Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 55


__ADS_3


ini lho visualnya dokter Vita Damayanti, menurut author😀😀😀by pinterest. moon maaf bagi yang tidak sesuai dengan pandangan author 🙏🙏🙏



kalo yang ini visual Adam Dirgantara, sengaja author pilih yang wajahnya bule karena author sukanya wajah bule.🤭🤭🤭



kalo yang jas putih ini visualnya untuk papa Wibowo, masih setia dengan muka bule🤭🤭🤭



kalo yang visualnya papa Alfian, keren kan??? masih setia dengan bule by pinterest.



yang ini visualnya Sisil yang sekarang sudah SMA,,,entah mengapa kalo visual cewek author tetap setia dengan wajah Asia...



yang ini visual Khanza,,,wajah Asia juga😀😀by pinterest.


maaf jika visualnya kurang menarik di hati para readers 🙏🙏🙏🙏semua hanya menurut pandangan author


wajah mama Ayu dan mama Indira belum ketemu🤭🤭🤭


...☀️☀️☀️☀️☀️...


Hari yang ditunggu pun tiba hari pernikahan Adam dan Vita, hari bahagia bagi kedua keluarga besar.

__ADS_1


Ijab Qabul yang diucapkan Adam di iringi dengan teriakan kata SAH dari para saksi membuat kehidupan Vita dan Adam seketika berubah.


Setelah selesai pengucapan ijab Qabul oleh Adam membuat Sisil berlari dengan gembira ke arah kamar Vita.


Vita yang mendengar kata SAH dari para saksi membuatnya terpekur dan hatinya bimbang harus bahagia untuk dirinya ataukah bahagia untuk orang-orang yang mereka sayangi.


"Bundaaaaaa,,,,,akhirnya mulai sekarang aku akan punya bunda dan akan selalu bersama bunda ". kata Sisil sambil memeluk erat Vita


Vita memasang senyum manisnya untuk menutupi galau hatinya dan balas memeluk Sisil


"Apa kamu bahagia, sayang???"tanya Vita


"Bahagia pakai banget, bunda "..balas Sisil


Kemudian mama Ayu masuk ke kamar menjemput Vita untuk kemudian diantar kebawah untuk dipertemukan dengan suaminya.


Adam yang melihat ke arah Vita yang sekarang sudah resmi menjadi isterinya, terpesona dengan kecantikan Vita yang pagi ini mengenakan kebaya putih dengan hiasan mahkota dikepalanya dan bunga melati yang menjuntai menghiasi sanggulnya.


Ketika Vita. sudah duduk berdampingan Adam, kemudian Adam memakaikan cincin dijari manis Vita begitu pun sebaliknya, lalu Vita bersalaman dengan Adam sambil mencium punggung tangan Adam dilanjutkan dengan Adam mencium kening Vita dengan segenap perasaan yang dia miliki.


Sisil tak henti-hentinya memeluk lengan Vita sepanjang acara.


"Sil,,,,udah dong, bundanya kan capek ". kata Adam


"Bilang aja ayah jealous,,,," balas Sisil tak mau kalah.


Adam kemudian memanfaatkan kesempatan untuk memeluk pinggang Vita


"Bunda akan tetap menjadi milikku,,,". kata Adam menggoda Sisil


"Ayahhh,,,,,jangan kayak anak kecil deh ". kata Sisil merajuk.

__ADS_1


Indira dan Ayu tak henti-hentinya tersenyum melihat interaksi ketiganya, sampai.kemudian Khanza mendekati mereka bertiga


"Siapa bilang bundaku milik kalian???bunda akan selalu menjadi milikku "kata Khanza membuat Adam dan Sisil melongo.


"Apaan sih, Za,,,,ganggu aja deh ". ucap Sisil sewot.


Setelah para tamu dan keluarga pulang, Adam dan Vita kemudian masuk ke dalam kamar untuk istirahat, tak lupa Vita memanggil Sisil


"Sil,,,,yuk.ke kamar bunda istirahat, supaya sebentar malam kamu gak kecapean ". ajak Vita


Adam melotot melihat Sisil yang mengangguk setuju akan tetapi berhasil digagalkan oleh Indira


"Nggak usah sayang, Sisil pulang bareng Oma, kan bajunya Sisil masih di rumah ". kata Indira.


"Ya udah, kalo gitu sebentar malam aja Sisil tidur bareng bunda,.ok???" kata Vita


Adam mendengus kasar mendengar perkataan Vita dan segera memberi kode pada mama Indira agar jangan membiarkan Sisil mengganggu malam pertama mereka.


Di dalam kamar, Vita langsung masuk kamar mandi membersihkan diri, sementara Adam duduk di sofa menunggu giliran.


15 menit kemudian Vita keluar dari kamar mandi dengan memakai piyama, lalu Adam pun masuk ke kamar mandi untuk melakukan hal yang sama dengan Vita yaitu membersihkan diri.


Setelah Adam selesai mandi, nampak Vita sibuk dengan iPad dan ponselnya. Adam kemudian ikut duduk di samping Vita.


"Ada apa sih, mas,,,,kalo mau istirahat duluan aja, masih ada yang harus aku selesaikan ". kata Vita


"Nggak,.aku ingin temani kamu di sini.". jawab Adam.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


up-nya segini aja dulu, ya....

__ADS_1


salam manis dari author. jangan pernah bosan ya baca karyaku


ingat boom vote atau like, dan komen seperti biasanya


__ADS_2