Yang Ku Nanti

Yang Ku Nanti
Ep.31 Teman Baru


__ADS_3

Fara sudah memutuskan untuk menunggu Fauzan. entah apa yang akan terjadi selanjutnya. Fara akan tetap menjaga hatinya untuk Fauzan...


Fara sudah menetapkan hatinya untuk Fauzan. namun pikiran menjadi tidak tenang seperti ada yang menganjal dipikirannya.


"Seharusnya aku tidak gelisa seperti ini.. tapi mengapa fikiranku menjadi tidak tenang.." Fara yang tidak bisa tenang dan mondar mandir sambil menenagkan pikirannya.


seketika Fara teringat dengan Lia dan Sarah. Walaupun Fara juga mempunyai teman yang bernama Faiqah dan Lisa. ia lebih nyaman jika berbagi cerita dengan Sarah dan Lia...


"Hmmm. Aku harus menceritakan semuanya pada Lia dan Sarah. mungkin dengan itu kegelisahaanku akan hilang" Fara pun mengambil ponselnya untuk menghubungi kedua sahabatnya.


Fara akan merasa tenang jika menceritakan semuanya pada mereka. Entah mengapa Fara tidak perna berbagi rahasia dengan Dengan taman dekatnya yang lain, kecuali dengan Lia dan Sarah. Fara merasa, bahwa kedua sahabatnya utu sangat memahami dirinya.


saat hendak menghubungi sahabatnya. handphone Fara berdering. melihat nama yang tercantum di handphone mebuat Fara bahagia.


....PEMBICARAAN DALAM TELFON...


"hallo. Assalamualaikum." Fauzan


"waalaikumsalam." Fara.


"Fara udah sampai rumah?" Fauzan.


"iya. zan.. harusnya kamu istrahat yang cukup. biar cepat sembuh. bukannya istrahan mala nelfon. kata dokterkan harus istirahat. lihat jam gih... waktu tidur kamu itu sudah lewat.. udah ya aku matiin." Fara.


"Yeee. aku nelfon karena kangen. hehehe.. biar ngak bosan disini.. bukan nelfon untuk dengar kamu ceramah 30 bab." Fauzan


"bawel amat.." Fara.


"Ra. aku bosan disini. makanan rumah sakit tuh ngak ada yang enak.. pengen cepat-cepat keluar." Fauzan.


"besok gue datang.. ntar gue bawain makan kesukaan lo... udah istrahat gih." Fara.

__ADS_1


"tumben. kamu pakai Lo gue. biasanyakan aku kamu." Fauzan.


"udah deh Zan. kesal aku lama-lama sama kamu. dibilangin ngak dengar. matiin ngak telfonnya. atau aku ngak bakal datang." Fara.


...........


pembicaraan merekapun berakhir. jika Fara tidak mengancam Fauzan, mungkin saja Mereka masih mengobrol panjang lebar. dan saling melempar candaan. berfikir kesehatan Fauzan belum pulih. terpaksa Fara mengakhiri percakapannya..


"akhh, sial.. ke asyikan dengar suara Fauzan gue lupa beri kabar Lia dan Sarah. kalau dihubungi sekarang paling tuh anak dah molor. yaudahlah. besok aja." kesal Fara dan langsung membaringkan badannya ditempat tidurnya..


•••••••••••


Melihat ke arah jam yang menunjukan jam 5 Fara bersiap siap untuk turun dan ikut sarapan dengan keluarga kecilnya..


"pagi. Mama, pagi Papa" ucap Fara sambil mencium kedua pipih mamanya dan bergantian dengan ayahnya...


"pagi sayang... sini sarapan. mama udah siapin tuh." ucap mama Fara.


"ma. pa.. Fara langsung berangkat aja ya. ada piket dikelas. takut ngak keburu." ucap Fara sambil mengambil roti yang sudah disedikan mamanya dan bergegas kesekolah.


•••••••••••


"permisih... ada yang bisa saya bantu?" ucap Fara yang menghampiri wanita itu..


"iya nak. ruang kepala sekolah dimana ya nak?." tanya wanita parubaya itu.


"ada disebelah sana tante. mari saya antar." tutur Fara.


"makasih ya nak. sudah merepotkan." ucap Wanita parubaya dan hanya senyuman yang diberikan Fara.


"kamu siswa pindahan ya?" tanya Fara pada cewe yang berhajalan disampingnya.

__ADS_1


"iya.." jawab cewe itu sedikit malu-malu.


"kenalin Gue Fara. nama Lo siapa?" ucap Fara sambil mengalurkan Tangannya pada cewe itu.


"Widya.. senang kenalan sama lo." ucap Sarah dan tersenyum bahagia.


"nah. ini tante ruangan kepseknya. kalau begitu saya pamit masuk kelas ya." Fara pun pergi meninggalkan Widya.


"ma.. Widya suka sama Dia. berteman sama dia sepertinya asyik." ucap Widya yang senang dengan sikap Fara.


"iya. anaknya juga sopan. sudah.. ayo kita masuk." ucap Karin. ibu Widya.


••••••••


saat pelajaran tengah berlangsung... kepsek langsung masuk ke dalam kelas dan memperkenalkan siswa baru.. saat melihat siapa yang masuk. Fara sangat senang. karena Widya berada dikelasnya.. Widya pun melihat ke arah Fara dan sedikit melambaikan tangan..


"lah.. lo kenal sama dia?" tanya lisa yang duduk dibelakang Fara.


"iya. dia calon sahabat gue... sepertinya kami cocok." jelas Fara yang tak henti tersenyum.


"polos banget lu.." ucap Lisa.


"perkenalkan sana saya Widya amelia putri. pindahan dari SMA XX.. salam kenal teman-teman." ucap Widya yang memberkenalkan Diri. kepsekpun mengarahkan Widya untuk duduk dikursi agar bisa langsung mengikuti pelajaran.


"buk... Widya duduk disebelah saya saja. kebetulan kursinya kosong." ucap Fara dan langsung Widya berjalan ke arah Fara..


"ku harap kita bisa dekat. dan saling berbagi Rahasia." tutur Fara.


"akupun menginginkan hal yang sama." jawab Widya dan mereka tertawa bersama.


"nanti gue kenalin lo ke sahabat gue." ucap Fara.

__ADS_1


"lo punya berapa sahabat?" Tanya Widya.


"dua doang." ucap Fara. dan dianggukan Widya sebagai jawaban.


__ADS_2