
Semua terus berjalan ke depan sambil memperhatikan hewan buruan yang mungkin saja nyasar menuju ke arah mereka. Namun apa yang di lakukan oleh Aphrodite dan Joe? Hmm ~ mereka tentu saja mencari timing yang tepat untuk menyelinap pergi meninggalkan rombongan Ares dan teman - teman nya.
"Kapan??" Tanya Aphrodite mulai tidak sabaran. Dia ingin mencari sumber air untuk membersihkan diri nya yang mulai gatal karena dedaunan dan semak belukar yang menyapa lembut kulit nya. Maklum, dia memang belum pernah masuk ke dalam hutan.
"Sabar lah sebentar lagi!! Baru juga beberapa jam berjalan. Nanti ketika mereka mengejar hewan buruan mereka kita ambil arah yang sebalik nya. Nah, di saat itu tidak akan ada yang fokus dengan kita. Semua pasti pada fokus ngejar tu hewan! Jadi BERSABAR LAH!!" jawab Joe dengan suara yang sama pelan nya dengan Aphrodite sebelum nya.
"Tapi sampai kapan? Ini hari mulai gelap tapi tanda- tanda kalau mereka akan mendapatkan hewan buruan sama sekali tidak kelihatan!" ndumel nya kesal.
"Berburu itu sama dengan memancing! Kau harus bersabar. Tidak bisa sat set sat set!" Protes Joe.
"Sudah lah Noel! sabar sebentar!" lanjut nya.
"KITA BERHENTI UNTUK ISTIRAHAT!!" Teriak Ares pada semua rombongan nya saat mereka semua sampai di tepi sungai.
"Sungai~..." Seru Aphrodite dalam hati yang tiba- tiba saja tergoda untuk berenang di sungai yang terlihat sangat jernih itu.
Aphrodite melihat ke kiri dan ke kanan. Lalu pelan - pelan mendekat ke arah Joe. "Joe, kita istirahat disini kira- kira berapa lama?" tanya dengan hati- hati.
'Paling sekitar tiga puluh menit. Kenapa?" Tanya Joe ke Aphrodite.
__ADS_1
"Aku ingin mandi. Badan ku gatal. Kau bisa membantu ku kan? Tolong berjaga selama aku mandi. Aku tidak biasa mandi di tempat terbuka. Badan ku panuaan soal nya." bohong nya supaya Joe membantu nya.
Tapi Joe yang sudah lama curiga dengan jati diri Aphrodite yang sebenarnya tentu saja tidak akan termakan dengan kata- kata Aphrodite barusan. Dia mencium aroma dusta di antara kita dalam perkataan Aphrodite pada nya.
"PANUAN? HUFFF! Apa kau kira aku tidak tahu kalau kau itu adalah wanita Noel?" Gerutu Joe dalam hati sambil melihat Aphrodite yang memohon- mohon pada nya.
"Baiklah! Aku akan berjaga selama kau mandi tapi kau tidak boleh lama Noel! Mandi nya harus cepat!! Karena kalau sampai Ares dan yang lain nya datang, aku tidak bisa berbuat banyak." Tegas Joe.
"Kau tenang saja. Tidak akan lama. Ayo kita cari tempat yang tepat untuk mandi." Aphrodite menarik tangan Joe.
Aphrodite memang merasa aman bersama Joe. Hal ini karena Joe adalah laki- laki yang tidak terlalu laki. Dia kemayu layak nya perempuan namun walaupun sikap nya nya kemayu, Joe bukan lah pria jadi- jadian. Pembawaan nya yang sedikit feminis membuat Aphrodite merasa Joe adalah teman nya. Dan hal itu sudah Aphrodite rasa kan sejak pertama Aphrodite bekerja di Losmen milik enam pria itu.
"Kau yakin ingin mandi di sana Noel?" Tanya Joe sambil melihat ke sekeliling nya untuk memastikan tempat itu cukup aman untuk Aphrodite mandi atau tidak.
"Hari sudah mulai gelap, Joe. Aku yakin tempat ini jadi tidak terlihat. Nah aku mandi dulu. Kau balikkan badan mu dan awas!! Jangan coba- coba sesekali kau mengintip! Kalau kau mengintip maka aku akan sumpahi supaya panu yang ada di tubuh ku semua nya pindah ke tubuh mu!" Ancam Aphrodite
.
"Iya!! iya!! Kau tenang saja!! Aku tidak akan mengintip! Aku akan berjaga di sini. Tapi ingat Noel!! Jangan lama- lama!!!!!" peringat Joe.
__ADS_1
"Tenang aja... cuma bentar aja kok!" Aphrodite tersenyum senang dan menaiki batu- batu besar untuk berjalan ke bawah air mancur.
"Si Noel ini ada - ada saja! Bisa- bisa nya dia mau mandi di saat- saat seperti ini! Dasar wanita!" Seru Joe dalam hati kemudian mengambil posisi duduk di tepi sungai sambil menunggu teman nya itu mandi.
Aphrodite yang merasa aman dengan keadaan di sekitar sungai itu tanpa ragu melepas pakaian nya satu persatu hingga tidak tersisa. Dengan tidak ada satu helai benang pun di tubuh nya, Aphrodite masuk dan berendam di bawah pancuran air terjun yang gemericik nya membawa rasa tenang.
"Waah.. ini enak sekali!" gumam Aphrodite yang mandi dengan perasaan bahagia.
Aphrodite pun memejamkan mata nya. Hati nya merasa sangat tenang saat suara gemuruh air terjun dan rintikan air terdengar sangat syahdu di telinga nya, hingaaa~
"Hei!! Kau yang sedang mandi di bawah sana!!!! Kau siapa???" Sebuah suara mengagetkan Aphrodite.
Mata Aphrodite terbelalak.
"Cepat jawab aku!! Kau siapa??!!" Sorak pria itu lagi.
"Ares?" seru Aphrodite dalam hati saat dia mengenali suara pria itu sebagai suara Ares.
Aphrodite langsung menundukkan kepala nya agar Ares yang posisi nya berada di atas bukit tidak dapat melihat wajah nya.
__ADS_1
"Mati aku! kenapa dia bisa berada di atas sana!" rutuk Aphrodite dalam hati sambil terus berjalan dengan cara menunduk.