Yang Ku Nanti

Yang Ku Nanti
Ep.7 Buper


__ADS_3

•••••••••••••


Semua orang yang berada di Bumi Perkemahan melihat kearah Fara, dan terus menerus bertanya pada Fara, mengenai hubungannya dan Fauzan.


"peka dong Ra, maksud Nila tuh, kalian pacaran udah berapa lama!?" kata Dina yang juga penasaran akan hubungan Fara dan Fauzan.


"kalian ini ya. kalau ngomong suka ngawur aja,,, siapa yang pacaran, kita hanya teman kok." jawab Fara dengan ketus


"haduhh, siapa yang ngawur sih, emang kenyataan kok, kan ngak mungkin Fauzan perhatian kayak gitu kalau kamu bukan pacar dia." tutur Nila tidak percaya


"kita temanan doang kok, udah ahh terserah kalian aja. percaya apa ngak. aku mau tidur deluan, toh besok harus bangun pagi, untuk upacara pembukaan kegiatan,,," ujar Fara yang pergi meninggalkan temannya dan masuk kedalam tenda.


"uh, apaan sih, emang siapa sih yang pacaran sama fauzan, orang kita cuman temanan doang, udah ah bodo amat.." celoteh Fara dalam hatinya


"kring,,kring" nada pesan WhatsApp Fara.


~Pesan WhatsApp~


"Ra, kita kangen sama lo **"


"hahaha, Tita, baru juga sehari gue tinggal, udah kangen aja"


"lo ngak kangen apa sama sahabat lo ini **"

__ADS_1


"iya, iya, gue juga kangen kok sama kalian, titip salam ya buat Audy dan yang lain, kalau gitu gue tidur deluan ya Ta, dahhh"


Fara pun mematikan handphone nya, dan hendak melanjutkan tidurnya.


•••••••••••


sementara itu. Fauzan yang sedari tadi berkerja terus menerus tanpa istirahat sedetikpun. akhirnya ia menyempatkan diri untuk istirahat sejenak, akan tetapi Fauzan tidak bisa istrahat dengan tenang, kerna Randi mengajaknya berbicara terus menerus tenpa henti..


"Zan, lo dekat ya, sama Fara!?" tanya Randi pada Fauzan. karena Randi juga menyukai Fara.


"Mmm, kita dekat, terus hubungannya sama lo apaan!?" jawab Fauzan dengan malas.


"Yaa karena gue suka sama Fara!" jawab Randi tanpa basa-basi.


"ya Allah, kuatkanlah hatiku, kini bertambah satu lagi sainganku untuk mendapatkan Fara!". ucap Fauzan dalam batinnya.


"mmm, fine,, gue ngalah untuk kalai ini. tapi kalau lo nyakitin Fara, gue ngak bakal segan-segan buat jauhin Fara dari lo!" tegas Randi.


"tenang aja, gue ngak bakal sakitin dia, dan sekarang gue tengah berjuang buat dapatin Fara." ucap Fauzan dengan serius. membuat Randi yakin kalau dia sudah mengambil jalan yang tepat untuk melepaskan Fara.


selesainya mereka berbicara panjang lebar, akhirnya merka tertidur karena kelelahan bekerja seharian, dan menginggat besok upacara pembukaan kegiatan.


•••••••••••

__ADS_1


keesokkan harinya.


Fauzan bangun lebih awal dari yang lainnya. karena telah terbiasa bangun lebih awal untuk melaksanakan sholat subuh, Fauzan membangunkan teman-temannya agar tidak terlambat untuk datang ke mesjid.


Fauzan kembali teringat pada Fara, akhirnya Fauzan ditemani oleh Randi, pergi ke tenda putri untuk membangunkan Fara dan yang lainnya.


sampainya mereka di tenda putri, ternyata Fara tidur dekat dengan pintu masuk, jadi Fauzan lebih mudah membangunkan Fara tanpa masuk kedalam tenda.


"Ra,,, Ra,,, Fara,,, udah subuh nih, ayo bangun sholat subuh," Titah Fauzan sambil memukul-mukul pelan lengan Fara agar ia terbangun.


"emmng,, iya pa, nih Fara udah bangun kok." ucap Fara yang masih menutup matanya.


mendengar jawaban Fara, Fauzan hanya tersenyum, karena melihat Fara begitu lucu ketika ia tertidur.


"Ra, ini gue. Fauzan, bukan ayah lo," kata Fauzan yang menahan tawanya.


mendengar ucapan Fauzan membuat Fara tersadar dan lekas bangun dari tidurnya.


"udah bangun kan!? jangan lupa bangunin teman-teman yang lain udah masuk waktu subuh nih." sela Randi dengan melemparkan senyum pada Fara dan hanya dibalas anggukan oleh Fara.


"kalau gitu, kita pergi ambil air wudhu dulu ya Ra, juga jangan lupa untuk sholat subuh. awas aja ya kalau gue dapat lo malah lanjut tidur, ntar gue siramin air biar bangun." ucap Fauzan menginggatkan Fara..


"iya,,iya bawel. udah bangun nih." ujar Fara. yang hanya di balas senyuman oleh Fauzan.

__ADS_1


••••••••••


 


__ADS_2