101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 4 : [Black Group]


__ADS_3

Sudah 3 hari semenjak Alexander dan Arima datang ke Villa dan resmi menjadi pengawal Carl


Saat ini, Carl sedang bersiap-siap untuk pergi ke kediaman keluarga [Black] di New York City


Selain Carl, Alexander dan Arima juga mengikuti Carl sebagai pengawal Carl


Sedangkan kelompok [Shadow Killer] mengikuti Carl dari belakang


Carl kemudian menatap Sebastian dan mengangguk


Sebastian yang melihat tanda dari Carl juga balas mengangguk dan menjentikkan jarinya


Kemudian sebuah portal sebesar 5 meter berwarna keemasan muncul di depan Carl


Melihat portal didepannya, Carl tak menunjukkan reaksi apapun dan berjalan masuk


Lagipula dalam 100 kehidupan sebelumnya, Carl telah melihat Sebastian menggunakan skill miliknya jutaan kali


Skill Sebastian adalah [Space and Time] yang bisa mengendalikan ruang dan waktu sesuka hatinya walau Sebastian jarang menggunakan skill Time karena tak diperlukan


Setelah Carl memasuki portal, Alexander dan Arima serta [Shadow Killer] juga ikut memasuki portal


Sebastian pun ikut memasuki portal setelah semuanya telah memasuki portal dan portal kemudian tertutup


Setelah keluar dari portal, Carl tiba di depan Mansion keluarga [Black] dan langsung masuk


Carl kemudian disambut iringan pelayan yang kecantikannya setingkat dengan model


"SELAMAT DATANG TUAN MUDA BLACK"


Sebastian kemudian berjalan di samping Carl berbisik kepadanya "Tuan Muda, Tuan menunggu anda di ruang tamu"


Carl pun mengangguk dan berjalan menuju ruang tamu diikuti dengan Sebastian, Alexander dan Arima


Setibanya di ruang tamu, Carl melihat seorang pria paruh baya dan seorang wanita paruh baya yang berusia sekitar 40 tahunan namun usia mereka tidak dapat menyembunyikan pesona dan aura mereka



Ketika melihat Carl, wanita paruh baya tersebut langsung berjalan tergesa-gesa menuju Carl dan memeluknya


"Astaga Carl, sungguh Ibu lama tak bertemu denganmu dan sekarang kau telah dewasa" ucap wanita paruh baya tersebut


Pria paruh baya yang melihat ini hanya tersenyum "Astaga Anna, Kau hanya tak bertemu dengannya selama 1 tahun dan kau bilang itu lama?" ejek pria paruh baya tersebut

__ADS_1


"Diamlah John" balas wanita paruh baya tersebut dengan kesal


Carl kemudian duduk di sofa diikuti dengan Ibunya, sedangkan Sebastian dan yang lainnya pergi menjauh dari ruang tamu


John kemudian mengeluarkan selembar kertas dan meletakkannya di depan Carl


"Apa ini?" tanya Carl


"Surat pengalihan kekuasaan" balas Ayahnya, John


Carl seketika mengerti dengan maksud ayahnya dan menatapnya dengan aneh


Anda orang tua menyerahkan seluruh perusahaan ke anak yang baru lulus universitas?!


Merasakan tatapan Carl, John memasang wajah sedih "Apa kau tega melihat Ayahmu yang sudah tua ini bekerja larut hingga kelelahan?"


Namun Carl hanya membalas dengan ekspresi menghina


Pak tua, kau itu manusia super, Aku ingat Kau menghajar Alexander waktu Aku masih kecil


Namun Pak Tua John menghiraukan hinaan Carl dan melambaikan tangannya "Intinya tanda tangani saja surat ini"


Carl pun hanya menghela nafas dan akhirnya menandatangani surat tersebut


"Ngomong-ngomong dimana yang lainnya? Kenapa aura disini lebih tenang?" tanya Carl


Paman Felix dan bibi Audrey sedang mengurus masalah dunia bawah di Las Vegas


Paman Ernest dan bibi Merlin sedang mengurus masalah di PBB


Sedangkan sepupu-sepupumu yang lainnya sedang menikmati hidup dan bersenang-senang" ucap Ibunya dan dibalas anggukan oleh Carl


Carl pun berbincang dengan Ayah dan Ibunya selama satu jam penuh sebelum kembali ke kamarnya


Carl memasuki kamarnya dan masih tetap terkagum dengan kamar miliknya


Kamar ini seluas 100 meter dengan berbagai perlengkapan dan hiasan yang sangat mewah



Carl pun melompat ke kasurnya dan menutup matanya "Sungguh Surga" gumam Carl


Carl tiba-tiba teringat dengan Alvin yang dulu Ia tabrak dan merasa kasihan "Sungguh Protagonis yang kasihan, apakah Ia baik-baik saja saat ini??"

__ADS_1


Disisi lain, Alvin yang masih terbaring di ranjang rumah sakit tiba-tiba bersin dan merinding seketika "Sial kapan Aku bisa sembuh! Aku ingin membunuh Carl secepatnya"


Setelah beberapa menit berkabung untuk Alvin, Carl kemudian mendengar ketukan dari pintu dan suara Sebastian dibaliknya


"Tuan Muda, Tuan John meminta anda untuk pergi ke gedung utama [Black Group] untuk peresmian sebagai kepala [Black Group]"


Mendengar hal itu, Carl bangkit dari kasur dan membuka pintu


"Kalau begitu siapkan mobil, tak perlu menggunakan portal" ucap Carl


Saat di mobil, Carl menatap keluar jendela dan melihat gedung-gedung yang menjulang tinggi di New York


Adapun Alexander dan Arima, mereka mengikuti dari Carl dengan mobil yang lainnya


Setelah beberapa saat, Carl akhirnya tiba di depan gedung [Black Group] dan berjalan masuk


Disana Carl melihat manager-manager menyambut kedatangannya dan membungkuk hormat


"Selamat datang Tuan Muda Black"


Carl mengangguk sederhana pada mereka dan berjalan menuju lift untuk pergi ke ruangan Kepala Perusahaan


Sesampainya di ruangan, Carl mau tak mau mengagumi selera estetika ayahnya ketika melihat ruangan ini


Ruangan ini sangat mewah bahkan terdapat dapur, kamar tidur, bathroom


Ruangan ini lebih cocok disebut rumah dibandingkan ruangan kerja


Carl pun duduk di kursi dan manager-manager perusahan berdiri di depan Carl untuk memberikan laporan perusahaan


Selama 2 jam, Carl mendengarkan laporan perusahaan dan perkiraannya perusahaan masih berjalan stabil


"Namun Tuan Muda, kemungkinan informasi mengenai kenaikan anda menjadi Pemimpin akan menyebabkan kegemparan di masyarakat


Kemungkinan saham akan menurun dan beberapa keluarga besar akan mencari kesempatan untuk berurusan dengan anda" ucap salah satu manager


Carl mengangguk atas perkataan Manager dan Carl juga menyadari bahwa setelah ini adalah saat bagi Carl untuk meletakkan fondasi di dunia bisnis


Setelah itu, manager-manager keluar dari ruangan atas perintah Carl dan menyisakan Carl seorang diri dalam ruangan sedangkan Alexander dan Arima berdiri di depan pintu ruangan


Saat Carl sedang bersantai di ruangan kerja, dunia dihebohkan dengan pergantian pemimpin [Black Group]


Lagipula gelar manusia terkaya nomor 1 di dunia bukanlah lelucon apalagi yang menggantikannya adalah anak orang terkaya di dunia

__ADS_1


Terutama popularitas Carl sebagai anak orang terkaya di dunia dan ketampanannya sudah cukup untuk membuat dunia heboh


Saat ini pun terdapat skema-skema jahat dari kegelapan yang ingin berurusan dengan Carl baik dari anggota dunia bawah, pemilik kekuatan super, bahkan keluarga-keluarga besar yang merupakan musuh keluarga [Black]


__ADS_2