101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 14 : The Perfect Love II


__ADS_3

Carl kemudian bersiap untuk berteleportasi sekali lagi untuk menghindari Vivian di depannya


"Carl, setiap kali kamu berdiri dari kursimu, seseorang di tempat ini akan mati loh" ucap Vivian dengan tersenyum


"Hoh? Apa aku terlihat seperti mementingkan nyawa manusia disini?" ucap Carl


"Tentu tidak, seperti itu Carl yang kukenal" ucap Violet


Carl kemudian berteleportasi dan menghilang dari tempatnya


Vivian pun mengikuti Carl dan juga ikut menghilang dari tempatnya


Setelah Vivian menghilang, rumah makan tiba-tiba meledak dan semua manusia di dalamnya hancur menjadi abu


Carl kemudian mendarat di lokasi reruntuhan [Golden Casino]


Namun sedetik kemudian, Vivian juga ikut muncul di sebelah Carl


Carl sekali lagi berteleportasi dan muncul di New York..... Namun Vivian juga tetap mengikuti


Carl lalu berteleportasi ke berbagai tempat


Ke Gurun Sahara, Gagal


Ke Hutan Amazon, Gagal


Ke Gedung WTC, Gagal + Ditabrak pesawat


Ke Palung Mariana, Gagal


Ke Segitiga Bermuda, Gagal


Carl kemudian berhenti di sebuah sabana di Afrika lalu mengambil ancang-ancang untuk menyerang


Sedetik kemudian, Vivian muncul beberapa meter di depan Carl


...[Carl ingin menyerang Anda dengan tinju]...


Carl dengan kecepatan yang sangat cepat langsung muncul di depan Vivian dengan tinju terkepal


Vivian yang saat ini sebanding dengan Carl langsung mengulurkan tangannya dan menahan tinju Carl


Saat menahan tinju Carl, tanah di bawah Vivian langsung retak seolah-olah terkena gempa 10 Magnitudo


Carl kemudian menarik tinjunya dan berputar ke kiri 360° di udara


Lalu membuat gerakan menendang ke arah leher Vivian dengan kaki kanan belakang


...[Carl ingin menendang Anda di bagian kanan leher]...


Vivian mengangkat tangan kirinya dan menahan tendangan Carl dengan lengan kiri


Carl menarik kaki kanannya dan melakukan backflip di udara dengan punggung kaki kirinya menuju ke arah tengkorak Vivian


...[Carl berniat menyerang kepala Anda]...


Vivian mengangkat kedua tangannya dan membentuk huruf X


Punggung kaki kiri Carl ditahan oleh Vivian dan Carl yang masih berada di udara mengeluarkan sebagai belati emas dari [Inventory] lalu menusuknya ke arah leher bawah Vivian

__ADS_1


Namun serangan Carl menembus tubuh Vivian seolah-olah Vivian tak berwujud


Vivian yang masih dalam kondisi [Space and Time] langsung menggunakan skill [Teleportation] dan muncul beberapa meter dari Carl


Carl yang masih berada di udara kemudian mendarat di tanah dengan ringan


'Tch bahkan dengan sedikit serius masih bisa mengimbangiku, sepertinya benar bahwa Ia sama kuatnya denganku' pikir Carl


Carl kemudian berteleportasi sekali lagi dan menghilang dari sabana yang telah hancur karena pertarungan Carl dengan Vivian


Setelah beberapa detik kepergian Carl, terlihat dua sosok yang mirip dengan Carl dan Ayahnya, John


Kedua orang ini adalah Paman Adam dan sepupu Carl, Tom


"Jadi menurutmu apa yang terjadi disini nak?" tanya Paman Adam kepada Tom


"Melihat retakan di sini, terlihat seperti baru saja terjadi gempa" ucap Tom


"Ya betul sekali, sepertinya seseorang dengan kemampuan super gempa baru saja tiba disini" balas Paman Adam


"Ma-maksudmu [The Walking Earthquake] (Gempa Bumi Berjalan) tiba disini?" ucap Tom dengan terkejut


"Sepertinya tidak, [The Walking Earthquake] seharusnya masih di Jepang" ucap Paman Adam


Di sisi lain, Carl akhirnya tiba di Las Vegas kembali namun dengan tamu baru di sisinya


Alexander yang sedang tidur di sofa dan Arima yang membaca buku tiba-tiba merasakan kehadiran asing


Mereka mulai menyerang Vivian tanpa menunggu perintah Carl terutama setelah merasakan aura pada Vivian


Sebastian yang berada di ujung ruangan tampak mengaktifkan skill [Space and Time] pada Alexander dan Arima


Sedangkan Alexander dan Arima berdiri diam di tempat setelah melewati tubuh Vivian


"Hei otak otot, Apa kau bisa merasakannya?" tanya Arima


"Ya, Aku bisa, rasanya seperti lehermu terbelah" ucap Alexander sambil memegang lehernya


"Untung saja ada Tuan Sebastian yang membantu kita" ucap Arima sambil memperbaiki kacamatanya


Carl akhirnya duduk di sofa dan Luke segera menyalakan TV untuk Carl


Sedangkan Vivian bagaikan tamu tak diundang dan langsung duduk di sebelah Carl


Saat Carl sedang menonton TV, Ia melihat berbagai berita menarik


Salah satunya adalah


...[Tuan Muda Xiao, Pewaris Keluarga Xiao, Menghilang di Las Vegas di kediamannya]...


Carl kemudian menatap Sebastian yang dibalas anggukan olehnya


"Tuan Muda Xiao diculik oleh [Blue Diamond Casino] yaitu Nona Grace, alasan tidak diketahui" ucap Sebastian


Carl pun mengangguk dan mulai memikirkan sesuatu di benaknya


'Grace? Grace Ava? Ahh Aku ingat, Heroine Xiao Yu! Tapi untuk apa Ia menculik Xiao Yu? Dari kehidupan ke-11 sampai ke-100 sepertinya mereka tidak begitu akrab' pikir Carl


...[Carl sedang memikirkan hubungan Xiao Yu dan Grace Ava dari Keluarga Ava]...

__ADS_1


Vivian yang melihat info skill miliknya hanya mengabaikannya dan memeluk tangan Carl


"Daripada memikirkan mereka? Kenapa tidak memikirkan ku saja" ucap Vivian dengan mata penuh pesona


"Ugh" gumam Carl


*DING DONG


Suara bell pintu kamar hotel berbunyi dan suara Rain menggema di dalam ruangan


"Tuan, pengunjung yang datang adalah Nona Grace dari Keluarga Ava" suara Rain, ketua [Shadow Killer] menggema di kamar hotel


"Biarkan Ia masuk" ucap Carl


Sebastian kemudian membuka pintu dan Grace masuk ke dalam kamar dengan sebuah koper yang Ia seret


"Halo Tuan Black, perkenalan saya Grace, kali ini [Blue Diamond Casino] ingin mengadakan kerja sama dengan [Black Star Casino] untuk selalu berlindung di bawah [Black Star Casino], apakah Tuan Black tidak keberatan?" ucap Grace


Setelah selesai berbicara, Grace tiba-tiba merasakan sebuah tekanan berat menimpanya dan sebuah niat membunuh yang intens diarahkan kepadanya


Grace mengangkat sedikit kepalanya dan melihat seorang wanita yang sangat cantik sedang menatap dirinya dengan niat membunuh


Seolah-olah berkata


Hei, jal*ng! Siapa kau berani menganggu kami?


Cepat pergi sebelum kubunuh kau


"Baiklah, mari bekerja sama, biaya perlindungan adalah 25% penghasilan [Blue Diamond Casino] selama sebulan, dan berikan kartu namaku pada manager [Black Star Casino]" ucap Carl sambil melempar kartu namanya


"Baiklah, Tuan Black. Ini ada sedikit hadiah dari pihak kami" ucap Grace lalu memberikan koper kepada Sebastian


"Baiklah, Tuan Black, saya pamit undur diri" ucap Grace lalu berlari keluar setelah tidak tahan dengan niat membunuh Vivian


Setelah Grace keluar, wajah Vivian yang dingin akhirnya kembali dengan senyum ceria


Carl pun hanya menggelengkan kepala melihat tingkah wanita di sebelahnya


"Jadi Sebas, apa isi koper itu?" tanya Carl


Sebas kemudian membuka koper dan memperlihatkan Xiao Yu yang tubuhnya saat ini telah penuh memar dan luka


Dengan pengetahuan medis level SSS+, Carl dapat melihat kondisi Xiao Yu saat ini


"200 tulang retak, tengkorak retak, otot robek, sendi bengkak, otak mengalami gegar otak parah, organ pencernaan dan pernapasan terluka, pendarahan berlebih, infeksi luka yang parah" gumam Carl


"Bawa Ia ke rumah sakit yang sama dengan brother Alvin, pastikan Ia mendapat perawatan yang baik tapi jangan sampai Ia cepat sembuh, dan sembunyikan identitasnya dengan baik" ucap Carl pada Arima


Arima kemudian mengangguk dan membawa Xiao Yu sambil menyeretnya


Saat Arima menyeret Xiao Yu, Arima tidak menyadari bahwa kepala Xiao Yu terbentur di tembok


"Ugh, 200 tulang retak menjadi 201 tulang retak" gumam Carl


"Tuan Muda, ada permintaan dari Tuan dan Nyonya untuk segera kembali ke Mansion Keluarga Black" ucap Sebastian


"Baiklah, nanti malam kita akan berangkat ke Mansion" ucap Carl


Carl tak menyadari bahwa Vivian tersenyum tipis saat mendengar Carl akan pergi ke Mansion Keluarga Black

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi di Mansion Keluarga Black?


__ADS_2