101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 2 : Carl Yang Baik


__ADS_3

Untuk menghindari kekhawatiran Bodyguard, Carl akhirnya menaiki mobil untuk menghindari serangan


Tentunya Supercar Lamborghini


Di sisi lain, di sebuah bus di kota Oxford, seorang pria muda dengan rambut hitam dan mata hitam dengan wajah yang tentunya rata-rata


Pria muda yang sedang tertidur dalam bus tiba-tiba terbangun dengan wajah yang tak dapat dijelaskan


Pria muda tersebut tertegun sejenak lalu mengepalkan tangannya "Carl Black"



Pria ini bernama Alvin Deur, seorang pria yang merupakan protagonis


Namun protagonis ini telah kembali dari masa lalu, tepatnya Alvin Deur juga telah mengalami 100 kehidupan seperti Carl dan selalu terbunuh


Alvin yang merupakan protagonis adalah protagonis yang memiliki kemampuan Martial Arts dan masa depannya adalah di MMA setelah sejak kecil dilatih oleh seorang Master


Alvin Deur kemudian menatap Bus yang familiar, tempat Ia terlahir kembali selama 100 kali


Alvin Deur lalu meminta turun dari bus dan mulai berjalan di trotoar


Karena sibuk merenung, Alvin tak sadar bahwa dirinya sudah berjalan di jalanan dan tak jauh dari lokasinya terdapat Supercar yang sedang dikendarai oleh Carl


Carl yang saat ini sedang mengemudi juga sedang merenung dan tak sadar dengan keberadaan Alvin


Akhirnya Carl tak sengaja menabrak Alvin yang membuat mereka berdua tersadar


Alvin yang tertabrak akhirnya terlempar beberapa meter sedangkan Carl langsung keluar dari mobil untuk melihat apa yang terjadi


Carl yang keluar dari mobil akhirnya melihat Alvin dan sedikit tercengang "What the fck?! Alvin? Apa takdirku harus selalu bertemu protagonis?!!"


Sedangkan Alvin yang tertabrak hanya mengalami sedikit memar dan luka ringan karena fisiknya yang kuat setelah berlatih Martial Arts


Alvin juga melihat Carl dan tercengang 'Carl Black?! Sial bukannya Aku bertemu dengannya setelah seminggu?!'


Carl yang tidak ingin Protagonis mengganggu hidupnya langsung menggunakan System untuk pertama kalinya "System, Aku ingin membuat permintaan"


[Target : Alvin Deur]


[Permintaan : Ditimpa Wanita seberat 200 Kg]


Tepat saat Carl dan Alvin sedang bertatapan, tiba-tiba muncul sebuah sepeda motor dengan satu pengendara dan satu penumpang


Pengendara tersebut sedang panik karena penumpang yang Ia bawa adalah seorang wanita dengan bobot 200 Kg


Akhirnya saat sepeda motor tersebut melewati Alvin, ban sepeda motor tersebut akhirnya tak mampu menahan beban dan meledak


Kemudian penumpang wanita seberat 200 Kg akhirnya jatuh ke samping tepatnya ke arah Alvin


Wanita tersebut menimpa Alvin dan terdengar suara-suara panggilan surga dari Alvin

__ADS_1


*CRACK


"Sial, itu pasti menyakitkan" ucap Carl dan kerumunan penonton juga ikut prihatin dengan kondisi Alvin yang saat ini tertimpa wanita 200 Kg


Akhirnya Wanita 200 Kg akhirnya berdiri dan memperlihatkan Alvin yang saat ini berada di ambang pingsan


"Si-al" gumam Alvin dengan mata putih


Setelah beberapa saat, Ambulance akhirnya tiba dan mengangkut Alvin menuju rumah sakit dengan Carl mengikuti


Di sisi lain, di sebuah perusahaan bernama [Dev Group] terdapat seorang Wanita cantik berusia 25 tahun dengan rambut ungu dan mata ungu sedang fokus mengetik


Sedetik kemudian, wanita tersebut tiba-tiba seperti tersetrum sambil memegangi kepalanya "Aww, Aku... kembali ke masa lalu lagi???"



Wanita ini bernama Violet Dev, Heroine dari Protagonis Alvin


Di masa lalu, Ia juga terbunuh oleh Carl Black di dalam 100 kehidupan dan kembali ke masa lalu


Baik dalam 100 kehidupan maupun saat ini, Carl Black telah menjadi bayangan psikologis baginya


Dengan mendengar namanya sudah cukup membuat Violet gemetar ketakutan


Saat ini, Violet yang masih gemetar tiba-tiba mendengar nada telepon dari Ayahnya dan mencoba menenangkan dirinya


Violet yang telah menenangkan diri, menarik nafas dalam-dalam dan mengangkat handphone


"Tunangan masa kecilmu baru tiba di Oxford, namun tiba-tiba mengalami kecelakaan. Pergi temui Ia di John Radcliffe Hospital, namanya Alvin Deur" ucap Ayah Violet dan menutup telepon


Violet yang mendengar nama Alvin Deur tiba-tiba mengingat bahwa alasan Ia terbunuh oleh Carl Black di kehidupan pertama sampai ke-10 adalah karena Alvin Deur, tunangan masa kecilnya


Semenjak itu, di kehidupan ke-11 sampai ke-100, Violet terus mencoba mengindari Alvin Deur namun tetap selalu terbunuh oleh Carl


Namun Violet menyadari bahwa pertemuannya dengan Alvin adalah seminggu kemudian namun kenapa saat ini lebih cepat dari jadwal???


Violet kemudian menarik nafas dalam-dalam dan memikirkan sesuatu


Alasan Ia terbunuh selama ini karena Alvin, jadi selama Ia membunuh Alvin sebelum diketahui oleh Carl dan merusak bukti pertunangannya dengan Alvin..... harusnya bisa melepaskannya dari tatapan Carl Black bukan??


Violet kemudian turun dari gedung perusahaan dan pergi ke parkiran lalu menaiki mobilnya, tentunya Supercar


15 menit kemudian, Violet tiba di rumah sakit dan berjalan menuju kamar yang telah di katakan oleh resepsionis


"Kamar 103... 103... nah ketemu" ucap Violet


Violet kemudian masuk dan melihat Alvin saat ini sedang terbaring di kasur dengan tubuh berlapiskan perban dan hanya bagian mata serta hidung yang terlihat


Melihat kondisi Alvin membuat Violet yang ingin membunuh Alvin langsung merasa simpati


Walau Violet adalah perempuan, namun dirinya tak segan untuk membunuh

__ADS_1


Keluarga Dev adalah keluarga yang telah ada puluhan tahun dan bisa berdiri hingga saat ini tentu saja karena ada sedikit tangan yang kotor dalam bisnis


[Dev Group] juga adalah usaha yang diwariskan oleh Ayahnya kepada Violet dan Violet menghabiskan banyak darah musuh untuk mempertahankan [Dev Group]


"Hmmm siapa kau?" suara terdengar saat Violet sedang menatap Alvin


Violet yang mendengar suara ini seketika gemetar ketakutan dan berbalik dengan kaku


Violet melihat wajah Carl yang sedang tersenyum ke arahnya dengan ekspresi heran


Violet mencoba untuk tersenyum tetapi senyumnya terlihat kaku "Ahhh maaf, Aku sepertinya salah memasuki kamar" lalu keluar dari kamar dan keluar dari rumah sakit


Sedangkan Carl saat ini terheran-heran "Gadis itu harusnya Violet kan? Kenapa Ia menjauh dariku? Padahal tunangannya ada disini"


"Hei Luke, Apa aku terlihat mengerikan??"


Carl yang telah memasukkan chip AI Luke ke dalam otaknya akhirnya bertanya


...(Tidak Master! Andalah yang tertampan di dunia!)...


Carl yang mendengar pujian Luke juga mengangguk setuju "Kau benar, Aku yang tertampan"


"Ngomong-ngomong System, kenapa semua Protagonis atau Heroine yang ku temui sepertinya menatapku dengan aneh? Apa yang kau lakukan??" tanya Carl dengan ekspresi aneh


...[DING!!!]...


...[HOST! APA ANDA TIDAK MENYADARINYA???]...


...[SELAMA ANDA KEMBALI KE MASA LALU, SEMUA PROTAGONIS DAN HEROINE JUGA AKAN MENDAPATKAN INGATAN MASA LALU MEREKA!]...


...[APA ANDA BODOH ATAU CACAD MENTAL KARENA TIDAK MENYADARINYA SELAMA INI???]...


"Sialan" ucap Carl ketika melihat ejekan System namun tetap sedikit tercengang ketika melihat info dari System


"Ternyata bukan Aku yang bertambah bodoh setiap kehidupan, tetapi mereka yang bertambah pintar karena ingatan masa lalu" ucap Carl seolah-olah tercerahkan


Carl pun mendengar suara erangan dari Alvin yang baru tersadar dan mendatanginya "Astaga brother Alvin, Apa kau baik-baik saja??"


Alvin yang mendengar pertanyaan Carl menatap Carl dengan tatapan membunuh


Bajingan! Kau yang menabrakku dan akhirnya Aku yang tertimpa gadis gendut!!


Sekarang Kau masih bertanya Aku baik-baik saja??!!


Pergilah sumber kesialanku!!


Carl mengabaikan tatapan Alvin dan tersenyum lebar "Tidak apa-apa brother Alvin, Aku sudah membayar tagihan rumah sakit mu jadi nikmatilah pemulihan mu disini! Bagaimana? Aku baik kan??"


Alvin yang mendengar ucapan Carl menjadi kesal dan ingin menerkam Carl lalu meninju perutnya namun dirinya sekarang tidak bisa bergerak


"Tenanglah brother Alvin, saat ini tulang rusukmu patah, tulang tangan dan kakimu retak, dokter mengatakan bahwa perlu 6 bulan untuk sembuh" ucap Carl dengan khawatir

__ADS_1


"Kalau begitu aku pergi dulu brother, Aku perlu menangani beberapa urusan! Good bye!" ucap Carl


__ADS_2