101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 32 : [Money] I


__ADS_3

Carl memandang rendah Hanzo yang saat ini pingsan di depannya


Sedangkan semua pelayan di mansion Black menatap Carl sembari menunggu perintah lanjutan


"Apa yang kalian lihat? Lanjutkan tugas kalian" ucap Carl saat melihat semua pelayan menatapnya


Para pelayan sontak tertegun dan langsung membubarkan diri dengan terburu-buru


Adapun Sebastian yang masih tinggal, berjalan menuju Hanzo lalu mengangkatnya


"Apakah seperti biasa, Tuan?" tanya Sebastian


"Ya lakukan seperti biasa, jangan biarkan Ia keluar rumah sakit" ucap Carl


"Baik, Tuan" ucap Sebastian lalu memasuk portal yang Ia ciptakan


Adapun Akane saat ini menatap portal tempat Hanzo menghilang dengan tatapan yang bercampur aduk


Ada perasaan sedih, bahagia, lega, dan emosi lainnya melintas di matanya


Akane kemudian menarik nafas dalam dan menepuk pipinya "Sadarlah Akane, Ia yang membunuh keluargamu"


"Benar, Ia yang membunuh keluargamu. Jadi kau harus berterima kasih kepadaku" suara Carl terdengar di belakang Akane


Akane sontak berbalik dan menatap Carl dengan mata gemetar


"Ca-Carl" ucap Akane dengan nada terbata-bata sambil mengingat kejadian 100 kehidupan sebelumnya dan pengalaman di kasur barusan


Akane yang memikirkan hal-hal tersebut seketika semakin gemetaran


...----------------...


Keesokan harinya


Saat ini, Carl sedang duduk berhadapan dengan Kakek Robert dan Paman Felix


Tentunya, ada juga Vivian yang senantiasa memeluk tangan Carl


"Yo Kakek, kau masih hidup rupanya" ucap Carl


Gerakan Kakek Robert yang sedang meminum teh tiba-tiba berhenti sedangkan Paman Felix berusaha untuk menahan tawanya


Suhu di ruang tamu tiba-tiba meningkat dan gelas teh di tangan Kakek Robert mulai menunjukkan tanda-tanda meleleh


Paman Felix seketika terdiam dan mencoba menenangkan Kakek Robert


"Ayah.... Bersabarlah....." ucap Paman Felix dengan pelan

__ADS_1


Kakek Robert akhirnya menjadi tenang setelah dibujuk oleh Paman Felix tetapi mata Kakek Robert masih menatap Carl dengan mata berapi-api


"Suatu hari nanti, aku akan menendang wajahmu dengan kaki berapi milikku" ucap Kakek Robert sambil menatap Carl


"Terserahlah, ngomong-ngomong mengapa kalian memanggilku kesini?" tanya Carl


"Aku hanya ingin membahas mengenai kelompok dunia bawah yang menyerangmu saat di pesta ulang tahun tuan muda keluarga Park" jelas Paman Felix


"Hmmm kelompok apa? Maksudmu [Money] yang memiliki nama aneh itu?" tanya Carl


Paman Felix mengangguk ringan dan menyerahkan sebuah berkas kepada Carl


Carl kemudian melihat-lihat isi dengan cepat dan langsung menutupnya setelah beberapa detik


Carl meletakkan berkas di atas meja lalu mengangguk pada Kakek Robert dan Paman Felix


Setelah membaca file yang diberikan Paman Felix, Carl menyimpulkan bahwa organisasi [Money] adalah sebuah organisasi dunia bawah yang berdiri setahun yang lalu


Saat ini, organisasi [Money] memiliki ratusan anggota dengan berbagai kemampuan super dan memiliki kekayaan berlimpah karena menjual artefak yang dapat meniadakan kemampuan super


Dirumorkan bahwa pemimpin sekaligus pendiri organisasi ini adalah seseorang dengan kemampuan super untuk memanipulasi realitas


Karena kemampuan untuk memanipulasi realitas, kekuatan tersebut ditanamkan kepada artefak


"Jadi, apa yang ingin kau lakukan? Apakah kau memerlukan bantuan keluarga?" tanya Kakek Robert


"Tidak perlu, urusan sederhana seperti ini mudah untuk diatasi" ucap Carl lalu bangkit dari sofa dan pergi menjauh


...----------------...


Setelah berpisah dengan Kakek Robert dan Paman Felix, Carl berteleportasi ke suatu daerah kumuh di pinggiran New York


Carl berjalan menuju suatu bar dan langsung masuk ditemani Vivian


Kedatangan Carl yang tampan dengan pakaian mewah serta Vivian yang cantik menarik perhatian para gangster


Salah satu gangster yang berada dalam keadaan mabuk mendatangi Carl dan Vivian


"H-hei~ bocah, ser-serahkan uang milikmu, cepat! Da-dan serahkan ga-gadis di sebelahmu untukku" ucap gangster tersebut dengan terbata-bata karena efek mabuk


Carl mengerutkan kening dan mengibaskan tangan di depan wajahnya sebagai tanggapan "Bau alkohol yang menyengat"


Gangster yang tak sabar kemudian memegang pundak Carl dan mengerahkan kekuatan di telapak tangannya "Hei, a-apa kau tidak dengar?"


"Berisik" gumam Carl dengan kesal lalu meletakkan tangannya di perut gangster tersebut


Dalam sekejap, gangster tersebut meledak dan gumpalan daging menyebar ke segala penjuru bar

__ADS_1


Tindakan Carl menyebabkan seluruh bar jatuh dalam kesunyian dan hanya suara langkah kaki Carl yang terdengar


Setelah berjalan beberapa langkah, Carl akhirnya tiba di tempat bartender


Bartender yang melihat kedatangan Carl seketika menjadi ketakutan tetapi mencoba untuk tidak memperlihatkan rasa takutnya


Bartender kemudian memasang wajah senyum kepada Carl "Malam pelanggar terhormat, apa yang anda inginkan?"


Carl kemudian meraih sebuah koin yang emas dari ruang hampa dan meletakkannya di atas meja bartender


"Artefak yang meniadakan kemampuan super"


Bartender yang melihat koin emas langsung tersenyum pada Carl


"Baiklah, Tuan terhormat, silahkan ikut aku" ucap bartender


Bartender, Carl, dan Vivian kemudian pergi menuju belakang bar dibawah tatapan ngeri semua orang


Carl akhirnya tiba di pintu belakang bar dan melihat seseorang berdiri belasan meter dari lokasi mereka


"Silahkan ikuti sosok tersebut dan anda dapat membeli artefak yang meniadakan kemampuan super" ucap bartender


Carl mengangguk sebagai tanggapan dan berjalan menuju sosok tersebut


Saat Carl semakin dekat dengan sosok tersebut, sosok tersebut tiba-tiba melemparkan beberapa granat ke arah Carl


"Salam kenal, Tuan Black, terima kasih karena telah menggagalkan rencana kami di keluarga Park" ucap sosok tersebut


Tanpa berusaha menghindari, Carl tetap berjalan lurus dan granat meledak tepat di depan Carl


Tetapi ledakan granat sama sekali tidak memberikan kerusakan kepada Carl bahkan tidak merusak pakaiannya


Carl pun keluar dari asap dan seekor sebesar belasan meter muncul di hadapannya


Ular besar tersebut membuka mulutnya dan mencoba menggigit Carl


Saat taring tersebut menyentuh badan Carl, terdengar suara seperti pertemuan antara dua logam


"Sudah selesai?" tanya Carl


Carl kemudian menyentuh tubuh ular besar di depannya


Setelah itu, tubuh ular raksasa yang awalnya belasan meter, menyusut menjadi belasan centimeter


Tindakan Carl membuat ular tersebut terkejut tak percaya


Saat ular kecil tersebut melihat energi merah di tangan Carl, katanya melebar dan dipenuhi ketidakpercayaan

__ADS_1


"Ba-bagaimana bisa kau memiliki kemampuan yang sama dengan pemimpin" ucapnya dengan nada tak percaya


"Tolong sampaikan salamku kepada Bryan, dan sampaikan bahwa nama organisasi miliknya akan berubah menjadi [Rakyat Miskin]" ucap Carl dengan senyum di wajahnya


__ADS_2