Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 72.


__ADS_3

selamat menikmati,,,,


Ketika semua anggota keluarga sedang mengobrol, tiba-tiba iPad Vita mengeluarkan suara aneh menurut mereka yang tidak mengerti. Sontak Vita melempar majalah yang sedang dipegangnya dan berlari mengambil iPad-nya.


"Davisssss,,,,what are you doing!!!!" teriak Vita membuat semua orang kaget.


"Ada apa sayang,,,," tanya Adam kaget


Dengan wajah polos dan tertunduk takut Davis meminta maaf


"I'm sorry, bunda ". katanya sambil menautkan kedua tangannya dan Adam langsung memeluknya dengan penuh kasih sayang


Tanpa menjawab Adam,.Vita kemudian sibuk entah apa yang dia lakukan dengan iPad kesayangannya. Hanya Vita yang tau, author sendiri bingung menjelaskannya.


Setelah beberapa saat menyibukkan diri, akhirnya Vita bisa bernapas lega dan kembali menatap tajam ke arah Davis.


"Davis,,,bunda sudah ingatkan jangan pernah mengganggu perusahaan orang ". kata Vita


"Maaf bunda, Davis gak sengaja, Davis cuma main-main, soalnya dia curang". kata Davis dengan bahasa orang dewasa


"Bunda gak mau tau, yang penting bukan data bunda, atau data ayah atau data paman Daniel, mengerti ???" kata Vita memperingatkan


"Baik bunda ". balas Davis


"Emang ada apa sih, yang...???" tanya Adam tak mengerti


Vita menarik napas panjang kemudian membuangnya secara kasar dan menjelaskan perbuatan yang dilakukan Davis.

__ADS_1


"Gini lho mas,,,,Davis membobol keamanan perusahaan property terbesar ketiga di negara ini, untung Mr. Richard sudah memberikan program pada iPad kami bertiga sehingga jika ada yang bermasalah atau melakukan kesalahan dengan memakai program yang ada pada iPad kami langsung terhubung satu dengan yang lainnya". jelas Vita


"Maksudnya tadi Davis bisa membobol keamanan perusahaan besar ???" tanya Adam kagum sekaligus takut melihat aksi anaknya yang terlalu cerdas


Vita hanya mengangguk membenarkan. Kemudian Vita menghubungi Mr. Richard. Setelah selesai berbicara dengan Mr. Richard, Vita kembali memeluk anaknya dengan sayang.


Mendengar penjelasan Vita tentang kecerdasan yang langkah yang dimiliki anaknya membuat Adam berpikir aneh dan sukses mendapat pukulan keras dari mama Indi dan papa Al.


"Wahhh,,,kalo punya anak 2 atau 3 secerdas Davis kayaknya kita gak perlu bekerja keras deh, yang,,,,suruh aja mereka membobol uang perusahaan kemudian mengalihkan ke rekening kita tanpa bisa dilacak ". kata Adam yang langsung dipukul oleh mama dan papanya.


"Kamu tuh umur aja yang tua, tapi otak kadang bergeser ke kiri.". kata mama Indi


Vita yang masih mengawasi tangan Davis yang.masih asyik mengoperasikan program pada iPad_nya segera menegur.


"Davis, stop it !!! main yang lain dulu, sayang,,,,"kata Vita yang mulai khawatir dengan Davis jika tidak di awasi.


"Davis main mobil_mobilan, mau gak??? atau main bareng kakak Sisil dikamar ". kata Vita mencoba menawarkan.alternatif permainan


"No bunda, Davis ga suka main bareng perempuan " kata Davis sok dewasa.


"Jangan begitu nak, kamu akan rugi jika tidak suka sama perempuan ". kata Adam


Alfian melempar bantal sofa ke arah Adam mendengar perkataannya yang tidak bermutu


"Kamu kalo ngomong sama anak usia Davis jangan asal, nanti dia salah mengerti " kata Alfian


"Pa, putraku ini sangat cerdas, badannya aja anak_anak tapi otaknya kalah orang dewasa ". balas Adam bangga.

__ADS_1


Davis yang tak mengerti pembicaraan orang dewasa hanya melihat mereka dengan ekspresi datar seperti biasanya.


"Bunda,,,teach me martial art ". kata Davis tiba_tiba membuat Adam melongo


"Davis suka bela diri??" tanya Adam


"Iyya,,," jawab Davis pendek


"Davis pernah belajar ???" tanya Adam lagi


"Iyya, belajar sama bunda, bunda setiap hari berkelahi dengan uncle_uncle besar di rumah grandpa "kata Davis menjelaskan


"Bunda kalah, ya??" tanya Adam penasaran


"Bunda the winner,,," kata Davis bersemangat


Vita yang mendapat pelototan tajam dari kedua mertuanya dan suaminya hanya bisa tersenyum kikuk sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ternyata kalian memang paket komplit, anak dan mama satu spesies ". kata Adam mendengus


Alfian dan Indira tertawa ngakak mendengar kata-kata Adam yang jengkel tapi lucu menurut mereka.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


up_nya selesai lagi satu bab, meskipun pendek tapi semoga tetap dapat dinikmati oleh readers yang baik...


jangan lupa vote, like dan komen sebagai dukungan dan doping buat author untuk terus up.

__ADS_1


...salam hangat selalu dari author...


__ADS_2