
•••••••••••••••
Fauzan akhirnya pulang, setelah mendengar semua keluh kesah Fara,,....
setelah Fara meluapkan semua Emosi yang dia pendam salama ini, membuat pikirannya menjadi sedikit ringan,, menangis membuatnya sakit kapala, ia pun langsung masuk kedalam kamarnya dan berbaring diatas ranjangnya, dia tidak tau apa jadinya jika bukan Fauzan yang menemaninya tadi.
"ya allah, apa semua ini adalah rencana darimu?" keluh Fara dalam batinya.
"kringkring...... kringkring" handphon Fara berbunyi. panggilan masuk dari angga.
Pembicaraan Dalam Telpon
"Ra, udah sampai rumah?"
"alhamdulillah iya! Angga gue mau ketemu malam ini. lo tinggal kerumah aja selesai sholat isya."
Fara langsung memutuskan panggilannya, sebelum Angga menjawab perkataanya.
__ADS_1
•••••••••••••••
sesuai dengan perkataan Fara. Angga pun datang ke rumahnya selesai sholat isya ,,, mereka duduk diteras rumah,, namun belum ada yang memulai percakapan di antara mereka keduanya saling diam, sesekali Angga milihat Kearah Fara.
"Nak, mama dan papa mau ke rumah nenek dulu,, Nak Angga tante pamit dulu ya." pamit mama Fara pada mereka berdua.
"iya ma, kakak mana?" ucap Fara.
"kakak kamu ada didalam sayang, kalau butuh apa-apa tinggal panggil aja kakak kamu," Jelas mama Fara
"baiklah, titip salam buat nenek ya ma".
mama Fara pun meninggalkan mereka burdua yang tengah duduk diteras rumah.
"gue kemarin sibuk Ra, dan baru bisa hubungin lo tadi." jalas Angga merasa ngak bersalah.
"sibuk ya." kata Fara ketus.
"iya, maaf ya, kemarin nggak sempat hubungin kamu." ucap Anggan
__ADS_1
"ya,,yaa, gue tau kok, lo lagi sibuk, subuk berduan dengan perempuan lain." kata fara tanpa basa-basi membuat Angga kaget medengarnya.
"Ra nggak kayak gitu." kata Angga panik.
"ya, lo berduaan makannya nggak ngabarin gue, sms aja ngak, apalagi ngangkat telfon dari gue,,, lo udah buat gue kecewa Angga." ucap Fara dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"gue, tadi liat lo berudaan sama cewek, kalian tampak seperti pasangan, gue cape ngadapin lo, gue mau udahan, hubungan kita sampai sini aja." Ucap Fara.
"Fara, gue bisa jelasin, iya tadi gue barengan dengan cewek, tapi itu sepupu gue,. jadi gue mohon sama lo, beri gue kesempatan untuk memperbaikin semuanya" kata Angga sambil memegang tangan Fara, namun dengan cepat Fara melepaskan genggaman Angga.
Fara tidak yakin jika cewek itu sepupu Angga. dan ia juga tau Kalau Angga sedang berbohong padanya, tapi ia mencoba memberikan Angga kesempatan untuk menyadari kesalahannya. mungkin Saja Angga telah menyesal.
"Baiklah, gue kasih lo kesempatan. kalau sampai lo berbohong, gue ngak bakal maaffin lo, dan jangan harap lo bakal ketemua gue lagi." ucap Fara dingin dan meninggalkan Angga sendirian diluar.
"ya allah, apa keputusanku sudah benar? untuk memberikan kesempatan ke-2 untuknya? aku takut kalau nanti akan dikecewakan lagi olehnya." tanya Fara dalam batinnya, dan menitikan air mata.
Fara tidak ingin terlarut dalam kesedihan. namun ia tidak kuasa menahan rasa sakit yang ia rasakan saat ini. seketika Fara tersadar ternyata ia meninggalkan Angga sendirian di depan rumah. akhirnya Fara kembali keluar rumah, dan menyuruh Angga untuk pulang. karena sudah larut malam. berpikir besok adalah hari minggu dia akan jalan jalan berengan sahabat, dia takut kalau sahabatnya akan khawatir, akhirnya Fara pun tertidur,,, setelah apa yang terjadi hari ini.....
••••••••••••••••••••
__ADS_1