
••••••••••••
setelah sholat subuh, mereka segera sarapan pagi, kemuduan bersiap-siap karena sebentar lagi upacara pembukaan kegiatan kemah temu galang tegak (KTGT) akan segera dimulai,
selasainya upacara itu, semua gudep (Gugus Depan) kembali ke tenda mereka masing-masing, namun ada yang berbeda dari Fauzan, dia selalu mengikuti Fara kemanapun dia pergi,, hal itu membuat Fara risih pasalnya Fauzan yang dia kenal bukan seperti ini...
"Zan,, kenapa sih, kok tingkah kamu seperti anak kecil gini.?" tanya Fara dengan heran sambil menghentikan langkahnya ditengah lapangan.
"maksud?" tanya balik Fauzan pada Fara seolah tidak terjadi apa apa.
"Randi,,,, Randi. mau kemana?" Teriak Fara pada Randi, yang membuat Fauzan kesal karna diabaikan oleh Fara.
"mau ngambil air, disungai buat nyuci piring,, emang kenapa Ra?" teriak balik Randi yang heran, karena Fara memanggilnya.
"tunggu ndi." kata Fara yang berlari kearah Randi sambil menarik tangan Fauzan.
"nitip Fauzan ya, lumayan buat ngangkak dua ember., dia orangnya kuat ngangkat yang berat-berat, okay.! kalau gitu gue mau balik ketenda mau bantuin yang lain". ucap Fara pada Randi dan meninggalkan mereka ditengah lapangan.
••••••••••••
Fauzan hendak mengejar Fara namun dihalang oleh Randi dan teman teman yang lain...
"Mau kemana mas!? waktunya kita ambil air nih." kata Randi pada Fauzan, sambil menggoda Fauzan.
"Hahaha, sumpah, lucu bangat tuh Fara, emang lo barang ya mau dititip-titip." ucap kevin yang tertawa sambil memukul Fauzan..
__ADS_1
Fauzan akhirnya mengambil ember yang dipegang oleh. Fauzan dan pergi kesungai tanpa menjawab ocehan mereka..
•••••••••••
Saat kembali dari sungai, Fauzan melihat Fara sedang memasak untuk makan siang nanti, sesuai deng jadwal yang mereka buat...
Fara, nila dan Fani bertugas untuk memasak disiang hari,,, setelah mereka memasak, mereka mengantarkan kedalam tenda dan siap untuk mereka makan,, namun Fara, nila dan Fani memilih makan didapur. kerena mereka sudah betah duduk dan bercerita tanpa ada yang menganggu.
Fauzan yang tengah lahap memakan makanannya, tersadar tarnyata Fara tidak ada didalam tenda,,
"Mira, lo liat liat Fara ngak!? kok dia ngak ikut makan? dia udah makan belum, kok gue belum lihat sih!?" tanya Fauzan pada mira,
"hedeh,,, dia udah makan kok, sekarang dia ada didapur, sama Nila dan Fani."
••••••••••••••
"Ra, tadi lo dicariin anak lo!" kata Mira
"Hah! anak? gue belum kawin Mira, masa udah punya anak aja." tegas Mira
"Hedeh, biasa Fauzan, toh dia selalu menggikuti lo." Kata Mira sambil ngeledak Fara
••••••••••••••••
MALAM HARI
__ADS_1
saat malam hari mereka pergi menonton lomba vokalgrub. tapi tidak untuk Fara, dia malah duduk didepan tenda sambil melihat isi kontak Angga, Angga sama sekali tidak ada kasih kabar ke Fara,...
"mungkin dia benar-benar marah, nanti aja deh gue temuin dia kalau pulang nanti." kata Fara pada batinya dengan raut wajah gelisa.
Fauzan melihat Fara yang sedang bengong sendiri di depan tenda, dan akhirnya dia menghampiri Fara.
"ngak ikut nonton Ra!?" Tanya Fauzan basa-basi.
"mmmm, lagi ngak mood." Lirih Fara.
"ada masalah ya!? kalau ada cerita aja, aku bisa kok jadi tempat curhatanmu plus ngasih saran. yah kalau kamu mau sih." tawar Fauzan yang mengetahui kalau Fara lagi memikirkan sesuatu.
"ngak kok, aku hanya kangen Audy dengan Tita." jawab Fara yang tengah berbohong.
Fauzan tau kalau Fara sedang berbohong padanya,,,
"Fara. aku tau, kamu nyembunyiin sesuatu, cerita aja, aku bakal dengarin keluh kesah lo." ujar Fauzan yang berhasil membuat Fara untuk berkata. jujur.
"hmmm. iya aku lagi berantem sama Angga sebelum pergi kemping. dia ngak menghubungiku salama disini, jangankan menelfon, kirim kabar aja ngak ada,,,," ucap Fara yang menahan sakit hatinya.
"ya allah, kuatkan hati hamba mendengar curhatan ini." ucap fauzan dalam batinya dan mencoba untuk tetap tegar..
"terus, aku tuh berasa dia udah berbeda, dia ngak biasa kayak gini, gimana coba biar dia ngak marah lagi, aku cape zan. aku pengen udahan tapi dianya juga ngak mau, aku harus gimana Zan.?" ucap Fara dengan nada yang sedih....
"udah.. jangan dipikirkan lagi. kalian butuh waktu untuk sendiri dulu.. aku ngak tau awal masalah kalian. marahan dalam hubungan itu wajar.. semua orang pasti ngalamin kok namanya juga hubungan. ngak selalu mulus. pasti ada lika likunya." ucap Fauzan mencoba menenangkan Fara dan membawa Fara kedalam pelukannya.
__ADS_1
•••••••••••••••