
Bab 21 Mencari Keberuntungan
Setelah Ruh sendiri sudah memasuki kedalam tubuhnya akhirnya Nina membuka dan menatap ke depan sangat takjub.
“Sungguh sangat keren hahaha..!” Tawa Nina yang begitu keras, akhirnya membangunkan Maryati yang sudah pulas tidur.
“Nak, ada apa dengan mu.. kenapa tertawa..!” Di dalam kamar, Maryati berteriak sedikit keras karena ingin tahu sebab Nina tertawa.
“Ahh nek, tidak apa-apa ini hanya merasakan lucu setelah melihat Kucing Hitam aku, nek..!” seru Nina seketika langsung merapatkan bibir itu karena terkejut.
“Ya ampun, aku kira ada apa,” katanya Maryati di dalam kamar, setelah itu langsung melanjutkan tidur lagi.
“Hehehe iya nek.” Nina tertawa malu, karena terlalu semangat. Setelah itu dia meraih kucing hitam yang di samping kasur.
“Hahah Kucing ku, peristiwa tadi sungguh sangat keren.” kata Nina sambil memeluk-meluk kucing hitam.
Pada saat ini kucing hitam sudah jinak sehingga tidak galak seperti pada awalnya. Bahkan penampilan kucing hitam itu, sungguh sangat bersih.
Ketika Nina sedang memeluk Kucing Hitam sambil tidur, tiba-tiba ada panel misterius yang muncul di pengelihatannya.
__ADS_1
[Selamat! Keberuntungan Anda, naik menjadi 1%!]
“Hmmm menjinakkan Kucing Hitam juga meningkatkan keberuntungan?” Nina mengangguk terus menerus sambil tidur.
Sekarang setelah sudah memiliki beberapa Jin peliharaannya, akhirnya dia sudah yakin bisa menjadi orang sukses di masa depan.
Sekarang yang perlu di perhatikan adalah modal. Dan sekarang Nina tidak memiliki modal untuk menjadi sukses.
Tapi, dalam lubuk hati, ingin menjadi pedagang entah hanya menjual gorengan dan sebagainya, yang terpenting bisa menjadi pedagang.
“Hmmm andai saja aku mempunyai uang rp200.000, mungkin aku akan di buat usaha kecil-kecilan,” kata Nina, tapi sayangnya ini hanyalah angan-angan saja dan untuk mendapatkan uang seperti itu, tidaklah mudah.
Dia cukup yakin bahwa di masa depan, akan menjadi orang yang sukses sehingga bisa menaikkan derajat dengan bantuan panel misterius.
Dan setelah menjadi orang sukses Anda harus membuktikan kepada nenek Marsinah bahwa saya bukanlah orang yang selalu diremehkan.
Dan saya bisa menjadi sukses seperti kebanyakan orang lain.
Nina setelah itu, mencoba tertidur dan sudah tidak takut lagi jika ada pengganggu serangan yang di kirim oleh Riyanto.
__ADS_1
Karena sudah ada Siluman Ular yang terus menerus menjaga diri sendiri dan rumah, akhirnya tidak ada yang perlu untuk di takut lagi.
~
~
#Ke Esoknya
Nina bangun tidur sangat pagi sekitar jam 05.00 pagi. Karena dia berencana untuk joging pagi dan melatih pernafasan agar tenaga dalam berkembang sedikit demi sedikit.
Tentu saja Nina sudah meminta izin kepada neneknya, dan soal paket kambing Anda tidak perlu khawatir sama sekali, karena sudah memiliki stok yang sangat banyak.
Sebenarnya Nina di samping ingin melatih pernafasan dia juga ingin mencari sesuatu apabila mendapatkan keberuntungan lain di daerah tertentu.
Jika Anda kebetulan menemukan teman lama di waktu SMP, Anda hanya perlu menyapa dan tidak perlu untuk gengsi karena melihat teman-teman yang sudah memiliki penampilan yang sangat bagus.
Nina yang telah keluar dari rumah, akhirnya berjalan sedikit cepat menuruni jalan yang sedikit menanjak karena di daerah pedesaan dirinya walaupun ada jalan raya yang cukup ramai, tapi di daerah yang ditinggali adalah daerah pegunungan sehingga ini sangat berguna bagi latihan tubuh dan kesehatan.
Tapi apa yang dia tidak sadari adalah, ternyata oh ternyata banyak juga kalangan laki-laki yang asyik berjoging, sehingga membuat malu.
__ADS_1
“Aduh.. bagai mana ini.. sungguh malu banyak cowok!”