Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 81.


__ADS_3

happy reading 💞💞💞


Masa-masa ngidam Vita membuat Adam kurang istirahat namun karena bahagia akan kehadiran calon anaknya,.Adam tak merasakan lelah sedikit pun.


Perut Vita semakin hari semakin besar karena bayi kembar didalam kandungannya yang menurut hasil USG bayi mereka sepasang laki-laki dan perempuan.


Meskipun sudah menunggu hari untuk persalinan, Vita tetap saja sibuk membantu Adam dikantor.


Davis pun selalu ikut kemana Vita pergi, meski dia hanyalah seorang anak kecil tapi ternyata Davis dan Vita merupakan partner kerja yang sangat sempurna, sehingga semua tender berskala besar dimenangkan oleh perusahaan Diamond grup, apa kabar dengan perusahaan Berlian Jaya grup??tak jauh beda dengan perusahaan Adam. Semua karena mereka berempat saling bekerjasama.


Skip


Bulan kelahiran bayi kembar pun tiba, Davis yang semakin besar dan mengerti akan kehadiran adiknya yang sebentar lagi


"Bunda,,,,adik yang akan keluar dua, ya???" tanya Davis


"Davis maunya dipanggil apa sama adiknya??" tanya Adam


"Abang,,,,"jawab Davis pendek.


Entah mengapa jika Adam mengajak Davis berbicara, seketika Davis berubah jadi dingin dan datar.


"Davis, kalo ngomong sama ayah, gak boleh gitu, sayang,,,," kata Vita sambil mengelus.kepala Davis


"Iya bunda,,,,maafkan Davis, ayah,,,"kata Davis memeluk Adam


Sedang asyik mereka bertiga bercengkerama tiba-tiba Vita meringis menahan sakit


"Sayang,,,kamu kenapa???apanya yang sakit???


"Maaaass,,,,kayaknya aku mau lahiran ". kata Vita menahan sakit

__ADS_1


"Maaa,,.papa,,,Vita mau lahiran." kata Adam segera menggendong Vita ke mobil tanpa memperdulikan panggilan mamanya


Davis yang melihat bundanya tersiksa menahan sakit, seketika mengelus perut Vita


"Adik bayi,,,jangan bikin bunda sakit dong,,,kasian bunda ". kata Davis menenangkan adiknya yang masih didalam perut.


Tiba dirumah sakit Shil_Dam Hospital, para dokter sudah siap menunggu Vita, kemudian Adam segera menggendong Vita ke atas brangkar dan dokter pun segera membawa Vita ke ruang persalinan dan Adam dengan setia mendampingi Vita.


"Biarkan kami melakukan tindakan persalinan pak.". kata Dokter Sila


"Saya ikut dok, siapa tau istriku butuh penyemangat ". kata Adam


"Tapi anak kecil gak boleh ikut, pak ". kata dokter Sila melihat Davis duduk dengan tenang melihat ayahnya


"Tenang dok, anak saya tidak seperti yang dokter lihat dan kira ". kata Adam


"Davis bisa kan tunggu ayah disini??? sebentar lagi juga.opa dan Oma tiba " kata Adam lagi


Segera Adam berlari masuk ke ruang persalinan ketika mendengar suara Vita yang mengerang kesakitan.


"Sayang,,,sabar ya,,,kamu pasti bisa demi si kembar,,,". kata Adam menggenggam tangan Vita


"Atur napasnya dokter Vita,,,,ikuti aba-aba saya, kepalanya sudah keliatan ". kata dokter Sila memandu Vita


Oeekk oeekk. oeekk


Bayi laki-laki keluar dengan selamat dan sehat mirip dengan sang bunda dan segera diberikan kepada suster untuk dibersihkan


"Sekali lagi dokter Vita,,,,ayo dokter atur napasnya ". kata dokter Sila


Tak lama kemudian terdengar suara bayi melengking tangisannya dan ternyata seorang bayi perempuan cantik mungil dan lucu, bayi perempuan perpaduan Adam dan Vita.

__ADS_1


"Terima kasih sayang,,,kamu memang wanita kuat ". kata Adam mencium pucuk kepala Vita


"Bapak bisa keluar sebentar??biarkan suster membersihkan ibunya si kembar ".kata dokter Sila


"Baik dokter,,,terima kasih sudah membantu persalinan isteri saya,,,"kata Adam tulus


"Sama-sama pak Adam,,,sudah menjadi tugas dan kewajiban saya " balas dokter Sila dengan formal.


Lalu Adam keluar ruangan dan mendapati kedua pasang opa sedang duduk menunggu bersama Davis yang sedang menelpon


"Hi,,Grandpa,,, how are you" Davis menyapa orang diujung telpon yang rupanya sedang Video Call dengan Mr. Richard


"Hi,,,Davis,,,,I'm fine,,,,too long time no see you " kata Mr Richard


"I'm fine Grandpa,,, my sister was born baby twins, baby boy and girl.".kata Davis


"waowww,,,amazing, you can study with Grandpa." balas Mr. Richard bersemangat


"Grandpa introduce they are my grandfather and grandmother and my father,, "kata Davis mengarahkan kameranya pada kedua opa dan Omanya serta ayahnya. Merekapun saling menyapa.


"Ok, Davis said to your mother, Grandpa want to talk. bye Davis.".kata Mr. Davis memutuskan panggilan


Tak lama kemudian, Vita sudah selesai dibersihkan dan di dorong ke ruang perawatan mereka memilih paviliun.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


moon maaf,,,baru up soalnya author lagi kena flu berat,,,doakan author ya cepat sehat supaya bisa crazy up lagi


jangan lupa dukungannya vote, like, komen seperti biasanya author harapkan


salam hangat dari author

__ADS_1


__ADS_2