" MENDADAK JADI AROGAN "

" MENDADAK JADI AROGAN "
"Kejadian itu..."


__ADS_3

Aku beserta kedua sahabatku berkunjung ke ujung barat kota untuk melihat lihat sekaligus melepaskan penat dengan memandang pemandangan alam yang sangat indah itu.


A few moment letter...


Kami pun tiba di tempat tujuan kami yaitu sebuah bungalow yang sangat indah dengan arsitektur modern dihiasi aksen italia klasik.


"Bagaimana apakah sesuai keinginan?"Tanya Dian padaku sambil mengikat syal di lehernya.


"Lumayan menghibur hatiku."Jawabku sambil berjalan jalan di sekitar bungalow itu.


"Say jangan ke sana karena di sana itu ada semacam bar untuk orang orang yang lagi patah semangat dan broken home disitu say?"Tegur Dian padaku yang nyaris melangkah ke halaman sebelah sebuah bar yang suasananya sangat ribut karena musik di sana cukup keras suaranya.


"Iya Say tapi hatiku berkata untuk coba coba melihat ke dalam."Ucapku sedikit keras kepala.


"Boleh sih kita menyelinap masuk ke dalam sana tapi hati hati kalau tertangkap pria hidung belang disana kita bakal layu sebelum berkembang disana Say,kamu mau di jadikan budak nafsu para pria bejat dan pria hidung belang disana?"Ucapan Dian membuatku bergidik dan tak berani untuk melangkah ke sana.


"Ish... menakutkan aku gak mau sampai terjadi sesuatu padaku akan ku taruh mukaku di mana?Apa yang akan aku katakan Pada Kak Gian dan Kak Marco serta ibuku?" Aku berceloteh sambil mengambil langkah seribu dan berlalu dari halaman sebelah selatan.


"Yuk kita jalan jalan di depan kan dekat taman kota,"Ajak Icha padaku dan Dian.


"Ayo...!!"Jawabku dan Dian bersama sama.


Kami pun berjalan ke luar dari bungalow itu menuju ke taman kota yang kebetulan dekat dengan bungalow milik Dian.


Ketika hendak mendudukkan diriku di bangku panjang itu tiba tiba seseorang memanggil Dian dengan suara lantang.


"Non Dian ngapain disitu?"Seru seorang pria berjas hitam sambil menghampiri kami bertiga.


"Eh Mas Ray ada apa ya Mas?"Tanya Dian pada pria berjas yang bernama Ray itu.

__ADS_1


"Saya hanya menjalankan perintah Tuan."Jawab pria itu lagi tanpa memberi sedikit senyuman pada kami.


Lagian gak mungkinlah orang se kece Mas Ray mau berkenalan dengan aku dan Icha yang notabene masih bau kencur ini.


"Mas Ray,kita gak apa apa kok Mas?"Usir Dian secara halus tetap saja pria itu tak mau beranjak dari tempatnya bersiaga.


Sedangkan aku dan Icha dari tadi tidak pernah sedikitpun menoleh ke arah pria itu,aku takut dia jatuh cinta padaku karena diantara kami bertiga aku selalu jadi incaran pria pria sejak SMA dulu hingga kuliah dan sekarang setelah lulus kuliah.


"Mas,aku gak suka dipantau Mas,lagian aku disini gak sendirian kok?"Ucap Dian lagi.


"Ah yang benar saja kamu Non?"Ucap Ray heran karena ternyata dari tadi kami duduk berjauhan dan membelakangi mereka sehingga Ray tak tahu kalau ada aku dan Icha yang terhalang oleh meja taman itu.


"Cha,Esy sini duduk disini saja,"Panggil Dian padaku dan Icha.


"Ada apa Dian?"Tak sengaja aku berjalan dan menginjak kaki pria itu,dan alhasil si pria meringis karena kakinya terinjak kakiku.


"Maaf aku tak melihat kaki anda."Ucapku membela diriku.


Eh tapi perasaanku mengatakan kalau pria tadi sengaja mengulurkan kakinya kedepan saat aku melangkah soalnya sebelum itu tak ada kaki disitu kok?


Ah dasar pria itu,mungkin dia sengaja agar aku bisa menatapnya agak lama dan ia bisa menikmati indahnya ciptaan Tuhan seperti diriku ini.


**


"Ternyata gadis ini cantik juga,ah betapa beruntungnya aku hari ini menjaga anak boss dapat temannya lagi. Dan ternyata gadis ini sangat ramah dan periang aku takkan pernah membiarkan dia berlalu tanpa ku minta nomor ponselnya."Gumamku dalam hati.


Ketika kami semua terdiam dengan pikiran masing masing tiba tiba aku melihat siluet seperti seseorang yang sangat aku kenal ya sangat kenal dia adalah Ayahku,tepatnya ayah tercintaku.


Ternyata ayahku sedang berkencan dengan seorang wanita muda dan mereka terlihat sangat mesra.

__ADS_1


Dan saat itu pula jiwa dramaku beraksi,baiklah pemirsa mari kita saksikan pertunjukkan yang spesial ini. Aku menyemangati diriku sendiri dan hendak melangkah ke sana tetapi aku harus ijin dulu sama Dian.


☆♡☆♡☆♡☆♡♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡♡☆♡☆♡☆♡


Saat itu ayahku sedang duduk di sebuah bangku bersama gebetannya.


Mereka terlihat sangat mesra dan bikin jiwa labilku meronta ronta untuk segera menemui mereka dan melabrak wanita itu tetapi aku harus bermain secantik mungkin agar si wanita langsung ilfeel dengan pria tua bangka di sampingnya itu.


"Dian aku ke depan sebentar ya tuh ada penjual gulali aku pengen makan gulali,Kalian mau pesan juga?"Tanya ku sengaja agar tak ada yang mengikuti kemana aku pergi.


"O iya boleh aku pesan satu ya?aku juga pesan satu ya Esy?"Ucap merela berdua bersama sama padaku.


"Siap Komandan..!!"Jawabku sambil memberi hormat pada Dian dan Icha.


Kemudian aku pun pamit pergi untuk menghajar ayahku dan perempuan yang menggandengnya itu.


Aku melangkah dengan kaki sedikit gemetar katena ini pertama kali bagiku memergoki secara langsung perbuatan ayahku.


Ketika berada di depan meja mereka,ternyata mereka sedamg makan bakso dan asyik banget mengobrol dengan penuh canda tawa dan mesra banget.


Ku dekati meja mereka dan tanpa a,i,u langsung ku gebrak meja mereka sambil berkata "O,jadi ini kelakuanmu di belakangku setelah aku hamil terus kamu bermain main di belakangku dengan wanita lain ya?hebat sekali kamu suka gonta ganti wanita demi memuaskan hasratmu saja."Ucapku tanpa gentar membuat si wanita langsung menampar pipi ayahku dan pergi tanpa pamit.


"Tunggu dulu Mel ini tak seperti yang kamu lihat,gadis itu pembohong besar."Ucap Ayahku sambil berdiri dan mencoba untuk mengejar pacarnya itu, tetapi langsung ku tangkap tangan ayahku dan ku bilang padanya "Sudah tua tapi gak sadar diri masih saja selingkuh,ayah gak malu ya berpacaran dengan perempuan seusiaku?"Tanyaku pada ayahku sambil ku tatap matanya penuh kebencian.


"Ayah berfoya foya disini sedangkan ibu menangis dan stres sepanjang hari meratapi nasibnya yang malang di rumah. Ayah gak punya hati sama sekali habis manis sepah dibuang. Aku tak mau punya ayah seperti anda lagi.Cukup...!!"Umpatku Sambil ku melangkahkan kakiku menjauh dari ayahku yang entah apa ia masih berdiri terpaku sambil menatap kosong ke arahku.


"Ayah hanya mencari kesenangan diluar Nak...?"Kudengar ayahku berbicara setengah berteriak padaku tetapi aku tak perduli sekali selingkuh tetap akan selingkuh.


"Selingkuh itu ibarat seorang kleptomania,kalau gak ia dapat bagaimanapun caranya agar ia bisa men dapatkan sesuatu yang bukan miliknya secara tidak halal."

__ADS_1


"[MJA_Essy Kehi_DPS_02122021_Dini hari pukul p1.18]♡♡♡♡


To be continued


__ADS_2