Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 19. London I'm Coming


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama dan melelahkan akhirnya tibalah Vita di Heathrow airport bandara utama kota London, Britania Raya dan merupakan bandara tersibuk dinegara tersebut


Turun dari tangga pesawat kemudian Vita menghirup udara kota London sambil merentangkan tangannya lebar-lebar dan berkata dalam hati "I'm Coming London"



kira-kira inilah Heathrow airport sumber pinterest


Setelah berada diluar airport Vita kemudian melihat seorang pemuda yang memegang kertas didepan dadanya bertuliskan nama Vita. Lalu Vita menghampiri pemuda tersebut yang merupakan pegawai perusahaan papanya.


"Hi ..... I'm Vita "sapa Vita mengulurkan tangannya


'Hello ..... I'm Jhon "balas pemuda itu menyambut tangan Vita


Kemudian mereka keluar menuju mobil yang sudah menunggu mereka dan selanjutnya menuju apartemen yang sudah disiapkan papa Vita.


Skip


Karena masih ada kesempatan sebelum perkuliahan dimulai, Vita menyempatkan diri mengunjungi big ben yang merupakan icon kota London


Menikmati big ben dari dekat dengan berdiri didekat istana Westminster merupakan sesuatu yang luar biasa karena bisa sekaligus bisa menyaksikan keindahan Sungai Thames


Lalu Vita tergerak untuk mengabadikan big ben dan memposting di instagram miliknya



gini nih postingan Vita di IG πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


Beberapa saat setelah postingan di Instagramnya, notifikasi memenuhi laman instagramnya paling atas tentu saja dari sahabatnya Sarah, Ritha, Khanza dan kedua orang tuanya, tak ketinggalan suster dirumah sakit Healthy.

__ADS_1


Sarahcute21 cepat pulanggg😘😘😘


Vitaimut, baru juga tiba😩😩😩


Khanzacantik, Bundaaaaaa missing you😭😭


Vitaimut, me too, my little girl😘😘


Daniel@24, semoga cepat kelar pendidikannya


Vitaimut, siap semangat 45, masπŸ˜‚πŸ˜‚


Nitaimut, belajar yang rajin😘😘😘


Vitaimut, sabar mbak,,,,belum dimulaiπŸ€”πŸ€”


Rithahealthy, tugas menantimuπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


Ana_ana01, dok,,,kami rindu senyummu😍😍


Vitaimut,.jadi mewek, sus😭😭😭


Skip


Jauh dibelahan dunia lain tepatnya Indonesia, seorang gadis remaja nampak uring-uringan pada ayahnya, pasalnya sejak kecelakaan yang menimpanya, dia selalu mendesak ayahnya agar bertemu dengan bundanya. Ya anak remaja itu adalah Sisil.


Disekolah Khanza tampak bersedih, Sisil yang melihat sahabatnya tak seceria biasanya kemudian bertanya dan ternyata bundanya keluar negeri melanjutkan pendidikannya, artinya kesempatan untuk mendekatkan ayahnya sangat tipis.


"Kalo ayah ingin menikah lagi, Sisil hanya mau bunda Vita, gak yang lain!!!"kata Sisil dingin

__ADS_1


"Sayang,,,dengarkan ayah, kita tidak boleh memaksakan kehendak, mungkin saja Vita sudah punya calon suami atau pacar ". kata Adam memberi pengertian pada anaknya


"Bunda gak pernah punya pacar, ayah ". kata Sisil meyakinkan ayahnya


Adam terdiam sejenak sambil berfikir apa mungkin perkataan anaknya benar???


"Tau darimana, apa Vita pernah bilang ke Sisil???".tanya Adam tak percaya


"Gak pernah,,,tapi Khanza bilangnya gitu, bunda itu kerjanya cuma belajar dan sekolah jadi gak punya waktu jalan-jalan". Sisil masih ngotot pada ayahnya.


Bu Indira yang muncul dari ruang keluarga ikut menimpali percakapan ayah dan anak yang sengit.


"Mama juga setuju kalo yang jadi bundanya Sisil adalah dokter Vita ". kata Indira mendukung cucunya


Adam yang merasa terpojok hanya mampu memandangi kedua wanita yang sangat berarti dalam hidupnya dengan tatapan yang sulit diartikan dan menggelengkan kepalanya.


"Mama dan Sisil, sama aja,,,,memangnya Vita itu gak punya perasaan,.apa???omel Adam


"Namanya manusia ya pasti punya perasaanlah, kamu ini sudah punya anak masih juga bertanya ". kata Bu Indira tak kalah sewotnya


"Nah, tuh mama tau, memangnya mama tau perasaan Vita ke Adam seperti apa??? apa mama kenal keluarganya??" balas Adam mulai jengah


Bu Indira tak membalas perkataan anaknya kemudian menarik tangan cucunya meninggalkan anaknya yang keras kepala, tak mau mendengar saran orang, untung anak tunggal kalo tidak sudah jauh-jauh hari diungsikan ke Afrika oleh sang mama tercinta.


β˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈ


gimana cerita selanjutnya??? tunggu up berikutnyaπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


eeiittss tapi tunggu dulu, ingat vote, like komennya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


maafkan author yang kesannya gak ikhlasπŸ™πŸ™πŸ™ tapi mau gimana lagi, itu dopingnya author πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2