
•••••••••••••
Fara tidak sadar bahwa Fauzan dan yang lain ikut datang kerumah sakit. saat dia merasa ada yang melihatnya terus menerus dari arah pintu, cukup membuatnya kaget....
"apa kalian berdiri disitu sejak tadi?." Tanya Fara sambil melepaskan pulukan sahabatnya.
"tidak juga. kami baru saja sampai." ucap Fauzan sedikit berbohong.
"mmm. lalu kenapa tidak masuk? dan hanya berdiam diri disitu.?" tanya Fara.
Fauzan tidak menjawab pertanyaan Fara. namun hanya melemparkan senyuman pada Fara dan melangkah masuk kedalam ruangan dan duduk bersama Tita dan Audy.
"Fara. tadi diluar ruangan aku dengar kamu putar musik korea. apa aku salah dengar?." Tanya Ahmad.
"hahaha, iya.. kamu ngak salah dengar." jawab Fara sambil tertawa.
"hah? dari kapan kamu suka yang begitu-begituan?." Tanya Ahmad yang kaget.
"Haduh.. Fara itu kpopers tingkat dewa. dia sudah lama menyukai kpop." sambung Audy sambil memutar bola matanya.
"Hah? kok kita nggak tau ya? nggak kelihatan juga." tanya Doni.
"ya iyalah kalian nggak tau. aku nggak perna bilang sama kalian." Ucap Fara santai...
tidak terasa mereka sudah cukup lama berbincang-bincang.. kebosanan dirumah sakitpun manjadi hilang kerana mereka datang menemani Fara.
"udah masuk waktu sholat Maghrib. ada yang mau ikut kemesjid?!" selah Fauzan,.
Berhubungan Ibu Fara datang. mereka memutuskan untuk ikut bersama Fauzan untuk melaksankan sholat.
__ADS_1
setelah sholat. mereka berpikir sejenak. karena sudah terlalu lama berada dirumah sakit. akhirnya mereka pamit untuk pulang.
berhubung sudah malam. mereka memutuskan untuk mengantar cewek-cewek terlebih dahulu sebelum pulang kerumah masing masing.
•••••••••••
Rumah Fauzan
saat tiba durumahnya. fauzan memberi salam lalu masuk kedalam kamarnya bersiap-siap kemesjid untuk sholat isya, bersama dengan ayahnya. sedangkan Ibu dan kakaknya sholat dirumah.
Setelah selesai sholat Fauzan dan Ayahnya mendengarkan Cerama dimesjid. tema yang dibawa ustadz adalah "Hukum Pacaran Dalam Islam."
setelah mendengar isi ceramah dari ustadz. membuat Fauzan sempat berpikir dan memutuskan untuk tidak berpacaran.. mereka pun akhirnya kembali kerumah.
•••••••••••••••
saat tiba dirumah, Fauzan masuk kekamarnya untuk mengganti pakainya dan turun untuk makan malam. selesai makan. mereka semua termaksud Fauzan duduk diruang keluarga.
mendengar parkataan Ibunya, Fauzan menghentikan permainan game online nya.
"Iya nak, kami tidak melarangmu dekat dengan siapa saja. tapi papa harap kamu tidak mendekati namanya pacara." sambung ayah Fauzan.
"hmm, Mama, Papa. dengarkan Fauzan. Kakak juga dengarin Fauzan dong." ucap Fauzan. sambil meletakan Handphone nya.
"iyaiya, kakak dengar dari tadi kamu berbicara." jawab ketus kakak Zahra.
"baiklah, Fauzan memang sempat punya niat untuk pacaran,,,, tapi Fauzan sudah menguburnya setelah mendengar ceramah ustadz tadi." jelas Fauzan.
"itu bagus nak." selah Ayah Fauzan.
__ADS_1
"tapi, Ma, Pa.. Fauzan memiliki wanita yang sangat Fauzan cintai. walaupun dia belum melihat Fauzan. Fauzan tetap berjuang untuk mendapatkannya.. tapi Fauzan janji tidak akan mengajaknya Pacaran. tapi mengajaknya membangun komitmen untuk menunggu Fauzan, sampai Fauzan datang menjemputnya." sambung Fauzan.
"berjanjilah nak, untuk memegang kata-katamu. apa Hanya dia wanita yang kamu inginkan nak?." tanya Ayah Fauzan.
"Fauzan janji ya. iya hanya dia yang Fauzan inginkan. oleh kerena itu Fauzan masih berjuang untuknya Ma pa."
Fauzan telah berjanji tidak akan pacaran. namun dia telah memberitahu pada ayah dan ibunya bahwa ada wanita yang sedang dicintainya. dan hanya dia yang diinginkan Fauzan untuk menjadi pendampingnya nanti.
Fauzan pun langsung masuk kamarnya setelah berbicara dengan keluarganya. dia berniat mengajak Fara untuk keluar dengan tujuan ingin memberi tahu sesuatu.
~PESAN WAHTSAPP~~~
" Fara, besok malam bisa ketemu??"
"iya ada, boleh kok. tapi aku nggak janji ya."
"iya.. iya, aku ngerti kok.!"
pesan wathsapp pun berakhir. Fauzan akhirnya tidur.. karena besok harus kembali kesekolah melaksanakan kegiatannya setiap harinya.
__ADS_1
••••••••••••••