
hari ini farrel dan willona memutuskan untuk pulang, karena ada masalah di perusahaan utama, jadi janji farrel yang mengatakan akan pergi ke disneyland di batalkan, mungkin farrel akan mengajak willona di lain waktu.
saat ini willona sedang duduk di sofa ruang tamu bersama devin, dia sedang merajuk dengan farrel karena impiannya untuk bertemu dengan elsa jadi gagal, devin pun sedang berusaha untuk membujuk willona.
"ona udah siapa?"
willona pun memalingkan pandangan nya keluar.
"ona di tanya tuh sama papa"
"papa bohongin ona, ona lagi ngambek sama papa"
"ona mau apa? nanti papa beliin"
"papa kok gitu? kata oma tuh kalo ona lagi ngambek harus di bujuk, terus papa minta maaf sama ona kalo papa salah"
devin yang mendengar perkataan willona pun tertawa, karena dia berani menegur farrel, sedangkan reaksi farrel pun hanya diam membisu.
"huft, ona sayang, papa minta maaf ya, nanti kita ketemu sama elsa nya ya"
"papa kok gak gendong ona kayak hari itu?"
"kamu banyak maunya ya, ngikut siapa sih?"
"ngikut papa, papa kan kalo di kantor suka gitu sama om alex hahaha"
devin yang mendengar hal tersebut makin tertawa karena farrel tidak bisa marah kepada willona, tapi farrel menuruti permintaan willona, walaupun perkataan willona yang membuatnya terdiam.
"udah udah, jadi berangkat gak nih?"
"devin koper kamu sudah masuk kan?"
"udah ayah ayok berangkat"
mereka bertiga pun berjalan keluar dari rumah devin tersebut, dan rumah ini akan di jadikan tempat tinggal salah satu teman devin. mobil yang mereka gunakan pun melaju meinggalkan pekarangan rumah tersebut.
beberapa menit kemudian mobil mereka masuk ke are bandara, mecari pesawat pribadi mereka, lalu memasukan mobil mereka ke dalam pesawat, setelah itu mereka masuk ke pesawat khusus penumpang dan duduk di kursi yang telah di sediakan.
__ADS_1
"papa, ona mau sama abang aja"
"kenapa gak sama papa? kan sama aja, papa cowok abang juga cowok"
" papa kalo duduk sibuk nya ke laptop, atau baca majalah, gak ajak ona main"
"yaudah ona mau main apa?"
"sebentar"
willona pun membuka tas frozen nya dan mengeluarkan beberapa mainan nya, seperti slime, clay, pasir ajaib, dan plastisin, lalu willona juga mengeluarkan cetakan istana nya, willona juga mengeluarkan figure frozen.
"papa jadi pangeran hans nya ya, ona jadi elsa nya"
"loh kok papa jadi pangeran hans?"
"soalnya tadi papa nakal sama ona"
"hm, ok deh papa jai pangeran hans"
willona dan farrel pun masih asik bermain, sedangkan devin dia sibuk mengutak atik handphone nya. bosan dengan handphone nya devin pun mengambil bantal guling dan selimut, lalu dia kembali lagi ke tempat duduk nya, mengubah tempat duduk nya menjadi tempat tidur, lalu dia berbaring disana.
"ona tutup mulut abangnya gih"
willona pun menghampiri devin yang sedang tertidur, lalu naik ke badan devin dan menutup bibir devin dengan tangan mungil nya.
"papah sudah ona tutup"
ucap willona sambil berbisik. devin yang merasa kalau tidur nya terganggu pun membuka mata nya sedikit, dia melihat kalau willona sedang duduk di dada nya dengan tangan mungil miliknya yang menutup mulut nya.
devin pun mengangkat tangan nya, lalu di lingkarkan nya ke perut willona dan di angkat badan kecil willona lalu di baringkan di sebelah nya, kedua tangan devin pun memeluk willona dengan erat.
"huwaa papa tolong ona, tangan abang berat"
farrel pun menghampiri willona lalu menyingkirkan tangan devin yang menimpa tubuh kecil willona tersebut. lalu farrel membawa willona masuk ke kamar yang ada di pesawat tersebut, devin yang melihat ayah nya masuk ke salah satu ruangan pun penasaran, jadi dia mengikuti ayahnya.
devin kaget karena di ruangan tersebut ada kasur yang lumayan besar.
__ADS_1
"kenapa tidak bilang kalu di sini ada kasur? kalo di sini kan devin bisa tidur nyenyak"
"abang tidak tanya papa tadi sih"
"emang abang harus nanya dulu?"
"iya harus dong. abang mau susu?"
"susu apa?"
"susu coklat, abang mau tidak?"
"boleh, abang mau"
"papa abang mau susu juga"
farrel pun menghampiri willona lalu memberikan dot bayi kepada willona, willona pun menerima botol tersebut, lalu dia berbaring dan menghisap sussu tersebut sampai tertidur.
"kau mau susu juga eh?"
"iya, dev mau susu juga"
"di dalam gelas"
"dev mau yang kayak ona, boleh ya"
"sebentar"
farrel pun membuat susu satu lagi untuk anak nya yang sudah bisa mengurus anak perusahaan nya, setelah membuat susu untuk devin farrel pun menghampiri anak nya, lalu di berikan nya susu tersebut kepada devin, devin pun mengambil susu tersebut lalu dia berbaring di samping willona hingga tertidur
.
.
.
.
__ADS_1
.
.