Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 57.


__ADS_3

happy reading,,,,,


Sejak perusahaan papa Sarah kembali dan dikelola sepenuhnya oleh papa Sarah yaitu pak Angga membuat Sarah harus resign dari Diamond grup karena ikut membantu papanya mengurus perusahaannya.


Satu bulan sudah kehidupan pernikahan Adam dan Vita, namun kemelut yang sudah ada sejak sebelum mereka menikah seakan menjadi bom waktu bagi Vita, meskipun sebagai seorang ibu dan dokter, Vita berusaha mengalihkan pikirannya dengan menjalankan perannya secara bersamaan.


Sudah beberapa kali Vita mendapati ponsel Adam dihubungi oleh Marsha, tapi sampai sekarang Vita belum tau pasti hubungan mereka. Vita sering memancing Adam agar berbicara jujur namun Adam seolah tak peka dengan keinginan Vita


"Mas,,,ponselnya kok gak diangkat, sejak tadi lho berdering terus ". kata Vita


"Paling telpon gak penting,,,,udah tidur aja gak usah di gubris telpon seperti itu ". balas Adam lalu berbaring


Vita hanya melihat Adam sekilas kemudian sibuk dengan iPad yang selalu setia mendampinginya.


Selain sebagai dokter tanpa sepengetahuan Adam, Vita membuka usaha di Inggris kerjasama dengan teman-temannya sewaktu kuliah di Oxford dan tentu saja melibatkan tutor IT nya. Usaha yang mereka bangun tentu saja pada bidang teknologi dan kedokteran dengan membuka rumah sakit khusus jantung.


Saat makan malam bersama, mama Indi, papa Al dan Sisil bertanya tentang kabar calon bayi mereka


"Kalian kan udah sebulan menikah, kapan memberikan cucu dan adik buat Sisil???tanya mama Indi


"Iya bunda, Sisil pingin meraskan punya adik juga ". timpal Sisil membuat Vita tersedak.


uhukkk uhukkk uhukkk


"Minum dulu sayang,,,," kata Adam menyodorkan air putih miliknya yang langsung diminum oleh Vita


"Sabar aja mam,,,hari itu pasti akan datang ". kata Adam datar

__ADS_1


Dalam hati Vita dipenuhi rasa bersalah pada suami yang belum pernah memenuhi kewajibannya sebagai seorang isteri dan memikirkan mertuanya yang sangat mendambakan seorang cucu lagi.


"Kami hanya berharap kehidupan kalian akan lebih sempurna jika memiliki seorang bayi ". kata Alfian bijaksana


"Terima kasih pa,,,". kata Vita tersenyum


Adam yang melihat kesempatan yang ada langsung memeluk isterinya.


"Betul yang dikatakan papa, sayang,,,,"kata Adam sambil memeluk pinggang isterinya


"Yuk, kita tinggalkan mereka,,,biar cepat dapat cucu dan Sisil punya adik ". kata mama Indi sambil berdiri diikuti oleh papa Al dan Sisil karena mereka juga sudah selesai makan malam.


Vita yang selalu ingin membahagiakan mertuanya yang sangat menyayanginya dan Sisil yang sangat Vita sayangi, membuatnya goyah.


Di dalam kamar, tanpa membuang-buang waktu Adam membuat Vita tak bisa berkutik dengan harapan kedua orang tuanya dan anaknya yang sangat Vita sayangi.


Vita hanya diam pasrah ketika Adam mulai ******* bibirnya dengan lembut dan lama kelamaan menjadi ciuman yang panas dan menuntut. Akhirnya terjadilah malam pertama yang seharusnya terjadi yang tertunda selama satu bulan.


Pagi hari Vita terbangun dengan rasa sakit pada bagian kewanitaannya tak lantas membuatnya berteriak, dia hanya meringis dan berusaha berjalan ke arah kamar mandi meskipun dengan langkah yang pelan.


Di dalam kamar mandi Vita berendam air hangat untuk merilekskan kembali tubuhnya dengan pikiran galau.


Kegalauan pikirannya membuat Vita berendam dalam waktu yang lama dan baru tersadar ketika Adam mengetuk pintu kamar mandi.


"Sayang,,,,ngapain kok lama banget mandinya". kata Adam


"Ya, sebentar mas,,,,,"balas Vita menyelesaikan mandinya dengan segera

__ADS_1


Setelah keluar dari kamar mandi, Adam yang berdiri didepan pintu kamar mandi menatapnya sambil tersenyum penuh arti dan berusaha memeluknya


"Udah mas,,,hari ini jadwalku padat, aku gak mau kecapean ". kata Vita menolak


"Tapi sebentar malam boleh kan???" tanya Adam menaikturunkan alisnya


"Mending mas mandi deh, dan bersiap ke kantor ". kata Vita berjalan kearah lemari pakaian.


Ketika Adam sedang mandi, ponselnya diatas nakas bergetar tanda memanggil, Vita yang kebetulan sedang memoleskan make up tipis diwajahnya melihat nama pemanggil.


Vita hanya menarik nafas yang tiba-tiba terasa berat menghimpit dadanya.


...☀️☀️☀️☀️☀️☀️...


*makasih author sayang,,,akhirnya aku bermalam pertama juga 😂😂😂


malam pertama aja loe pikirin,,,🙄🙄🙄


ya harus dong author sayang,,,kan manten baru 😍😍😍


pikirin masalah loe kedepannya, noh si Marsha masih ada di sekitar loe 🤔🤔🤔


Thorrr,,,jangan perlihatkan emoticon seperti 👉 🤔 aku mendadak parno 😭😭😭😭


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️*


selesai lagi up satu bab,,,,semoga ide author terus bertebaran dikepala sehingga halunya author bisa menghibur🤭🤭🤭

__ADS_1


selamat menikmati bacaannya, semoga menghibur....


__ADS_2