Wanita Indigo

Wanita Indigo
Serangan Gendruwo


__ADS_3

Bab 10 Serangan Gendruwo


Nina yang sedang terkaget sampai terheran-heran dia sepertinya sedang di brother ruangan yang semuanya gelap. walaupun gelap Tapi anehnya dia bisa melihat jelas bahwa di depannya ada kuntilanak yang memiliki wajah buruk rupa hancur dan tidak berbentuk sedang menatap ke arah dirinya.


ketika kuntilanak itu setelah selesai tertawa tiba-tiba digantikan dengan wujud hitam yang semua tubuhnya dipenuhi bulu bahkan Nina sendiri tidak melihat wajah itu hanya hitam saja.


Tapi Nina sepertinya sudah melihat bahwa wajah makhluk yang berbulu hitam di sekujur tubuhnya memiliki mata merah dan taring itu sampai jatuh di tanah.


Nina saat ini sangat ketakutan karena dia baru pertama kalinya melihat wujud hantu yang begitu menyeramkan apalagi kuntilanak yang memiliki wajah hancur dan sosok gelap yang berbadan kekar menatap ke arah dirinya sehingga dia sebenarnya tidak bisa bergerak seperti sedang tindihan.


“Tubuhku tidak bisa bergerak apa yang terjadi.” Nina sangat panik Bahkan dia sangat ketakutan tapi teriakan itu tidak bisa keluar dari mulutnya hanya saja menatap ke arah makhluk itu dengan tatap yang sangat pucat.


”Siapapun tolong aku tidak ini sungguh menakutkan..!” di alam Sukma Nina menangis dan sangat ketakutan melihat wujud yang sangat begitu menaklukkan dan mengerikan.


wujud yang memiliki badan kekar dan serba hitam diam mendekati ke arah Nina dan langsung memegang leher Nina.


Bahkan Nina sendiri melihat tangan itu sepertinya ada cakar yang sungguh sangat panjang dan berwarna hitam.


Seketika Nina bertambah takut dia menangis tapi tidak mengeluarkan suara dia hanya berkedip ngeri ke arah makhluk hitam itu yang begitu menakutkan.


Di belakang makhluk hitam itu ada kuntilanak yang wajahnya hancur sedang bergoyang-goyang Sambil tertawa seperti ayam betina yang sedang berkokok.


ketika Nina sedang panik tiba-tiba dia mendengarkan suara dari makhluk berbadan gelap itu.


“Kamu adalah pengganggu dari tuanku untuk menargetkan anak itu menjadi tumbal aku diperintahkan oleh tuanku untuk membunuhmu selanjutnya hahaha!” suara dari makhluk berbadan gelap itu sangat berat dan seperti orang tua tapi ada jejak ke garangan tertentu bahkan anehnya ketika Nina melihat suara itu mulut makhluk berbadan gelap itu tidak bergerak sedikit sama sekali Tapi anehnya mengeluarkan suara.

__ADS_1


“Kamu adalah makhluk jahat menyingkirlah..” Nina meronta-ronta tapi tidak bisa bergerak karena sepertinya ada energi yang memenjarakan tubuhnya sehingga dia tidak bisa bergerak.


Nina dicekik lehernya oleh makhluk berbulu hitam yang misterius sungguh tidak bisa bernafas dia memejamkan matanya sambil mengeluarkan tangisan yang tidak bisa dikeluarkan.


Dia hanya bisa berteriak di dalam hatinya dengan keputusasaan.


Ketika makhluk hitam itu ingin menjadi kedua kalinya dengan berkata. “Mati,” tiba-tiba pandangan di sekitarnya bahkan kedua makhluk itu berubah menghilang digantikan dengan dunia aslinya. dan dia juga melihat Maryati sedang membangunkan dirinya dengan Tatapan yang sangat panik.


“Nak.. Ada apa denganmu ini tengah malam kamu berteriak seperti ketakutan Aku sungguh khawatir denganmu.” Kata Maryati dia sungguh sangat panik.


karena dia mendengar suara dari Nina yang begitu ketakutan di dalam kamarnya sehingga dia terburu-buru untuk menemui Nina. Di dalam kamarnya ketika dia melihat Nina yang sedang terbujur kaku dan matanya masih terpejam dan bergetar-getar saambil berteriak menggigau, dia langsung membangunkan Nina.


namun sayangnya ketika dia sedang membangunkan sangat kesusahan Bahkan dia mencoba membuka matanya yang masih tertutup tidak bisa dia melihat mata Lina memutih ke atas sehingga suhu sangat khawatir.


Sehingga beberapa menit dia mencoba sesuatu akhirnya dengan susah payah Nina bangun dan menatap ke arah dirinya dengan tatapannya sangat ketakutan.


“Aaaaa... aaaa... nenek.. Aku sungguh sangat takut nenek aku tidak ingin mati..” Nina memeluk tubuh Mariati sungguh sangat erat bahkan tangisan itu seperti yang sangat dalam sekali.


Mariati mencoba menenangkan sambil menepuk-nepuk bahu Nina: “Nak, tenang saja nenek pada di sini tidak akan ada yang kamu takuti."


kemudian setelah beberapa menit akhirnya Nina sudah tenang tapi dia tetap baik untuk tidur sendirian dia meminta pada Maryati yang menemaninya di sisinya.


tentu saja Mariati menuruti apa kemauan dari Nina karena takut terjadi apa-apa. Bahkan Dia sedikit curiga mungkin saja apa yang dialami oleh Nina ini adalah efek dari Indigo yang telah dia dapatkan belum lama ini.


Sehingga menurutnya kalau wajar ketika dia melihat hantu di alam mimpi karena baru pertama melihatnya tapi lambatnya waktu dan tahun mungkin saja Nina akan terbiasa.

__ADS_1


Maryati berasumsi seperti itu karena Nina tidak menyebutkan bahwa hantu yang memasuki ke dalam tubuhnya ketika sedang bermimpi adalah hantu suruhan dari orang yang menjual bakso yaitu orang yang memiliki pesugihan kuntilanak.


Nina memutuskan ketika sudah siang dia harus mempersiapkan lebih matang agar dia bisa melawan teror dari makhluk hitam itu yang mencoba membunuh dirinya.


Untuk sekarang dia walaupun ada Maryati Di sampingnya dia tidak berani untuk memejamkan matanya karena dia takut akan mengulangi ada teror hantu hitam itu.


Dia harus mencari solusi Karena dia mempunyai kekuatan yaitu tulisan misterius untuk memberi petunjuk bagaimana solusi menghadapi teror itu.


ketika sudah siang hari Nina akan memutuskan mencari berbagai benda tumbuhan dan dia membiarkan tulisan misterius itu untuk memberi petunjuk apakah benda-benda yang dialihkan bisa berguna untuk menghalau dari serangan teror iblis itu.


Untuk mencari barang-barang atau tumbuhan yang sekiranya mistik dia harus pergi ke sungai yang cukup angker agar bisa menemukan benda-benda yang memiliki energi mistis.


Walaupun Nina ketakutan tapi dia semakin tertantang dengan penjual bakso itu yang sedang melakukan pesugihan dia harus membalaskan dendam dan memberi pelajaran supaya pelaku pesugihan itu akan memiliki efek jera.


Tiba-tiba Nina tersirat ide sehingga dia bertanya di dalam hatinya agar bisa menemukan Jawaban dari tulisan misterius itu.


‘Tulisan misterius.. bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkan penolong dari jin supaya aku bisa hidup nyaman?’


2 detik setelah berkata tiba-tiba lulusan misterius terlihat di mata Nina.


[untuk mendapatkan jin penolong anda atas tidaknya memiliki syarat tertentu yaitu]


[Cara-cara: Anda harus menyiapkan telur busuk secukupnya, bunga melati dan bunga mawar secukupnya, jika tidak ada ayam cemani bisa digantikan dengan darah anda. setelah persiapan itu sudah selesai carilah tempat yang menurut anda angker seperti di bawah pohon beringin pohon bambu bahkan di Sungai Yang sepi dan ada kubangan yang sangat dalam.]


[Setelah sudah mencari tempat, Anda harus meletakkan sesajen itu di tempat yang menurut anda sangat cocok disukai para jin]

__ADS_1


[Peringatan! cara-cara ini dilakukan di atas di jam 12.00 malam ke atas anda sebaiknya berhati-hati ketika melangkah jam malam karena terdapat banyak jin kanas atau hewan-hewan buas yang sedang mencari mangsa]


Melihat tulisan misterius itu tatapan Nina sungguh sangat bermartabat tapi dia tidak ada seleksi lagi selain untuk mengikutinya.


__ADS_2