101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 16 : The Perfect Love IV


__ADS_3

Carl tercengang ketika melihat orang-orang di depannya


Semua orang di depannya memiliki ciri yang sama dengan Vivian


Semuanya memiliki rambut putih dengan kedua pupil mata yang berbeda warna


Semua itu merupakan ciri khas keluarga [White] yang mudah dibedakan dari manusia biasa


Bahkan keluarga [Black] juga memiliki ciri khas tersendiri yaitu rambut hitam


Keluarga [White] adalah keluarga terkaya nomor 2 di dunia


Sama seperti keluarga [Black] milik Carl, keluarga [White] tidak sekedar kaya di permukaan


Tapi memiliki sejarah keluarga yang panjang


Keluarga [Black] dan [White] memiliki sejarah yang panjang di Eropa, Amerika, dan Asia


Bahkan bisa dikatakan bahwa penguasa-penguasa dunia hanya keluarga [Black] dan [White]


Sedangkan penguasa dunia seperti presiden suatu negara hanyalah seperti pemimpin boneka milik kedua keluarga tersebut


Walaupun keluarga [Black] dan [White] dianggap setara


Nyatanya terdapat kesenjangan yang sedikit lebar antara keluarga [Black] dan [White]


Yaitu pewaris keluarga


Sejak dahulu kala, keluarga [Black] lebih sering melahirkan laki-laki


Sedangkan keluarga [White] cenderung melahirkan perempuan


Oleh sebab itu, selalu ada kesenjangan antara kedua keluarga disebabkan masa depan keluarga [Black] jatuh pada laki-laki yang dilahirkan


Sedangkan pewaris keluarga [White] jatuh pada suami yang dinikahi wanita keluarga [White]


Kembali ke laptop, saat ini Carl terheran dengan keberadaan keluarga [White] yang duduk di ruang makan bersama anggota keluarga [Black]


Bahkan saat ini keluarga [Black] berada dalam kondisi yang lengkap


Yaitu


Kakek [Robert]


Nenek [Marry]


Ayah Carl [John]


Ibu Carl [Anna]


Paman [Adam] dan Bibi [Jeanne]


Paman [Felix] dan Bibi [Audrey]


Paman [Ernest] dan Bibi [Merlin]


Sepupu Carl [Abel] [George] [Tom] yaitu anak Paman [Adam] dan Bibi [Jeanne]


Sepupu Carl [Aiden] [Ailey] yaitu anak Paman [Felix] dan Bibi [Audrey]


Sepupu Carl [Ruby] [Celina] yaitu anak Paman [Ernest] dan Bibi [Merlin]


Sedangkan dari keluarga [White] hanya terdapat 2 orang yang terlihat seperti Ayah dan Ibu Vivian

__ADS_1


Carl dapat mengenal kedua orang ini, yaitu paman [David] dan bibi [Alice]


"Apa yang kau lakukan anak nakal? Cepat duduk" ucap Pak Tua John


Saat Carl dan Vivian duduk, tatapan kedua keluarga pada mereka terlihat sangat aneh


'Sial, pasti mereka mengetahui kejadian di kamar' pikir Carl


Sedangkan Vivian saat ini tersenyum dan duduk elegan seolah-olah memiliki kepribadian yang berbeda


Carl kemudian mengambil pisau dan garpu untuk memakan steak di depannya


Begitupun dengan anggota keluarga yang lainnya


...30 Menit Kemudian...


Sepupu Carl [Abel] yang duduk di sebelah Carl, mendekatkan kepalanya ke Carl


"Wow Kak Carl, tak percaya kau berani berbuat seperti itu sebelum pertunangan diresmikan" bisik Abel


Carl yang mendengarkan ucapan Abel mengerutkan kening dan menatap Abel dengan aura berapi-api di sekitarnya


"Lihatlah Kak Aiden, umurmu seumuran dengan Kak Carl namun kamu belum mendapat pacar" bisik Abel berbisik kepada [Aiden] di sebelahnya


Aiden meletakkan pisau dan garpu di meja kemudian menutup matanya


"Dibandingkan Aku yang tak punya pacar, bagaimana dengan kabarmu yang ditolak oleh wanita pujaanmu?" ucap Aiden dengan tenang


"Pffftt" kaget Abel


"Yah kalian berdua berhentilah, kali ini kita akan membahas tentang suatu urusan" ucap Kakek [Robert] sambil mengeluarkan sebuah buku nikah


"Jadi ini adalah buku nikah kalian berdua, kalian sekarang sudah resmi menikah" ucap Kakek Robert


"Yeyy" ucap Vivian


"Tu-" ucap Carl namun terhenti saat Vivian menariknya menuju kamar Carl


'*Sejak k*apan ada pernikahan seperti ini?!' Pikir Carl sambil berusaha membebaskan diri namun tak bisa karena ditahan dengan [Anti Skill] milik Vivian


"Hei sungguh menyenangkan menjadi muda" ucap Paman David, Ayah Vivian


"Kau benar" ucap Pak Tua John dan Kakek Robert


...Keesokan Hari...


Carl terbangun dari tidurnya dengan tubuh tanpa busana


Carl teringat kejadian dengan kemarin malam dengan jelas berkat salah satu skill [Perfect Memory]


Carl gemetar memikirkan Vivian bahkan tidak merasakan lelah setelah melakukannya sampai pagi


"Sial wanita masokis itu memang tidak normal apalagi setelah mendapat kekuatanku" gumam Carl


Carl kemudian berbalik dan menyadarinya bahwa Vivian tidak ada di sebelahnya


Kemudian pintu kamar mandi terbuka dan Vivian keluar dari pintu tersebut tanpa busana


"SIAL" ucap Carl


Vivian yang melihat Carl sudah terbangun langsung berteleportasi tepat di sebelah Carl lalu memeluknya


Carl yang setinggi 1,90 meter dan Vivian 1,75 meter membuat Vivian terlihat seperti anak anjing yang berusaha melompat ke pemiliknya

__ADS_1


Vivian kemudian menyudahi pelukannya dan menatap Carl dengan wajah penuh nafsu


"Berhenti memikirkan kejadian kemarin dan hentikan tatapan seperti itu" ucap Carl setelah melihat wajah Vivian


"Jadi, apa yang ingin kau makan untuk sarapan?" tanya Vivian


"Ha?" ucap Carl dengan terkejut


Kau wanita masokis masih bisa memikirkan hal seperti memasak?!


Bukankah kau hanya bisa memikirkan nafsu setiap hari???


Vivian kemudian mengeluarkan berbagai makanan dari [Inventory] dan menatap Carl seolah menginginkan pujian


"Ugh" ucap Carl setelah melihat wajah Vivian sambil memakan makanan yang disediakan


Lewatkan scene makan, Carl saat ini sedang berada di limosin miliknya dengan Sebastian, Alexander dan Arima yang berada di depan


Adapun Vivian, Ia sedang memeluk Carl sambil tertidur dan tidak pernah melepaskannya seperti anak kucing


"Lapor Tuan Muda, Alvin dan Xiao Yu telah berada dipindahkan ke rumah sakit milik keluarga [Black]" ucap Sebastian


"Kerja bagus" ucap Carl


Carl kemudian memberikan list nama-nama kepada Sebastian


"Perhatikan mereka saat ini, apabila terdapat perubahan tindakan, segera laporkan kepadaku" ucap Carl


Carl menyadari bahwa para Protagonis dan Heroine dapat kembali ke masa lalu


Jadi Carl berjaga-jaga agar para protagonis dan Heroine tidak melakukan sesuatu yang mengganggu dirinya yang ingin menikmati hidup di kehidupan ke-101


"Tuan Muda, kami telah tiba di rumah sakit [Black Medical Center]" ucap Sebastian


Carl berbalik ke jendela dan melihat rumah sakit yang sangat besar dan luas


Carl mengangguk puas pada rumah sakit ini, rumah sakit milik keluarga Black sekaligus rumah sakit terbaik nomor 1 di dunia


"Ayo masuk, kita temui kawan kita" ucap Carl


"Hmmm Ayo" ucap Vivian dari samping


"Keparat! Kau mengejutkanku" ucap Carl terkejut


Carl berjalan di koridor rumah sakit dengan Vivian yang memeluk lengannya


Sedangkan Sebastian, Alexander dan Arima mengikuti dari belakang


Arima menggunakan [Illusion] miliknya dan membentuk ilusi agar semua orang tidak dapat menyadari keberadaan Carl


Hal itu dilakukan supaya tidak menimbulkan keributan lagipula keberadaan Carl cukup untuk menjadi trending topic di berita


Carl kemudian memasuki suatu bangsal yang sangat besar


Bangsal ini terlihat seperti aula dengan luas 1 KM dan lebar 1 KM


Carl melihat Alvin dan Xiao Yu sedang berada di kasur rumah sakit dengan perban di sekujur tubuhnya


"Halo Brother Alvin dan brother Xiao Yu" salam Carl sambil tersenyum ceria pada mereka seperti teman lama


Fck! Kenapa kau disini?!!!


Begitulah wajah mereka saat ini saat melihat Xiao Yu

__ADS_1


__ADS_2