
••••••••••••
Setelah membayar makanannya.. mereka bertanya-tanya. kemana lagi mereka akan pergi.
"Ra. bukannya kamu harus membeli skects book.?." Ucap Nasya menggigatkan Fara.
"iya sih,, tapi, Fauzan..." ucap Fara melihat kearah Fauzan.
"ayo jalan, jangan perdulikan aku,,, biarkan aku mengantarmu ya.." ujar Fauzan.
Fara hanya menganggukan ucapa Fauzan. merekapun bergegas pergi ke toko buku.
•••••••••••
Sampainya mereka di Gramedia. mereka langsung masuk. Namun Kesya dan Dani hanya menunggu mereka diparkiran.
"Fauzan... bukunya tidak ada dibagian sini." ucap Fara menarik jaket Fauzan.
"tunggu disini." jawab Fauzan lembut pada Fara. sambil berjalan kearah penjaga toko itu.
Fauzan pun medapatkan buku itu. dan menarik Fara ke tempat buku itu untuk memastikan apakah benar buku itu yang Fara cari atau tidak?.
"aaaaa.. ini buku yang ku cari Zan." ucap Fara bahagia.
"Alhamdulillah... ada yang mau dibeli lagi?." ucap Fauzan sembari tersenyum.
"mmm. tidak ada." jelas Fara sambil berfikir.
"Kalau begitu, kita bayar bukunya ya." ujar Fauzan...
Saat dikasir.. Fauzan mengeluarkan uangnya untuk membayar buku itu. namun Fara dengan cepat menahan tangan Fauzan untuk membayar.
"Zan.. biar aku yang bayar. ini kan keperluanku..." ucap Fara
"hmmmpt. baiklah kalau itu maumu. Fara ada yang inginku beli. kamu tunggu sini ya." ucap Fauzan meninggalkan Fara ditempat Kasir.
Fauzan menggambil alat gambar dan beberapa stick notes.. dan kembali ke tempat kasir itu..
"untuk apa semua itu? apa kau juga suka menggambar?." Tanya Fara.
"tidak. ini untuk adikku yang keras kepala. dia sangat gila menggambar." jelas Fauzan yang berbohong kalau itu untuk adiknya.
__ADS_1
Fauzan dan Fara sudah membayarnya. dan Nasya mengajak Fara ke tempat Nofel. Fauzan dan Fara pun menggikuti kakaknya itu.. saat berjalan. tangan Fauzan spontan menarik tangan Fara, dan menggengamnya selama mereka melihat Novel-novel.
"tidak akan kubiarkan kamu lepas lagi."
ucap Fauzan dalam batinnya sambil tersenyum bahagia melihat Fara..
merekapun berkeliling melihat-lihat novel... namun mereka tidak menumukan novel yang cocok, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang...
*********
saat sampai dirumah Fauzan, Fara mengeluarkan barang milik Fauzan yang tadi belinya.. dengan cepat Fauzan menahan tangan Fara.
"jangan dikeluarkan. itu milikmu., tadi aku berbohong. biar kamu mau menerimanya. jangan menolaknya ya." ucap Fauzan sambil tersenyum.
"tapi zan." Fara meresa tidak enak pada Fauzan.
"udah... kalau gitu hati-hati di jalan ya.. maaf ngak bisa antar sampai rumah." ucap Fauzan dan akhirnya Fara menyetujuinya.
•••••••••••••••••
Saat Fauzan masuk kedalam Rumahnya. ia berpikir keras,, haruskah dia jujur pada Fara tau tidak.. karna kebingungan akhirnya ia bertanya pada sahabatnya.
~PESAN WHATSAAP~~
"bagus.. lebih cepat lebih baik." {Ahmad}
"besok langsung katakan dengan terus terang padanya." {Doni}
"aku paham. terimakasih." {Fauzan}
~~~~~
Fauzan pun memberitahu pada Fara, ada yang ingin ia beritahukan pada Fara besok saat jam istirahan, dan Fara mengiyakan perkatakaan Fauzan.
•••••••••••••
Keesokan Harinya
saat mereka pergi kesekolah. Berbeda dari biasa. Fauzan langsung masuk kedalam kelas tanpa bertemu dengan Fara. Fauzan memang sengaja untuk tidak muncul dihadapan Fara. namun itu semua membuat Fara tidak nyaman karena berfikir Fauzan menjauhinya...
Tidak terasa sudah memasuki waktu istirahat. dan Fara sama Sekali tidak ingin keluar kelas. Fara mulai menggambar karena tidak ingin keluar kelas...
__ADS_1
sedangkan Fauzan sibuk mencari-cari Fara namun ia tidak melihat Fara selama jam istrahat. akhirnya ia memutuskan untuk memberitahukan Fara saat pulang sekolah, karena kebetulan hari ini ada jam ekskul saat jam pulang sekolah nanti.
saat pulang sekolah.. semua teman sekelas Fara, dibuat heboh karena Fauzan datang ke kelas mencari Fara. mereka semua sangat yakin bahwa mereka tengah menjalani hubungan yang sangat Rahasia.
"Fara.. Fauzan menunggumu diluar." panggil Lisa ada Fara.
fara pun langsung pergi keluar kelas tanpa menjawab ucapan Lisa. melihat Fauzan dia sangat deg-degan apakah Fauzan akan menyuruhnya menajuh? saat dia sudah menyukainya.
"Apa yang mau kamu katakan?." Tanya Fara sedikit dingin..
tanpa mereka sadari. mereka berdua menjadi tontonan satu kelas Fara dan teman kelas Fauzan, yang tidak ingin kehilangan moment itu...
"Mmm Tapi aku takut untuk mengatakannya." ucap Fauzan sedikit ragu..
"tidak apa-apa. katakan saja,, akan aku dengarkan semuanya dengan baik." ucap Fara mencoba tersenyum.
"baiklah. tapi jangan coba-coba tertawa karena aku sangat serius." ucap Fauzan tegas dan dijawab dengan anggukan oleh Fara .
"Fara. maaf, karena aku menyukaimu.. aku tidak bisa menahannya lagi..". ucap Fauzan membuat Fara kaget dan membuat orang disekitarnya terkekeh pada mereka.
"Tapi. aku tidak ingin mengajakmu pacaran. karena aku sayang denganmu, oleh karena itu aku tidak ingin mengajakmu pacaran, karena itu dosa. apakah kamu akan marah denganku" lanjut Fauzan sedikit camas kalau Fara akan meolaknya.
"cieeeeee. Fauzan.." teriak teman sekalas Fara dan teman sekelasnya barengan yang sedari Tadi melihat mereka berdua.
Fauzan dan Fara menoleh kearah mereka. Fauzan terkejut, ternyata mereka mendengarkan pengakuannya, namun Fauzan mencoba mengabaikan mereka agar pikirannya tidak kacau lagi.
"kenapa harus marah,, aku sangat senang kalau kamu berfikiran seperti itu. Aku juga menyukaimu,,, tapi sejak kapan kamu menyukaiku?." tanya Fara, membuat Fauzan mematung. ternyata Fara juga menyukainnyan.
"sebenarnya aku menyukaimu saat awal masuk sekolah. namun itu hanya bisa kupendam. dan baru bisa menyatakannya sekarang.. dan aku sudah berjanji pada kedua orangtuaku tidak akan perpacaran. aku mau hijrah Fara. tolong bantu aku ya." jelas Fauzan pada Fara. membuat orang disekitarnya kaget.. ternyata Fauzan menyukai Fara salama itu.
"tidak masala.. aku akan menunggumu, aku tidak akan pacaran dengan siapapun. aku suka dengan caramu menyayangiku... hanya ingin kamu tau, kalau aku juga menyukaimu." jelas Fara sembari tersenyum ada Fauzan.
"aku juga menyukaimu sebelum kau menyukaiku.. aku juga sudah mengenalkanmu pada orang tuaku bahwa kamu orang yang kucintai dan mengginginkanmu menjadi pendampingku nanti,, jadi janganlah berpaling." jelas Fauzan dengan sedikit memmohon.
"aku akan menunggumu. ,sampai kamu datang. kamu juga jangan berpaling, karena itu akan menyakiti perasaanku." jelas Fara.
"aku tidak akan berpaling. tanpa kamu sadari banyak yang menyukaiku diluar sana, namun semuanya kutolak hanya demi menjaga perasaanku padamu." jelas Fuazan menyakinkan Fara.
"akan ku pegang janjimu." ucap Fara tersenyum.
Fauzan sangat bahagia. bahwa Fara juga menyukainnya. dan mau menunggunya
__ADS_1
•••••••••••••