
Sehari telah berlalu semenjak Vivian membawa Violet dan Grace
Dengan kekuatan keluarga Black, Carl dengan Violet dan Grace resmi memiliki buku nikah
Dan saat malam, Carl langsung menggertak mereka di kasur
Vivian yang bersama Carl juga merasa senang karena ada yang membantunya mengatasi Carl
Carl saat ini sedang duduk di ruang tamu dengan Vivian, Violet dan Grace
Violet dan Grace saat ini masih gemetar ketakutan namun bukan karena takut Carl akan membunuh mereka
Namun mereka ketakutan mengingat kejadian semalam yang terjadi dimana Carl menggertak mereka di kasur hingga membuat mereka pingsan
'Walaupun rasanya nikmat... tapi sangat berlebihan untuk bermain sampai pagi' pikir Violet dan Grace
Sebastian yang berada di pojok ruangan tiba-tiba mendekati Carl dan berbisik kepadanya
"Tuan, salah satu orang yang anda minta kami awasi nampaknya melakukan pergerakan aneh" bisik Sebastian
"Hmmm? Siapa itu?" tanya Sebastian
"Tentara bayaran Rusia dengan codename - Spashiba, namanya Gelya Alexei" ucap Sebastian
Mendengar namanya membuat Carl mengangguk sedikit
"Jadi apa yang Ia lakukan?" tanya Carl
"Ia adalah pemimpin tentara bayaran [Shiba] yang pernah menyerang anda di kapal pesiar. Setelah menyerang anda, nampaknya Ia tiba-tiba pensiun dan datang ke kota New York" lapor Sebastian
Laporan Sebastian membuat Carl sedikit terkejut
Maniak perang seperti Gelya bisa meninggalkan medan perang?
Namun mengingat betapa Gelya sangat menghargai nyawanya membuat Carl merasa normal bagi Gelya untuk meninggalkan medan perang
...----------------...
Di [Black Medical Center]
Seorang dokter wanita yang sedang melakukan operasi tiba-tiba tertegun
Perawat di sekitar yang merasakan perubahan dokter wanita langsung bertanya padanya
"Dr. Lily, apakah anda baik-baik saja?" tanya salah satu perawat
Dokter wanita yang bernama Lily kembali sadar dan menatap para perawat "Aku baik-baik saja, mari lanjutkan operasinya"
...30 Menit Kemudian...
Setelah selesai melakukan operasi
Dr. Lily mengelap keringat di dahinya dan keluar dari ruang operasi dengan terburu-buru
Dr. Lily memasuki ruangan miliknya dan langsung mengunci pintu
Dr. Lily duduk di kursi dan menghela nafas sambil menutup matanya
'Jadi.. aku kembali lagi? Aku harus membunuh Rei sebelum Carl menyadari bahwa aku memiliki hubungan dengan Rei' pikir Lily
Lily, seorang dokter wanita, merupakan kekasih masa kecil Rei
Lily merupakan Heroine dalam kisah Rei namun selalu gagal dalam 100 kehidupan karena Rei dan Lily selalu dibunuh oleh Carl
Lily di kehidupan sebelumnya menyadari bahwa alasan Ia dibunuh karena hubungannya dengan Rei
__ADS_1
Sehingga Ia berpikir untuk menyingkirkan Rei dari hidupnya
"Jadi... bagaimana aku harus menemukan Rei saat ini?" gumam Lily
...----------------...
Di sisi lain, di bandara di New York yaitu Bandar Udara Internasional John F. Kennedy
Seorang pria penuh otot setinggi 190 cm dengan kulit putih dan rambut pirang serta wajah Rusia sedang berjalan di bandara
Keberadaannya yang setinggi 190 cm menjadi pusat perhatian pengunjung di bandara
Pria ini adalah Gelya Alexei
Seorang mantan tentara bayaran sekaligus mantan ketua tentara bayaran [Shiba] yang terkenal di Rusia
Saat Gelya berjalan keluar dari bandara, Ia kemudian menghentikan Taxi dan langsung masuk ke dalamnya
"Ke [Black Five Star Hotel]" ucap Gelya
Setelah 15 menit perjalanan, Gelya akhirnya tiba hotel dan memesan sebuah kamar
"Kamar 124, 124... nah ketemu" gumam Gelya
Saat tiba di kamarnya, Gelya langsung masuk dan mengunci kamarnya
Gelya kemudian melemparkan kopernya ke kasur dan membukanya
Gelya mengeluarkan isi kopernya yang merupakan senjata-senjata panas seperti M416, AKM dan AWM
Gelya meletakkan senjata-senjata miliknya di bawah kasur lalu keluar dari kamarnya
Saat Gelya keluar dari hotel, Ia berjalan-jalan di trotoar untuk mencari udara segar
'Dengan meninggalkan medan perang dan kelompok [Shiba].... seharusnya Carl tidak akan mengincar kelompok tentara bayaran dibawah komandoku kan?
Untuk melawan Carl, senjata yang kubawa tidak cukup...
Aku memerlukan bantuan mereka untuk melawan Carl' pikir Gelya sambil memikirkan Alvin, Xiao Yu, Rei dan yang lainnya
Saat Gelya sibuk berpikir, dirinya tak sengaja menabrak seseorang dan menjatuhkan es krim milik pihak lain
Gelya tersadar dari lamunannya dan segera meminta maaf "Maafkan Aku, akan aku ganti es krim mu"
Gelya mengangkat kepalanya dan melihat seorang pria berotot yang lebih berotot darinya dengan tinggi 2,10 meter
Gelya seketika menyadari pihak di depannya
'Alexander?!!! Kenapa Ia disini?!! Bukankah Ia selalu bersama Carl?!!' pikir Gelya sambil menelan ludahnya karena gemetar ketakutan
Gelya yang merupakan seorang tentara bayaran juga adalah manusia dengan kemampuan super
Skill miliknya adalah [Boost] yang dapat meningkatkan kekuatannya menjadi 2 kali lipat, 3 kali lipat, 4 kali lipat dan seterusnya
Tetapi, bahkan dengan skill [Boost] miliknya, Gelya yakin bahwa Ia tetap tidak dapat mengalahkan Alexander
Jika Carl merupakan Raja Iblis bagi Gelya, maka Alexander adalah perisai Carl bagi Gelya
Adapun Alexander saat ini bisa nyasar di trotoar, hal itu karena....
Semua berawal dari Alexander yang pergi membeli bir untuknya namun Alexander memanfaatkan kesempatan dan membeli es krim
Saat menikmati es krim miliknya, seseorang menabrak es krim miliknya hingga terjatuh
Gelya yang melihat raut wajah Alexander seketika mengangkat tangannya "Bos, maafkan aku, aku akan menggantinya"
__ADS_1
"Tak ada kata maaf" ucap Alexander lalu meraih kerah Gelya dan menyeretnya ke sebuah gang
Gelya mencoba melawan namun semua usahanya sia-sia di hadapan kekuatan absolute Alexander
Akhirnya, Alexander melempar Gelya ke sudut gang terdalam
Alexander berjalan ke Gelya secara perlahan dan mengepalkan tinjunya
"Bocah, apa kau sudah siap?" ucap Alexander
Gelya yang merasakan niat membunuh Alexander langsung mengaktifkan skill miliknya
"[Boost] 1000x" gumam Gelya
Gelya merasa dirinya dipenuhi kekuatan dan meninju ke arah Alexander
Alexander yang melihat tindakan Gelya juga ikut meninju ke arah Gelya
Saat tinju Alexander dan Gelya bertemu, sebuah ledakan angin terjadi
Hasil akhirnya, Gelya terlempar belasan meter dengan tangan kanannya patah serta memuntahkan darah dari mulutnya
"Heh? Lemah sekali. Aku sudah tak berminat" gumam Alexander lalu pergi
"Sungguh sial" gumam Gelya sambil memegangi tangan kanannya dan jatuh pingsan
...----------------...
Adapun Carl, saat ini Ia sedang berada di rumah sakit untuk mengunjungi Alvin dan Xiao Yu
Carl ditemani oleh Vivian, Violet dan Grace
"Halo saudara Alvin dan Xiao Yu! Perkenalkan selir baruku! Violet dan Grace" ucap Carl
Alvin yang melihat Violet langsung tertegun
Begitupun dengan Xiao Yu yang tertegun saat melihat Grace
Violet yang melihat Alvin seketika terkejut karena dirinya mencari Alvin berkali-kali untuk membunuhnya namun tak pernah berhasil
Ia tak menyangka bahwa Alvin disembunyikan oleh Carl
Sedangkan Alvin tak menyangka bahwa gadis pujaan hatinya sekaligus tunangannya jatuh ke tangan Carl
Alvin yang terbungkus perban gemetar marah dan berusaha menerkam Carl namun tak berhasil karena Ia masih tak dapat menggerakkan tubuhnya
"Ngomong-ngomong saudara Alvin, walau Violet adalah selirku, sungguh menyenangkan menggertaknya di kasur dan Ia bahkan tak melawan... Violet bahkan dapat bertahan hingga pagi hari tanpa pingsan" bisik Carl
Alvin yang mendengar bisikan Carl semakin marah dan memaksa dirinya untuk berdiri namun gagal
Sedangkan Xiao Yu saat ini sedang meragukan hidupnya
Grace ini baru 18 tahun kan, mengapa Ia bisa bertemu dengan Carl
Seharusnya keluarga Ava melindunginya
Bahkan kerahasiaan bahwa Grace adalah pewaris keluarga Ava hanya diketahui oleh beberapa orang
Bagaimana Carl mengetahui tentang Grace bahkan sampai menikahinya?
"Saudara Xiao Yu! Kau tahu aku sedikit heran, Grace lah yang membuat kondisimu sampai seburuk ini lalu membawamu kepadaku...
Untungnya aku langsung membawamu ke rumah sakit agar nyawamu terselamatkan...
Apakah Grace ini psikopat???" bisik Carl
Xiao Yu yang mendengar bisikan Carl menyapa Grace dengan tatapan tak percaya
__ADS_1
Kenapa gadis polos yang Ia inginkan bisa sekejam itu?