Wanita Pilihan Untuk Ayah

Wanita Pilihan Untuk Ayah
Bab. 42


__ADS_3

happy reading,,,,


Setelah Adam menarik kursi untuk Vita kemudian dia menarik kursi untuk dirinya didepan Vita. Baru saja Adam mendaratkan bokongnya tiba-tiba sebuah suara memanggilnya dengan sangat keras mengundang mata pengunjung yang lain termasuk keluarga mereka


"Mas Adam sayang,,,,,kamu disini juga???"


Adam refleks menoleh kearah suara yang memanggilnya dan menatapnya dengan tatapan dingin dan datar.


Sementara Vita melongo melihat seorang wanita dengan pakaian yang super ketat membungkus tubuhnya yang seksi menghampiri mereka dan dengan percaya diri merangkul mesra lengan kanan Adam.


Tak berbeda dengan para keluarga dimeja yang tak jauh dari mereka, Alfian nampak menahan amarahnya melihat kelakuan Inggrid putri sahabatnya yang tak pernah bosan mendekati putranya.


"Tahan pa,,,jangan emosi ingat kesehatannya, toh anak kita juga gak pernah menggubrisnya ". kata Indira menasehati suaminya


"Tapi ini tak boleh dibiarkan, ma,,,jangan sampai Vita salah paham " kata Alfian sengit


"Sudahlah, Al,,,,jangan libatkan dirimu, biarkan mereka menyelesaikan masalahnya, kita jadi penonton saja, percayalah pada anakku ". saran Wibowo yang disetujui oleh yang lain


"Tenang om, Vita bukan tipe wanita yang hanya bisa menangis, kita nonton saja dramanya ". timpal Daniel santai


Kembali ke meja Adam dan Vita, setelah merangkul mesra lengan Adam kemudian Inggrid menatap Vita dengan tatapan merendahkan, Vita yang merasa kesal dengan tatapan seperti itu balas menatapnya dengan tatapan tajam yang mampu membuat lawannya mati rasa.

__ADS_1


"Mas,,,,siapa perempuan ****** ini, apa dia salah satu penghangat ranjang mu???" kata Inggrid bermaksud mempermalukan Vita


"Kau!!!!!" kata Adam emosi, namun belum sempat melanjutkan kata-katanya, akan tetapi terdengar suara Vita dengan tenang membalas perkataan wanita di depannya


"Maaf nona, mata anda masih bagus kan???kalo diliat dari cara berpakaian nona, sepertinya perkataan nona bukan untuk saya tapi tepatnya untuk diri nona sendiri ". kata Vita tajam membuat semua yang melihat mereka tertawa


Mendengar perkataan Vita, emosi Inggrid tersulut dan dengan cepat mengangkat tangan menampar Vita, akan tetapi dengan sigap Vita menangkap tangan Inggrid


"No,,,no,,,no,,,,jangan coba-coba mengangkat tanganmu didepan ku nona, apalagi berniat memukulku, dalam mimpi pun jangan pernah, sayang kan kalo tanganmu patah dan tidak dapat menghabiskan uang bapakmu ". kata Vita pelan tapi dengan nada yang sangat meremehkan sambil menggoyang telunjuknya ke kanan dan ke kiri seperti sedang memperingati seorang anak kecil.


Siapapun yang melihatnya akan terkekeh merasa lucu dengan drama dihadapan mereka.


Inggrid yang tidak dapat mengalahkan Vita kemudian mencoba mengancam Vita, dipikirannya semua orang akan gentar dengan kekuasaan orang tuanya


"Oh ya???ingin berlindung dibalik kekuasaan orang tuamu???ck ck ck,,,dasar wanita manja ". balas Vita acuh


"Tunggu pembalasanku, kamu akan menyesal dan menangis darah karena melawanku ". seru Inggrid sebelum meninggalkan meja Adam dan Vita.


Vita hanya tersenyum sinis melihat kemarahan Inggrid.


"Maaf atas kekacauan tadi, sayang ". kata Adam sambil mengenggam tangan Vita dengan wajah bersalah

__ADS_1


Dengan halus Vita menepis tangan Adam dan berjalan ke meja orang tua mereka dan meminta maaf atas kejadian barusan


"Maafkan Vita om, Tante, papa, mama, mas Daniel dan mbak Nita, Vita lepas kendali ". kata Vita dengan rasa bersalah


"Gak masalah, sayang,,,om dan Tante justru senang, akhirnya wanita itu kena batunya ". kata Alfian masih menahan amarahnya


"Mulai malam ini sepertinya panggilan untuk kami harus berganti jadi papa dan mama juga, seperti Adam memanggil kami ". saran Inggrid yang diangguki oleh yang lainnya.


"Panggilan kami juga harus berubah lho ". kata Ayu disambut dengan tawa oleh semuanya.


"Oh ya, nak,,,,mulai saat ini kamu harus lebih berhati_hati karena tidak menutup kemungkinan Roby akan membela anaknya " kata Wibowo yang juga mengenal sepak terjang ayah Inggrid


Vita hanya tersenyum dan dengan percaya diri menenangkan pak Wibowo


"Tenang aja, pa,,,Vita kan terakhir sekolah di negaranya James Bond dan Vita gak pernah melewatkan kesempatan untuk belajar ". kata Vita


Adam dan kedua orang tuanya terhenyak mendengar penuturan Vita yang meskipun tidak secara gamblang tapi sebagai pebisnis yang sudah banyak pengalaman bergidik ngeri mengetahui sesuatu dibalik sifat Vita yang baik dan lemah lembut.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


kayaknya ceritanya bakalan panjang deh, tapi jangan bosan ya,,,,selamat menikmati

__ADS_1


seperti biasa dukungannya sangat author harapkan 😂😂😂


__ADS_2