Wanita Tuan Muda Ares

Wanita Tuan Muda Ares
Apa?? Seribu


__ADS_3

"Apa masih banyak?" Tanya Aphrodite yang masih dalam mode ketakutan.


"Sebentar!" Ares menyisir rambut Aphrodite dengan jari - jari nya untuk merasakan apakah ada lintah yang bersembunyi di celah- celah rambut itu. Karena tadi lumpur itu juga ada di rambut Aphrodite.


"Kenapa bisa ada lintah di lumpur? Aku tidak pernah tahu kalau lumpur merupakan habitat tempat tinggal mereka." Ucap nya dengan rasa geli yang tak tertahan kan.


"Memang nya kau sangat akrab dengan lintah sehingga kau tahu dimana- mana saja habitat mereka?" Sarkas Ares sambil terus menyisir rambut Aphrodite dengan jari nya dan terus meraba kepala Aphrodite untuk mencari keberadaan Lintah di atas sana.


"Ya, biasa nya di rawa. Ini lumpur loh Rees! Ngapain mereka di sana!" Protes Aphrodite, mungkin dia mengira Ares adalah kepala desa nya para lintah itu.


"Ya mana aku tahu! Protes saja sama lintah nya. Ini!!" Ares dengan santai meletakan seekor lintah di telapak tangan Aphrodite.

__ADS_1


Spontan Aphrodite kaget dan berteriak sambil mengibas- ngibaskan tangan nya. Dia sangat ketakutan. Dan ekspresi ketakutan nya membuat Ares semakin yakin dengan apa yang Ares pikirkan saat ini.


"KAU GILA ARES!!!" teriak nya kesal tapi Ares malah tersenyum senang. Dia senang entah karena alasan apa.


"Aku kira kau ingin menanyai langsung lintah nya." Jawab nya asal.


"Memang nya sejak kapan lintah dan manusia bisa berkomunikasi, hah?" Teriak nya lagi kesal.


"Sejak kau terlalu banyak protes soal lintah. Sudah tahu mereka tidak bisa mendengar semua omelan mu, untuk apa kau ceramah panjang kali lebar kali tinggi seperti itu?" Sembur Ares.


Aphrodite merasakan jari- jari Ares meraba leher nya. Awalnya tidak terasa aneh, mungkin karena dia masih ketakutan dengan lintah tadi. Tapi kok ya lama- lama terasa makin aneh? Aphrodite pun mulai risih.

__ADS_1


"Apa masih banyak Res?" tanya nya pelan dan was- was.


"Ini banyak sekali Noel. Aku khawatir ada beberapa dari mereka yang sudah menyusup ke dalam pakaian mu. Mungkin ada baik nya kau buka baju mu..." Ujar Ares yang membuat mata Aphrodite terbelalak.


"A apa kau bilang? Buka baju?" Seru nya terkejut.


"Ya ! Buka baju! Siapa tahu ada yang turun dari atas kepala mu atau dari leher mu tadi dan menyelinap ke dalam pakaian mu. Kalau tidak segera di buang aku khawatir mereka akan beranak pinak di dalam sana." Ares menahan tawa nya sebisa nya. Dia sengaja menakuti nakuti Aphrodite sehingga dengan demikian rasa penasaran nya akan siapa Aphrodite sebenarnya bisa hilang.


"Ta- tapi?" Seru Aphrodite yang antara takut lintah itu benar- benar beranak pinak di dalam baju nya, dan rasa takut kalau diri nya akan ketahuan.


"Cepat lah Noel! Lintah itu kawin nya cepat dan anak nya banyak. Dalam semenit dia bisa bertelur hingga ribuan telur. " Tambah Ares sambil cekikikan dalam hati.

__ADS_1


"Apa?? Seribu????????????????????????????????????" Seru Aphrodite terkejut.


"Benar! Seribu. Itu satu ekor betina nya saja. Dan kita tidak tahu ada berapa banyak lintah betina yang ada menyusup ke dalam sana. Kalau jantan nya tidak perlu banyak. Cukup satu saja untuk beberapa ekor lintah betina.' Jelas Ares bak seorang ahli perlintahan.


__ADS_2