Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 73


__ADS_3

happy reading


"Ternyata kalian memang paket komplit, anak dan mama satu spesies ". kata Adam mendengus


Alfian dan Indira tertawa ngakak mendengar kata-kata Adam yang jengkel tapi lucu menurut mereka.


"Oh ya sayang,,,tidakkah kamu ingin mendengarkan penjelasan ku tentang kejadian yang membuat pergi meninggalkanku??".kata Adam yang diangguki oleh Alfian dan Indira


"Kesalahannya juga ada padaku, mas,,,mungkin juga karena pengaruh hormon kehamilanku ditambah ketika malam aku melihat Marsha menghubungi telpon mu dan ketika aku mencoba bertanya, mas hanya mengabaikan ku ". kata Vita tersenyum


"Maaf karena kesalahanku yang menganggap semua hal kecil tidak penting ternyata membawa dampak yang sangat buruk bagi hubungan kita ". kata Adam penuh penyesalan


"Kalian harus menyiapkan diri kalian sebelum pulang ke tanah air, para pesaing kalian akan selalu mencari celah buat menghancurkan kalian.". kata Alfian


"Mama takut kalian akan terpisah lagi, rasanya mama gak akan sanggup lagi kalo harus menyaksikan kalian terpisah lagi ". timpal Indira khawatir


"Insya Allah gak akan lagi, ma,,,doakan kami ya, ma,,," kata Vita memeluk mama mertuanya.


"Kalian harus selalu bersama, papa gak ingin lagi kalian sibuk dengan urusan pekerjaan masing-masing. Kalian harus saling menjaga ". kata Alfian tak mau di bantah


"Iya pa,,,tapi kalo pun Vita gak sempat temani mas Adam, kan ada Davis, yang bisa jadi pengawal ". kata Vita sambil mengusap lembut kepala anaknya.

__ADS_1


"Davis mau gak jadi pengawal ayah ???" tanya Adam


"Mau tapi harus belikan iPad seperti punya bunda ". kata Davis bernegosiasi


Mereka tertawa mendengar persyaratan Davis, ternyata badannya saja yang kecil tapi otaknya mengalahkan orang dewasa.


"No Davis,,, belum saatnya sayang,,,"tolak Vita keras


"Tapi bunda, Davis bosan dengan program iPad Davis ". balas Davis merajuk


"Tapi iPad seperti punya bunda gak ada, sayang " jelas Vita


Alfian dan Indira hanya tersenyum mendengar permintaan anak kecil yang tak biasa. Sementara Adam memijat pelipisnya bingung melihat pertengkaran anak dan ibu yang tak ada habisnya.


"Gimana kalo ayah belikan iPad keluaran terbaru ???" tanya Adam menawarkan


"No, ayah,,,itu permainan anak kecil, Davis mau seperti punya bunda sama punya grandpa.".kata Davis berdiri bertolak pinggang


"Memang apa bagusnya iPad bunda dan grandpa ???" tanya Adam penasaran karena memang dia tidak pernah dibiarkan menyentuh iPad Vita


"Punya bunda sama dengan punya grandpa,,,,bisa liat semua orang dimana-mana, bisa hapus orang juga di CCTV,.banyak bisa dilakukan, pokoknya bagus ".kata Davis berbicara seperti orang dewasa

__ADS_1


Adam tak bisa berkata apa-apa lagi melihat kelakuan anaknya yang terlalu cerdas apalagi anak seumuran dia. Adam hanya menatap anaknya entah harus sedih ataukah harus bangga dengannya.


"Sayang, waktu hamil kamu makan apa aja sih, kok bisa melahirkan anak secerdas ini?? kalo sekecil ini saja sudah seperti ini pintarnya, gimana kalo sudah besar??" kata Adam seperti orang linglung memikirkan anaknya


"Gak usah dipikirkan, mas,,,kita liat aja, nanti semoga aja dengan kecerdasannya nanti akan memberi manfaat bagi orang banyak ". kata Vita


"Oh ya sayang,,,kapan kamu pulang ke tanah air, pasti seluruh keluarga menantimu dan jagoan kecil ini.". kata Adam memangku Davis


"Setelah Sisil dan Khanza siap memimpin perusahaanku, mas.". balas Vita


Adam mendengus kesal, pasalnya setiap ditanya tentang kepulangannya ketanah air selalu saja jawaban yang didengarnya seperti itu.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


selamat menikmati up_nya. jangan lupa dukungannya, ya😂😂😂😂


author masih bingung endingnya belum jelas🤭🤭🤭


jangan lupa mampir di karyaku berikutnya "Back to The Mantan "😘😘😘


salam hangat dari author

__ADS_1


__ADS_2