Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 84


__ADS_3

happy reading πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Adam yang baru keluar dari kamar mandi keheranan melihat Vita yang sudah berpakaian rapi meskipun menggunakan celana panjang bahan.


"Sayang,,,kamu mau kemana???rapi banget, suami pulang kok malah mau pergi ". tanya Adam dengan gaya merajuk


"Udah deh mas, gak usah disembunyikan, sekarang mas pakai baju yang rapi, panggil pak Bara lalu kita ke kantor mas ".kata Vita tak mau dibantah


Kemudian Vita keluar kamar menuju kamar si kembar untuk berpamitan pada mama Indi


"Ma,,,Vita titip si kembar sebentar ya ma,,," kata Vita


"Memang kamu mau kemana sayang???" tanya mama Indi


"Mau kekantor mas Adam ma, sekalian aku ajak Davis biar mama gak kerepotan jaga 3 anak,,,". jawab Vita beralasan


"Davis,,,yuk ikut bunda ke kantor ayah,," ajak Vita


"Siap bunda,,,Davis suka kalo ke kantor ayah ". balas Davis dengan bersemangat

__ADS_1


"Salim dulu sama Oma,,,"kata Vita pada Davis."ma,,,Vita jalan dulu ya ". lanjut Vita pamit sambil mencium punggung tangan mama Indi


Adam dan Bara pun sudah menunggu diruang tamu, ketika melihat Vita dan Davis keluar, merekapun bersiap untuk berangkat.


Meskipun Adam dan Bara masih keheranan melihat Vita yang tiba-tiba mengajak kembali ke kantor akan tetapi mereka lebih memilih diam, takut salah bicara karena kerugian yang perusahaan alami sangat besar jumlahnya dan mereka juga tau jika Vita sangat cerdas menilai orang, jadi bagi mereka diam adalah emas untuk saat ini.


Setelah mereka berada didalam mobil dan sudah bergabung dengan pengendara jalan yang lain, akhirnya Vita memulai pembicaraan.


"Kalian kenapa keheranan liat aku dan Davis ingin kekantor". tanya Vita sambil melihat Adam dan Bara secara bergantian.


Bara yang mendapat tatapan mengintimidasi dari Vita tak bisa memperlihatkan wajah datar seperti biasanya. Sementara Adam hanya membuang pandangannya keluar jendela.


"Kalian belum mau bicara??? apa kalian pikir aku gak tau kerugian perusahaan berapa triliyun??? " tanya Vita dengan suara sedikit emosi yang membuat Adam seketika menoleh kearah Vita seakan tak percaya dengan pendengarannya


"Kalian gak berpikir dari mana bisa perusahaan mendapat kerugian sebesar itu jika bukan dari orang dalam perusahaan kalian sendiri???" tanya Vita


Bara hanya mampu menelan Saliva nya dengan susah payah mendengar perkataan Vita.


"Gini ya mas,,,protected yang ku pasang diperusahaan mas dan di perusahaan papa yang dikelolah mas Daniel itu sama , jangankan membobol data perusahaan, berusaha saja untuk membobol itu akan ketahuan nah, saat ini perusahaan mas bukannya dibobol malah sudah dirugikan tapi tidak tau kejadiannya ". kata Vita masih dengan nada yang emosi

__ADS_1


"Mas juga baru kepikiran nya sekarang sayang,,," balas Adam pasrah


"Mas harus cepat tanggap dong, masa cuma perusahaan mas aja yang rugi jika memang perbuatan orang luar, pastinya juga perusahaan papa ikut dibobol dong, perusahaan kalian berdua kan yang paling besar saat ini ". kata Vita masih dongkol


Tak terasa perjalanan ke kantor pun berakhir dengan segera Vita, Davis dan Adam segera masuk ke Lobby kantor, karyawan yang tadinya melihat bossnya pulang ke rumah kini kembali lagi merasa heran tapu bagi mereka yang penting pekerjaan mereka selesai.


Didalam lift khusus pejabat perusahaan membawa mereka.ke ruangan Adam terlebih dahulu.


"Mas,,,berikan aku dan Davis akses untuk masuk keruangan kendali IT perusahaan, gak enak kalo aku langsung ". kata Vita


"Yuk kita langsung aja ke ruangannya pak Tono ". balas Adam


"Tapi mas Adam percaya kan sama pak Tono???" tanya Vita


β˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈ


hai,,,,hai,,,,hai,,,up lagi ya. meskipun pendek-pendek tapi yang penting up untuk mengurangi rasa bersalah authorπŸ™πŸ™πŸ™


selamat menikmati,,,semoga suka dan jangan bosan meninggalkan jejaknya Vote, like, ataupun komen sebagai penyemangat author

__ADS_1


salam hangat dari author


__ADS_2