
happy reading,,,,
Ketika Adam sedang mandi, ponselnya diatas nakas bergetar tanda memanggil, Vita yang kebetulan sedang memoleskan make up tipis diwajahnya melihat nama pemanggil.
Vita hanya menarik nafas yang tiba-tiba terasa berat menghimpit dadanya.
Kok rasanya lebih sakit dari yang kemarin-kemarin ya,,,,mas Adam sampai sekarang sikapnya gak jelas, apa sebaiknya aku mundur saja???monolog Vita
Setelah Adam selesai mandi dan memakai baju yang disiapkan oleh Vita, kemudian Vita mulai memancing Adam untuk berterus terang
"Mas,,,tadi ponselnya bergetar terus, kayaknya penting deh,,,,coba mas telpon balik ". kata Vita
"Ck,,,telpon gak penting ". kata Adam singkat setelah melihat ponselnya
Vita hanya melihat Adam dengan datar dan kembali menarik napas yang tiba-tiba sesak kemudian meninggalkan Adam.
Setelah keluar dari kamar Vita hanya berpamitan pada mama Indi yang sedang menyiapkan sarapan
"Pagi ma,,,". sapa Vita sambil mencium pipi mama mertuanya
"Pagi sayang,,,yuk sarapan dulu.". kata mama Indi
"Maaf ma, Vita gak ikut sarapan , pagi-pagi ada observasi pasien ". kata Vita kemudian berlalu dengan cepat dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit Healthy.
Tak berselang lama Adam pun tiba dimeja makan dan mencari Vita
"Vita kok gak ikut sarapan, ma..."kata Adam mencari istrinya
"Iya,,,katanya buru-buru karena ada observasi pasiennya pagi-pagi ". balas mama Adam.
Kemudian mereka berempat makan seperti biasa dan setelah selesai sarapan merekapun kemudian berangkat untuk melakukan aktifitas masing-masing.
Skip
Sudah tiga Minggu berlalu sejak hubungan malam pertama mereka yang sangat panas, Vita mulai merasakan sesuatu yang tidak biasa terjadi dalam tubuhnya, sebagai dokter Vita sudah bisa menduga sesuatu dalam perutnya.
Vita yang menunggu Adam menyelesaikan ritual mandinya untuk mengajaknya ke dokter kandungan mengurungkan niatnya ketika membaca notifikasi pesan dilayar ponsel Adam dan membuatnya harus segera mengambil sikap
__ADS_1
"Sayang,,,,kamu belum tidur??? sudah larut lho,,,,besok kan harus praktek ". kata Adam lembut
"Mas,,,,kamu masih berhubungan dengan Marsha????". tanya Vita tajam
Adam yang tak pernah menyangka istrinya akan mengungkit Marsha jadi tergagap membuat Vita semakin yakin dengan dugaannya
"Itu,,,,anu,,,,gak kok, sayang,,," kata Adam mencoba menjelaskan
"Stop mas,,,,aku udah capek. Aku sudah menunggu lama untuk mendengar kejujuran mas, tapi ya sudahlah,,,,". kata Vita keluar kamar dan mengambil tasnya yang berisikan dompet dan iPad kesayangannya
"Sayang,,,,kamu mau kemana, dengarkan aku dulu, kamu salah paham ". kata Adam berusaha menahan istrinya
"Jangan menghalangiku mas, malam ini aku tidur di apartemenku ". kata Vita mendorong tubuh Adam yang menghalangi jalannya.
Kemudian Vita keluar dengan mengendarai mobilnya menuju apartemennya untuk menenangkan pikirannya yang kacau.
Keesokan harinya seperti biasa Vita ke rumah sakit akan tetapi kali ini dia hanya mengunjungi dokter Reva yang merupakan dokter kandungan di rumah sakit Healthy tempat Vita bekerja.
Setelah hasil pemeriksaannya keluar yang menyatakan Vita positif, lalu Vita segera ke kantor Adam ingin memberikan kejutan pada suaminya dengan menyingkirkan segala amarah yang menyelimuti hatinya semalam. Demi anak dalam kandungannya, Vita berusaha untuk mempercayai perkataan Adam.
Tiba di kantor suaminya, Vita langsung memasuki lift yang kemudian membawanya ke ruangan suaminya.
"Maaf,,,,mengganggu kegiatan panas kalian.". kata Vita mendekati mereka yang tengah menyatukan bibir mereka
Adam seketika mematung menunggu kemarahan Vita yang akan meledak. Sedangkan Marsha hanya tersenyum puas mengira Vita akan terluka melihatnya sedang ******* bibir Adam
Dengan sikap setenang mungkin dan suara yang datar dan dingin Vita tersenyum kemudian berkata dengan suara pelan karena menahan air matanya.
"Aku gak akan marah dengan perbuatan rendahan kalian, hanya saja saya sarankan carilah kamar hotel untuk memuaskan nafsu kalian. Dan oh ya mas Adam,,,,semoga ke depannya aku gak akan melihat adegan seperti ini lagi, selamat siang ". kata Vita sambil berlalu
Setelah keluar dari kantor Adam kemudian Vita menuju ke rumah Adam untuk mengambil segala perlengkapannya, sengaja Vita tak membawa baju untuk memudahkannya keluar dari rumah tanpa pertanyaan dari mertuanya yang sangat baik.
Vita hanya meninggalkan surat untuk Adam yang disimpannya diatas tempat tidur, lalu menuju bandara.
Setelah tiba di bandara dan mendapatkan tiket kemudian Vita segera melakukan boarding, meskipun masih ada 3 jam sebelum berangkat tapi sesegera mungkin Vita menyelesaikan urusan keberangkatannya dan kembali mengacaukan sistem bandara yang memuat data dirinya dan menghapus CCTV bandara yang merekam dirinya.
Kemudian Vita mengirimkan pesan Wa kepada papanya.
__ADS_1
Papaku Sayang ππ
Pa,,,,maafkan Vita yang belum bisa membahagiakan papa dan mama, Vita pergi dulu ada urusan yang sangat penting. Vita akan baik-baik aja meskipun jauh dari kalian. Vita pasti akan kembali jika urusan Vita sudah selesai.
Dilain tempat Adam segera menyusul Vita kembali ke rumahnya setelah menampar Marsha yang mencium bibirnya.
"Ma,,,Vita sudah pulang???" tanya Adam sambil berlari ke kamarnya
"Tadi pulang tapi pergi lagi, memang ada apa sih, Dam???" tanya mama Indi penasaran
Tanpa menjawab Adam berlari ke kamarnya dan.memeriksa semua baju Vita, yang masih tergantung rapi. Kemudian Adam mencari tas ransel yang sering Vita bawa jika bepergian dan tas itu sudah tidak ada membuat Adam panik.
Kemudian Adam duduk ditepi ranjang dan tanpa sengaja melihat sebuah amplop, segera Adam membuka amplop itu yang isinya kartu tanpa limit, surat-surat perusahaan yang menjadi mahar Vita dan surat.
Mas Adam terima kasih atas semuanya, mas Adam telah memberikan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupku dan semua barang yang mas Adam berikan aku kembalikan karena semuanya dapat kumiliki dengan kerja kerasku. Selamat berbahagia dan ingat urus perceraian kita sesegera mungkin. Dan satu lagi, jangan coba-coba mencari ku.
Sampaikan permohonan maaf ku pada papa Al,.mama Indi dan Sisil, aku tidak bisa menjadi seperti yang mereka harapkan.
Selamat tinggal
Adam hanya bisa menangis penuh penyesalan setelah membaca surat Vita.
"Ada apa, nak,,,,kenapa kamu menangis seperti ini???" tanya mama Indi ketika tiba dikamar Adam karena penasaran dengan tingkah anaknya makanya menyusul anaknya ke kamar
...βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ...
Adam : ππππauthor,,,,jahat banget loe ππππ
Author : nyaho' loe,,,makanya jadi laki-laki itu yang jelas, jangan bimbang dengan masa lalu jika masa depan di depan mata ππππππ
Adam : balikin Vita, thorr
Author : nyesel kan loe???author gak bisa janji buat balikin Vita
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
up bab 58 is done,,,,semoga para readers suka,,,,,
__ADS_1
maaf ada konflik lagiπ€π€π€makin lama endingnya.
selamat menikmati. jangan lupa dukungannya buat author