
..............
sepulang sekolah Fara, Audy dan Ahmad menunggu Tita, Fauzan dan doni dibawa pohon dekat gerbang sekolah, sesuai dengan perjanjian mereka....
"waduhh, maaf ya, kita telat. abisnya tuh guru bicaranya lama banget." ucap Doni, yang tidak enak sudah membuat temannya menunggu lama.
"Nah, sekarang udah kumpul semua, ngak ada yang kurang, kalau gitu ayo kita berangkat." ucap Ahmad yang sudah tidak sabar untuk pergi.
"etss, tunggu dulu, ini kan udah masuk waktu sholat Dzuhur, gimana kalau kita sholat dulu baru jalan." ujar Fauzan yang tidak ingin meninggalkan waktu sholat.
"boleh juga, kalau gitu ayo, kita sholat Dzuhur berjama'ah dimesjid." ajak Fara pada sahabatnya.
..................
selesainya mereka sholat, mereka kembali berkumpul didepan mesjid, dan langsung melanjutkan rencana mereka untuk pergi ke cafe itu.
__ADS_1
Sesampainya dicafe, mereka langsung memilih tempat yang dekat dengan jendela. Ahmad dan Tita pergi ketempat antrian untuk memesan makan. Sedangkan yang lain sudah duduk manis dan berbincang-bincang.
"Fara, boleh nanya ngak? kamu udah punya pacar apa belum sih!?." Doni yang penasaran akan status Fara. karna tau Fauzan tidak akan berani bertanya seperti itu pada Fara.
"Hmmpt, iya punya." Jawab fara dengan nada sedikit menahan emosi.
"pyurrrr"
hati Fauzan seperti tersambar petir mendengar jawaban Fara. Tetapi itu semua tidak membuat Fauzan menyerah, walaupun Fauzan merasakan sakit hati mendengar perkatan itu, ia masih tetap memegang komitmennya untuk terus berjuang...
"tapi, kayak kamu ngak senang gitu saat Doni bertanya tentang pacarmu." tanya fauzan pada fara. sambil mengstabilkan pikirannya agar tetap terlihat tenang.
"Aduh, maaf ya Ra, kita ngak ada maksud mau merusak mood kamu, toh kita ngak tau, maaf ya." Doni merasa bersalah karna pertanyaan yang ia berikan pada Fara.
"iya ngak papa, santai aja kali, kita bahas yang lain aja ya hhhhh." kata Fara sambil mengambil minumanya.
__ADS_1
"Ra. besok berangkatnya sendiri ya." Tanya Fauzan.
"iya, sendiri. kamu sendiri gimana!?." tanya balik Fara ke Fauzan
"sendiri juga." jawab Fauzan, pikiran Fauzan menjadi tidak tenang karna ingin mengajak Fara berengan ke sekolah tapi takut Faranya ngak mau.
"Zan, mau ngak, besok datang kesekolah barengan. toh kamu berangakatnya sendiri, kan bagustuh kalau barengan." tawar fara, membuat Fauzan membatu ngak nyangka ternyata Fara sepemikiran dengan Fauzan, terlebih lagi Fara yang menawarinya deluan.
"zan.. Fauzan. mau apa ngak. datang bareng Fara." selah Ahmad sambil memukul Fauzan yang membatu.
"eh, iya iya, aku mau kok kenapa tidak hhh." kata Fauzan dengan salah tingkah
Disisi lain Doni dan Ahmad saling kontak-kontakkan, bahwasanya Fauzan tetap pada pendiriannya, tita yang merupakan salah satu orang yang mengetahu perasaan Fauzan pada Fara merasa senang bahwa sahabatnya bisa dicintai oleh pria yang sangat tulus seperti Fauzan..
"kalau gitu, aku jemput jam 07.00 ya, toh berangkatnya jam 08.00." tutur Fauzan dengan semangat.
__ADS_1
"Balik yuk, udah cape duduk muluh, toh makanannya juga udah habis, aku pengen tiduran dikasur kamarku heheh." selah Audy yang sudah menghabiskan semua makannya.
mereka pun beranjak dari tempat duduk, dan pergi kekasir untuk membayar makanan yang sudah mereka pesan, dan bergegas pelang kerumah masing-masing...