
Setelah dua minggu kepulangan Farrel dari tugas nya di luar kota, malam ini seperti janji Farrel kepada willona, dia akan mengajak willona ke Disneyland yang ada di California.
Setelah semuanya siap, Farrel membawa willona masuk ke dalam mobil, Farrel sengaja berangkat malam supaya willona tertidur selama perjalanan .
Farrel membaluti willona dengan selimut yang tidak terlalu tebal, saat sampai di bandara Farrel menutupi wajah putrinya.
Farrel keluar dari mobil sambil menggendong putri nya, para bodyguard nya membawa koper dan keperluan lainnya, bodyguard Farrel langsung memberi tau kemana jalan menuju ke pesawat pribadi mereka.
Farrel memasuki pesawat tersebut dan di sambut baik dengan pramugari yang di sana, pramugari yang melihat kalau Farrel menggendong bayi pun memberi tau di mana letak kamar mereka.
"Mari tuan ikuti saya"
Farrel pun mengikuti pramugari tersebut, lalu mereka berhenti di depan pintu, Farrel memasuki kamar tersebut dan pramugari itu pun pergi dari hadapan Farrel.
Farrel membaringkan willona di kasur yang ada di sana, lalu dia melepas sepatu miliknya dan memakai sandal yang ada di sana, mulai mencuci mukanya dahulu lalu dia ikut tertidur menyusul willona.
⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mereka telah menginjakkan kaki di California, willona dan Farrel pun sudah bangun dari tadi.
Farrel menggendong willona lalu seluruh tubuh willona di tutupi dengan selimut tipis, lalu Farrel berjalan keluar menuruni tangga hingga kaki nya benar benar menginjakkan tanah California.
"Papa, kenapa ona harus kayak gini? "
"Diem ya ona, turutin aja apa kata papa ok"
Willona hanya mengangguk, dia tidak sadar kalo kini mereka sudah dekat dengan mobil yang akan mereka gunakan.
Saat sudah masuk ke dalam mobil Farrel langsung melepaskan selimut yang menutupi tubuh willona, Farrel mendudukkan willona di samping nya, lalu dia berikan beberapa snack kepada willona supaya anak itu tidak banyak bertanya.
Tak berselang lama, mereka sampai di kompleks perumahan mewah yang ada di salah satu tempat di sana, mereka berhenti di salah satu rumah yang tidak terlalu kecil tapi tidak terlalu besar.
Memasuki halaman rumah tersebut, setelah mobil berhenti Farrel langsung membawa willona turun, lalu masuk ke dalam rumah tersebut.
"Papa ini rumah siapa? "
"Ini rumah abang, rumah ona juga"
"Eung? Ini rumah ona? Tapi kan rumah ona cuma satu"
"Iya ini rumah ona, kita masuk dulu ya"
Willona hanay mengangguk, lalu Farrel membawa willona masuk ke dalam rumah tersebut. Saat masuk ke dalam yang dilihat oleh Farrel adalah, bungkus snack berserakan di ruang tamu, pakaian kotor ada di mana mana, dan ada satu remaja lelaki yang tertidur di sofa.
Farrel langsung memberikan willona ke leon, dan Farrel mulai menyenggol lelaki yang tertidur di sofa tersebut.
"Heh, bangun kamu"
"Babe, i'm sleepy"
__ADS_1
"Babe babe, bangun kamu, jadi cowok gak ada rapi sedikit"
"Who are you? "
"Ini ayah, dasar anak gak tau diri, suara ayah nya gak kenal"
Lelaki yang tertidur di sofa tersebut langsung terperanjat kaget, dia langsung duduk dan membuka mata nya lebar lebar.
"Eh ayah, kok ke sini, kapan sampe "
"Barusan, beresin rumah cepetan, kamu yang beresin jangan orang lain"
"Arghh, Dev ngantuk"
"Beresin, ada adek kamu di sini, sampe ayah liat masih kotor kamu gak boleh pegang dia"
"Hah? Dev punya adek? Kan Dev anak tunggal, ayah juga duda tanpa anak"
"Anak angkat, cepetan beresin, kamar ayah gak kamu apa apain kan? "
"Nggak, udah sana Dev mau beresin ini"
"Leon taruh barang barang saya dan willona di kamar biasa ya, saya mau ke dapur dulu"
Leon hanya mengangguk, willona di ambil alih oleh Farrel. Farrel berjalan ke arah dapur sambil menggendong willona, willona melihat kalau lelaki yang tidur di sofa tadi menatap ke arah nya.
Farrel membawa willona ke dapur, meletakkan willona di kursi yang tak jauh dari jangkauan mata Farrel. Farrel meletakkan ipad nya di hadapan willona, lalu mencari chanel youtube yang akan willona tonton, dan memberikan chips kepada willona.
Farrel mulai membuka kulkas dan hanya ada beberapa butir telur di sana, lalu Farrel membuka lemari dan ada banyak mie instan yang ada di sana.
Farrel kaget bukan main karena ponakannya itu hanya makan ini saja setiap hari, atau mungkin dia juga memesan makanan dari luar.
Farrel mulai mengambil beberapa butir telur, lalu di pecahkan nya, di taruh nya di dalam wadah lalu di aduk nya. setelah itu dia hidup kan kompor mulai mengambil mentega dan di panas kan di atas teflon, setelah panas di tuangkan nya telur ke dalam teflon tersebut.
Menunggu beberapa menit akhirnya telur itupun matang, di taruh nya telur tersebut ke piring dan di berikan nya kepada willona, lalu Farrel membuat 2 lagi untuk dirinya dan juga keponakan nya.
Setelah membuat yang miliknya dan keponakan nya Farrel ikut duduk di samping willona, dia melihat kalau willona belum menyentuh telurnya sama sekali.
Farrel yang melihat itu pun mulai memotong telur nya kecil-kecil lalu di suapkan nya ke willona, willona pun menerima nya dengan baik.
Setelah menyuapi willona Farrel mulai menyantap makanan nya sendiri, sesudah makan Farrel membawa willona ke kamar nya.
Mematikan ipad nya, lalu berjalan sambil menggendong willona ke kamar nya, saat ingin menaiki tangga Farrel melihat kalau sepupu nya benar benar niat membereskan rumah saat ini jadi dia tidak berniat untuk mengganggunya.
Sampai di kamar Farrel langsung meletakkan willona dia atas kasur, lalu mengambil koper dan mengeluarkan keperluan miliknya dan willona.
"Ona buka baju nya ya, kita mau mandi"
"Eung? Kita mandi di sini papa? "
__ADS_1
"Iya, kita mandi di sini"
"Tapi gak ada air papa"
"Di kamar mandi kita mandi nya ona"
"Tapi kamar mandi nya gak ada"
"Ada sayang, itu di pintu coklat"
"Ooh di situ ya"
Farrel hanya mengangguk. Dia merasa kalau willona hanya diam saja tidak melakukan hal yang dia suruh, lalu di tarik nya willona mendekat ke arah nya, mulai membuka baju willona satu persatu, sampai menyisakan pampers miliknya.
Farrel membawa willona masuk kekamar mandi, mengisi air hangat di bathup, setelah merasa kalau airnya sudah cukup Farrel melepaskan pampers willona lalu meletakkan willona di dalam sana, mulai memakaikan willona shampo, sabun, dan menyikat gigi willona.
Setelah memandikan willona, Farrel mengeringkan badan willona lalu memakaikan baju willona, lalu membawa willona turun dan pergi mencari keponakan nya.
"Devin, jaga adek nya bentar, ayah mau mandi"
"Yaelah taruh di kamar dulu, dev masih beresin yang ini"
"Jaga sebentar, dia baru udah makan, nanti kalo lari lari bakal muntah"
"Iya iya, bentar, Dev cuci tangan dulu"
Devin pun pergi ke dapur dan mencuci tangannya, setelah itu dia datang lagi ke ruang tv tempat ayah nya berada.
"Sini adek nya, sama Dev"
Farrel memberikan willona ke Devin, sementara Farrel kembali masuk ke kamar nya untuk membersihkan badan nya juga.
"Nama kamu siapa hm? "
"Nama ona willona"
"Ona willona? Kok gitu namanya? "
"Bukan, nama ona itu willona"
"Ya ona willona kan? "
"Ishh bukan, nama aku itu willona, bukan ona willona"
"Ooh willona, nama abang Devin panggil abang ganteng juga boleh"
"Abang jelek gak mau"
⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆
__ADS_1