101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 12 : Las Vegas VI


__ADS_3

Saat Carl sedang menertawakan Xiao Yu yang menderita setelah tiba di Las Vegas


Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari balik kamar Villa


Sontak hal ini membuat Sebastian, Alexander dan Arima seketika menjadi waspada


Namun Carl tetap tenang dan mengambil sebuah koin dari [Inventory] pribadi miliknya


Carl kemudian melempar koin tersebut dengan kekuatan fisik saja dan membuat koin tersebut bergerak lebih cepat peluru


"FCK" suara umpatan terdengar di balik kamar setelah koin dilempar oleh Carl


"Paman Felix, apa kau pikir dengan masuk diam-diam ke kamarku bisa membuat dirimu terlihat keren?" tanya Carl dengan senyum mengejek


Kemudian terlihat sosok paruh baya yang mirip dengan ayah Carl (John) sedang menuruni tangga



"Apakah anak muda sekarang bahkan tidak dapat menghormati yang lebih tua?" ucap Paman Felix


"Apa Kau bercanda? Untungnya Aku hanya melempar koin dan bukan sebuah bom, Itu sudah menjadi kebaikanku" ucap Carl


"Lupakan tentang itu, Ibu mengatakan bahwa Kau sibuk menangani urusan di kota ini... Jadi mengapa Kau datang menemuiku?" tanya Carl


"Otakmu terbuat dari apa? Kenapa Kau bisa langsung tau" ucap Paman Felix dengan wajah terkejut saat akan duduk di sofa


"Tentu saja, lagipula ini Aku, Carl Black" balas Carl dengan bangga


"Dasar anak aneh" gumam Paman Felix


"Jadi Ayahmu menyuruhku untuk mengikuti misi denganku" ucap Paman Felix


"Whoa misi?! Apakah Pak Tua itu ingin membunuhku sekarang?" ucap Carl


"Bukan begitu anak bajingan! Ini dilakukan supaya Kau ada pengalaman bekerja!" balas Paman Felix


"Jadi apa yang kita lakukan? Menjadi Agen? Mata-mata? Organisasi Kriminal?" tanya Carl dengan semangat


"Hmmm misi kali ini lebih seru dibandingkan imajinasimu, kita akan berburu monster..."


"Serius?" tanya Carl setelah terdiam beberapa saat


"Ya, Aku serius. Kita akan berburu monster sekaligus mencari peneliti yang menciptakan monster-monster" tegas Paman Felix


"Apakah kita bisa menangkap Alexander? Lihatlah Ia! Ia sangat mirip dengan monster kan?" ucap Carl sambil menunjuk Alexander yang kebingungan setelah mendengar ucapan Carl


"Bukan monster seperti Alexander yang akan dicari, lupakanlah, temui Aku di [Black Star Casino] jam 10 malam" ucap Paman Felix sebelum menghilang dari lokasinya


"Ckckck Paman itu selalu ingin kelihatan keren, bahkan menggunakan skill [Teleportation] untuk menghilangkan dari tempat ini" ucap Carl setelah melihat Paman Felix menghilang


...[BLACK STAR CASINO] - LAS VEGAS...


...JAM 10 MALAM...


...ROOFTOP...


Carl saat ini sedang berdiri di rooftop bersama paman Felix


"Kau bisa merasakannya?" tanya Paman Felix


"Ya, Aku bisa merasakannya" ucap Carl dengan wajah serius

__ADS_1


"Bau alkohol dan uang" lanjut Carl


"BUKAN ITU FCK!" bentak Paman Felix namun diabaikan oleh Carl


"Paman Felix, dimana Bibi Audrey? Apakah Ia mati dimakan monster?" tanya Carl dengan wajah polos


"Kau berkata sekali lagi tentang istriku, maka Ayahmu akan mengadakan pemakaman untukmu besok pagi" ucap Paman Felix dengan pembuluh darah menonjol di dahinya


"Jadi dimana Ia? Apa Ia selingkuh darimu?" tanya Carl sekali lagi


*SWISHH


Tepat di sebelah kiri Carl, sebuah laser merah muncul


"Hei itu skill milik Bibi Audrey! Ternyata Ia masih hidup" ucap Carl


Paman Felix yang mendengar ucapan Carl sudah mengepalkan tinjunya


'Tenanglah Felix, Tenang, ingat Anak di sebelahmu memang bajingan' pikir Paman Felix


"Ayo ikut aku!" ucap Paman Felix sambil melompat dari atap ke atap dengan Carl mengikuti dari sampingnya


"Jadi monster yang akan kita temui adalah monster seperti kelelawar tapi dengan mata merah dan ukuran lebih besar" jelas Paman Felix


"Contohnya seperti itu?" balas Carl sambil menunjuk ke suatu arah


Paman Felix kemudian berbalik dan melihat seekor kelelawar seukuran kepala manusia sedang menuju ke arahnya


"FCK" teriak Paman Felix sambil meraih belati dari sakunya dan berteleportasi di atas kelelawar tersebut


Paman Felix mengayunkan belatinya dan menusuk kelelawar tersebut di kepalanya


"Hei, kenapa ukurannya besar sekali?" tanya Carl


"Obat genetik, menyebabkan sel bertumbuh lebih cepat" jawab Paman Felix


Carl yang mendengar ucapan Paman Felix sedikit memikirkan masa lalu dan teringat sesuatu


"Hei Paman bajingan, Apakah nama peneliti itu Vivian? Vivian White?" tanya Carl


"Wtf?! Bagaimana Kau tau?" teriak Paman Felix dengan terkejut


"Hanya teman universitas, peneliti gila dengan sedikit kepribadian psikopat..." ucap Carl


Mendengar kata Peneliti Gila membuat Paman Felix langsung mengerti perkataan Carl


Adapun Carl saat ini sedang memikirkan kejadian saat kehidupan ke-100


Saat itu, Ia mengejar Xiao Yu yang pergi ke Las Vegas dan berhasil membunuhnya


Carl yang ingin kembali ke bandara tiba-tiba bertemu dengan teman universitasnya, Vivian White, yang telah membunuh beruang hitam dan sedang mengekstrak darah beruang hitam


Vivian yang melihat Carl tanpa pikir panjang langsung berniat untuk membunuhnya


Carl yang hampir ketinggalan pesawat langsung menyerang Vivian dengan bola api dan berhasil membuatnya terluka parah


Namun wanita psikopat itu berhasil selamat dari serangan Carl


Vivian yang terkejut dengan kemampuan super yang ditunjukkan Carl langsung mengalami perubahan kepribadian 180°


Dirinya langsung berubah menjadi masokis-psikopat dan terus mengikuti Carl

__ADS_1


Kembali ke masa sekarang, Carl saat ini sedang berpikir tentang beberapa perubahan


'Saat ini... wanita gila itu harusnya sedang meneliti tentang organ manusia kan? Kenapa tiba-tiba berubah ke ramuan genetik? Apakah Ia kembali ke masa lalu juga?' pikir Carl


Di sisi lain, di sebuah ruang bawah tanah dari pabrik yang ditinggalkan


Seorang wanita cantik yang seumuran dengan Carl sedang melihat di mikroskop


"Akhirnya... Akhirnya berhasil... Ramuan genetik sudah tercipta" gumam Wanita tersebut


"Hehe ramuan ini akan kuberikan pada Carl, setelah ini harusnya Ia akan semakin mencintaiku kan?" ucap wanita cantik itu dengan wajah mesum


*ACHUU


"Apakah ada yang membicarakanku?" ucap Carl setelah bersin


"Hei, Kau bisa bersin?!" tanya Paman Felix


"Tentu saja, Aku juga manusia" balas Carl


"Bocah, kau ke kanan sedangkan Aku ke kiri" ucap Paman Felix dan dibalas anggukan oleh Carl


Carl kemudian berbelok ke kanan sambil menembakkan [Fireball] ke setiap monster yang Ia lihat


...30 Menit Kemudian...


Carl sedang berdiri di menara yang tinggi dan menatap kota Las Vegas yang masih bersinae terang walaupun sudah malam hari


"Sungguh layak menyandang [Kota Hiburan]" ucap Carl


Carl kemudian melihat sejauh 5 KM ada segerombolan capung sedang terbang di langit malam


"Baiklah, sepertinya itu yang terakhir" gumam Carl


Carl kemudian melompat dari menara dan terjatuh dari ke bawah


Suara hembusan angin terdengar di telinganya dan sensasi angin yang mengalir ke tubuhnya terasa menyegarkan


"Baiklah, sepertinya Aku akan sedikit serius untuk meregangkan badan" ucap Carl


Carl kemudian mengangkat jari telunjuknya dan sebuah aura hitam seukuran bola pingpong terbentuk di ujung jari telunjuknya


"Teknik Kematian : [Gelombang Kematian]" gumam Carl


Carl kemudian meniup aura di tangannya dan aura tersebut menyebar dengan cepat menuju gerombolan capung monster


Saat capung tersentuh aura hitam, seketika capung tersebut akan berubah menjadi gerombolan debu


Carl yang telah tiba di tanah akhirnya meregangkan tubuhnya yang pegal


"Akhirnya selesai" ucap Carl dengan senyum lalu berjalan menuju suatu arah


"Ketemu Kau" sebuah suara wanita yang indah dan merdu terdengar dari belakang Carl


Carl yang mendengar suara tersebut melebarkan matanya karena salah satu skill miliknya tidak menyadari bahwa ada orang di sekitarnya


Carl seketika berbalik dan mengambil sebuah dagger berwarna ungu kehitaman yang memancarkan aura mengerikan dari [Inventory]


Carl yang melihat orang tersebut seketika terkejut


"Damn" gumam Carl

__ADS_1


__ADS_2