
happy reading,,,,
Beberapa hari kedepan Vita akan menetap di Singapura untuk beberapa lama, Adam yang mengetahui hal itu mulai gelisah yang membuat mama dan papanya ikut pusing melihat tingkah anaknya yang mendadak seperti ABG labil
"Ada apa , Dam,,,mondar mandir kayak setrikaan ". ledek Indira
" Iya nih Oma, ayah kok galau gitu,,,"kata Sisil terkikik geli
Adam hanya memandang mereka dan mendengus kasar karena diledek oleh anak dan mamanya
"Ada apa nih, kok bahagia banget,,,,"kata Alfian yang baru keluar dari kamar
"Bahagia apaan, pa,,,tuh cucu dan istri papa yang bahagia liat orang lain galau ". sungut Adam kesal
Indira dan Sisil sontak tertawa melihat ekspresi Adam yang merupakan hal baru bagi mereka. Selama ini Adam selalu mampu mengendalikan dirinya tapi tidak untuk kali ini.
"Gimana kalo sebentar malam kita ke rumah Wibowo melamar Vita." kata Alfian kemudian disetujui oleh yang lainnya sehingga membuat Adam terlonjak kaget dan bahagia bersamaan.
"Akhirnya Sisil bakalan punya bunda lagi ". katanya dengan mata berkaca-kaca sambil memeluk ayahnya.
Adam membalas pelukan anaknya dengan hangat membuat hatinya menghangat, betapa inginnya sang putri merasakan kasih sayang seorang ibu.
Kemudian Alfian mengirim pesan pada Wibowo kalo sebentar malam akan datang berkunjung dan langsung disetujui dengan sekalian makan malam di rumah mereka.
Skip
Malam yang disinari bulan dan cahaya bintang yang nampak malu_malu memperlihatkan dirinya membuat malam yang pekat menjadi saksi bisu perjalanan kisah antara Adam Dirgantara dan Vita Damayanti.
__ADS_1
Dalam perjalanan Adam nampak gelisah dan sesekali menarik napas hal itu tak luput dari perhatian sang putri dan Omanya.
"Kalo nyetir harus fokus, yah,,,jangan sampai kita gak ke rumah opa Bowo tapi mampir ke Shil_Dam Hospital " kata Sisil jengah melihat tingkah ayahnya.
Adam hanya diam tak menanggapi perkataan anaknya, tetap melajukan kuda besinya dengan kecepatan sedang membelah jalan ibukota.
Akhirnya disinilah mereka, dirumah mewah kediaman Wibowo Santoso. Ayu yang sedang menata meja dibantu ART mereka kemudian menghampiri tamu yang ditunggu sejak tadi. Lalu Ayu meminta ART nya memanggil Vita dikamar.
"Bi,,,tolong panggilkan Vita dikamar ya, bilang ada tamu ". kata Ayu
"Baik Nya,,,"jawab bi Mina kemudian naik ke lantai dua memanggil Vita
Vita yang masih sibuk dengan iPad kesayangannya langsung turun dengan penampilan masih acak-acakan, membuat mamanya setengah berteriak melihat baju anaknya yang masih mengenakan celana pendek dan baju pendek tanpa lengan.
Adam yang baru pertama kali melihat Vita dengan penampilan minim seperti itu seketika menelan saliva dengan susah payah dan mata melotot. Vita seketika berlari kearah kamarnya setelah mendengar suara mamanya.
Setelah mengganti bajunya kemudian Vita kembali turun kebawah dan bergabung dengan yang lain meskipun masih malu dengan kejadian tadi.
"Sayang, iPad nya diletakkan dulu,.gih,,,gak enak makan sambil liat iPad gitu ". kata Wibowo pada Vita.
"Gak apa-apa kok, pa,,,santai aja ". kata Vita sambil menarik kursi di depan Adam
Skip
Setelah selesai makan, kemudian mereka duduk santai diruang keluarga dengan posisi Alfian, Indira, Sisil dan Adam dikursi panjang, didepan mereka duduk Wibowo, Vita dan Ayu.
Kemudian Alfian mengutarakan maksud kedatangannya
__ADS_1
"Kedatangan kami sebenarnya adalah ingin membicarakan mengenai pernikahan nak Vita dengan Adam ". kata Alfian tanpa basa basi
"Kami sebagai orang tua menyerahkan sepenuhnya pada Vita, Al,,,"kata Wibowo menoleh kearah Vita
"Tapi Vita ada urusan di Singapura pa, untuk beberapa hari atau beberapa pekan kedepan ". balas Vita
"Menikahnya juga bukan besok, sayang,,,,tapi bulan depan ". timpal Indira
"Tapi gimana dengan urusan mas Adam dengan wanita itu, Vita gak mau kalo masih harus berurusan dengan wanita itu, Vita takut khilaf ". kata Vita tegas dan melihat tajam ke arah Adam
"Jangan khawatir sayang,,,,semua sudah selesai, makanya untuk saat ini kami lebih memperketat sistem keamanan perusahaan kami, agar Roby tidak dapat membobolnya ". terang Adam dengan nada khawatir
Vita memperlihatkan senyum devilnya dan menantang Adam
"Boleh aku coba sistem keamanannya???"
☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️
Sisil : kapan sih aku punya bunda
author : tenang, Sil,,,author sedang usaha, nih
Adam : tau nih author kayaknya punya dendam pribadi deh
author : kalian anak dan bapak harap bersabar, jangan bully author seperti itu
Adam dan Sisil : deritamu, thorr ,,,wkwkwk
__ADS_1
terima kasih dukungannya readers yang Budiman dan baik hati
jangan lupa vote dan boom like nya😂😂😂