
Carl tercengang ketika melihat orang-orang di depannya
Semua orang di depannya memiliki ciri yang sama dengan Vivian
Semuanya memiliki rambut putih dengan kedua pupil mata yang berbeda warna
Semua itu merupakan ciri khas keluarga [White] yang mudah dibedakan dari manusia biasa
Bahkan keluarga [Black] juga memiliki ciri khas tersendiri yaitu rambut hitam
Keluarga [White] adalah keluarga terkaya nomor 2 di dunia
Sama seperti keluarga [Black] milik Carl, keluarga [White] tidak sekedar kaya di permukaan
Tapi memiliki sejarah keluarga yang panjang
Keluarga [Black] dan [White] memiliki sejarah yang panjang di Eropa, Amerika, dan Asia
Bahkan bisa dikatakan bahwa penguasa-penguasa dunia hanya keluarga [Black] dan [White]
Sedangkan penguasa dunia seperti presiden suatu negara hanyalah seperti pemimpin boneka milik kedua keluarga tersebut
Walaupun keluarga [Black] dan [White] dianggap setara
Nyatanya terdapat kesenjangan yang sedikit lebar antara keluarga [Black] dan [White]
Yaitu pewaris keluarga
Sejak dahulu kala, keluarga [Black] lebih sering melahirkan laki-laki
Sedangkan keluarga [White] cenderung melahirkan perempuan
Oleh sebab itu, selalu ada kesenjangan antara kedua keluarga disebabkan masa depan keluarga [Black] jatuh pada laki-laki yang dilahirkan
Sedangkan pewaris keluarga [White] jatuh pada suami yang dinikahi wanita keluarga [White]
Kembali ke laptop, saat ini Carl terheran dengan keberadaan keluarga [White] yang duduk di ruang makan bersama anggota keluarga [Black]
Bahkan saat ini keluarga [Black] berada dalam kondisi yang lengkap
Yaitu
Kakek [Robert]
Nenek [Marry]
Ayah Carl [John]
Ibu Carl [Anna]
Paman [Adam] dan Bibi [Jeanne]
Paman [Felix] dan Bibi [Audrey]
Paman [Ernest] dan Bibi [Merlin]
Sepupu Carl [Abel] [George] [Tom] yaitu anak Paman [Adam] dan Bibi [Jeanne]
Sepupu Carl [Aiden] [Ailey] yaitu anak Paman [Felix] dan Bibi [Audrey]
Sepupu Carl [Ruby] [Celina] yaitu anak Paman [Ernest] dan Bibi [Merlin]
Sedangkan dari keluarga [White] hanya terdapat 2 orang yang terlihat seperti Ayah dan Ibu Vivian
__ADS_1
Carl dapat mengenal kedua orang ini, yaitu paman [David] dan bibi [Alice]
"Apa yang kau lakukan anak nakal? Cepat duduk" ucap Pak Tua John
Saat Carl dan Vivian duduk, tatapan kedua keluarga pada mereka terlihat sangat aneh
'Sial, pasti mereka mengetahui kejadian di kamar' pikir Carl
Sedangkan Vivian saat ini tersenyum dan duduk elegan seolah-olah memiliki kepribadian yang berbeda
Carl kemudian mengambil pisau dan garpu untuk memakan steak di depannya
Begitupun dengan anggota keluarga yang lainnya
...30 Menit Kemudian...
Sepupu Carl [Abel] yang duduk di sebelah Carl, mendekatkan kepalanya ke Carl
"Wow Kak Carl, tak percaya kau berani berbuat seperti itu sebelum pertunangan diresmikan" bisik Abel
Carl yang mendengarkan ucapan Abel mengerutkan kening dan menatap Abel dengan aura berapi-api di sekitarnya
"Lihatlah Kak Aiden, umurmu seumuran dengan Kak Carl namun kamu belum mendapat pacar" bisik Abel berbisik kepada [Aiden] di sebelahnya
Aiden meletakkan pisau dan garpu di meja kemudian menutup matanya
"Dibandingkan Aku yang tak punya pacar, bagaimana dengan kabarmu yang ditolak oleh wanita pujaanmu?" ucap Aiden dengan tenang
"Pffftt" kaget Abel
"Yah kalian berdua berhentilah, kali ini kita akan membahas tentang suatu urusan" ucap Kakek [Robert] sambil mengeluarkan sebuah buku nikah
"Jadi ini adalah buku nikah kalian berdua, kalian sekarang sudah resmi menikah" ucap Kakek Robert
"Yeyy" ucap Vivian
"Tu-" ucap Carl namun terhenti saat Vivian menariknya menuju kamar Carl
'*Sejak k*apan ada pernikahan seperti ini?!' Pikir Carl sambil berusaha membebaskan diri namun tak bisa karena ditahan dengan [Anti Skill] milik Vivian
"Hei sungguh menyenangkan menjadi muda" ucap Paman David, Ayah Vivian
"Kau benar" ucap Pak Tua John dan Kakek Robert
...Keesokan Hari...
Carl terbangun dari tidurnya dengan tubuh tanpa busana
Carl teringat kejadian dengan kemarin malam dengan jelas berkat salah satu skill [Perfect Memory]
Carl gemetar memikirkan Vivian bahkan tidak merasakan lelah setelah melakukannya sampai pagi
"Sial wanita masokis itu memang tidak normal apalagi setelah mendapat kekuatanku" gumam Carl
Carl kemudian berbalik dan menyadarinya bahwa Vivian tidak ada di sebelahnya
Kemudian pintu kamar mandi terbuka dan Vivian keluar dari pintu tersebut tanpa busana
"SIAL" ucap Carl
Vivian yang melihat Carl sudah terbangun langsung berteleportasi tepat di sebelah Carl lalu memeluknya
Carl yang setinggi 1,90 meter dan Vivian 1,75 meter membuat Vivian terlihat seperti anak anjing yang berusaha melompat ke pemiliknya
__ADS_1
Vivian kemudian menyudahi pelukannya dan menatap Carl dengan wajah penuh nafsu
"Berhenti memikirkan kejadian kemarin dan hentikan tatapan seperti itu" ucap Carl setelah melihat wajah Vivian
"Jadi, apa yang ingin kau makan untuk sarapan?" tanya Vivian
"Ha?" ucap Carl dengan terkejut
Kau wanita masokis masih bisa memikirkan hal seperti memasak?!
Bukankah kau hanya bisa memikirkan nafsu setiap hari???
Vivian kemudian mengeluarkan berbagai makanan dari [Inventory] dan menatap Carl seolah menginginkan pujian
"Ugh" ucap Carl setelah melihat wajah Vivian sambil memakan makanan yang disediakan
Lewatkan scene makan, Carl saat ini sedang berada di limosin miliknya dengan Sebastian, Alexander dan Arima yang berada di depan
Adapun Vivian, Ia sedang memeluk Carl sambil tertidur dan tidak pernah melepaskannya seperti anak kucing
"Lapor Tuan Muda, Alvin dan Xiao Yu telah berada dipindahkan ke rumah sakit milik keluarga [Black]" ucap Sebastian
"Kerja bagus" ucap Carl
Carl kemudian memberikan list nama-nama kepada Sebastian
"Perhatikan mereka saat ini, apabila terdapat perubahan tindakan, segera laporkan kepadaku" ucap Carl
Carl menyadari bahwa para Protagonis dan Heroine dapat kembali ke masa lalu
Jadi Carl berjaga-jaga agar para protagonis dan Heroine tidak melakukan sesuatu yang mengganggu dirinya yang ingin menikmati hidup di kehidupan ke-101
"Tuan Muda, kami telah tiba di rumah sakit [Black Medical Center]" ucap Sebastian
Carl berbalik ke jendela dan melihat rumah sakit yang sangat besar dan luas
Carl mengangguk puas pada rumah sakit ini, rumah sakit milik keluarga Black sekaligus rumah sakit terbaik nomor 1 di dunia
"Ayo masuk, kita temui kawan kita" ucap Carl
"Hmmm Ayo" ucap Vivian dari samping
"Keparat! Kau mengejutkanku" ucap Carl terkejut
Carl berjalan di koridor rumah sakit dengan Vivian yang memeluk lengannya
Sedangkan Sebastian, Alexander dan Arima mengikuti dari belakang
Arima menggunakan [Illusion] miliknya dan membentuk ilusi agar semua orang tidak dapat menyadari keberadaan Carl
Hal itu dilakukan supaya tidak menimbulkan keributan lagipula keberadaan Carl cukup untuk menjadi trending topic di berita
Carl kemudian memasuki suatu bangsal yang sangat besar
Bangsal ini terlihat seperti aula dengan luas 1 KM dan lebar 1 KM
Carl melihat Alvin dan Xiao Yu sedang berada di kasur rumah sakit dengan perban di sekujur tubuhnya
"Halo Brother Alvin dan brother Xiao Yu" salam Carl sambil tersenyum ceria pada mereka seperti teman lama
Fck! Kenapa kau disini?!!!
Begitulah wajah mereka saat ini saat melihat Xiao Yu
__ADS_1