mengompres luka di punggungnya. Hal itu, sontak membuat Jordan terkejut ketika tangan Masyitah menyentuh handuk yang dipengang oleh Jordan. Lalu, Masyitah mengambil alih handuk yang ada di tangan Jordan serta membantu sang suami untuk mengompres luka tersebut.


Hal itu pun tak luput dari pandangan Jordan, dia serta memperhatikan wajah sang istri yang terlihat sedikit dari pantulan cermin yang ada di depannya.

__ADS_1


"Duduklah, biarkan aku membantumu untuk mengobati lukanya,"ucap Masyitah lembut yang membuat Jordan terdiam, karena tak biasanya Masyitah begitu peduli akan dirinya, hal itu pun membuat Jordan tersenyum.


Tak lama Masyitah pun tiba dengan membawa kotak P3K ke hadapan Jordan, mengobati luka tersebut dsn membalutkannya dengan perban.


...****************...


Ke esokan paginya....


Terlihat keluarga Lucifer berkumpul di ruangan tamu di mana para anggota keluarga sedang mengobrol santai. Ada Tiger terlihat dengan kondisi yang sudah membaik, serta ada Fatimah yang sedang menemaninya. Ada dua orang lain yang sedang mengobrol dengan mereka.


"Kakak!"


"Maryam!"


Jordan dan Masyitah sama-sama terkejut dengan kehadiran mereka berdua. Dua orang itu tersenyum kepada Masyitah dan Jordan mereka segera menghampiri Maryam dan Aiman.

__ADS_1


"Kau berani membawa kabur adikku?"Jordan mencengkram kerah kemeja Aiman di depan semua orang.


"Kak, kamu apa-apaan sih?" tanya Maryam yang berusaha melepaskan tangannya Jordan hal itu juga di lihat oleh Masyitah, tetapi Masyitah tak bisa berbuat apapun, di sini adalah tempat Jordan dia yang punya kuasa.


"Kamu hamil?"tanya Jordan yang melihat perut Maryam sedikit membuncit, Maryam mengangguk, dalam arti dia bahagia dengan kehidupannya saat ini. Jordan melepaskan kerah kemeja Aiman. Pria ini langsung berjalan kearah Masyitah yang berdiri tak jauh dari mereka. Aiman langsung memeluk Masyitah. Jika Jordan sangat mencintai adiknya Aiman pun sama.


"Lepas! Kenapa kau memeluk istriku?!"Jordan menarik bahu Aiman agar melepas pelukannya, terlihat begitu jelas raut wajah Jordan yang cemburu terhadap Aiman membuat semua orang tertawa kecil.


Maryam ataupun Aiman lalu menceritakan perihal mereka, bagaimana mereka bisa sampai ke sana itu karena rencana yang di lakukan Al dan Aisyah. Karena Al tak ingin cucunya menderita jadi dia membawa dua orang itu bersama dengannya. Itu juga atas persetujuan Tiger, hanya Tiger yang tahu dalam keluarga Lucifer, oleh sebab itu siapapun tak akan menemukan dimanapun keberadaan Maryam dan Aiman kalau dibalik hilangnya mereka adalah Al dan Tiger.


Semua orang nampak bahagia dengan kembalinya dua orang itu, terlebih lagi kini Jordan dan Masyitah juga hubungannya sudah membaik, dan Masyitah sudah menerima keberadaan Jordan di dalam hidupnya.


End!!!!!


Tunggu ekstra babnya ya...♥️ see you ...

__ADS_1



__ADS_2