101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 31 : Poor Hanzo


__ADS_3

Saat Hanzo berhasil kabur, Rain muncul di sebelah Carl dan berlutut padanya


"Tuan, Hanzo berhasil kabur, apakah anda ingin kami mengejarnya?" tanya Rain


"Tak perlu, Ia akan mendatangi kita nantinya" ucap Carl


"Bagaimana caranya, Tuan?" tanya Rain


Carl melemparkan sebuah foto ke arah Rain dan berhasil ditangkap oleh Rain


"Tangkap orang di foto itu, maka Hanzo akan datang secara langsung" ucap Carl


"Baik Tuan" ucap Rain lalu menghilang


...----------------...


Di kota Tokyo, Jepang


Malam hari


Seorang gadis remaja berambut merah berumur sekitar 17 tahun sedang berjalan di jalan yang sepi



Gadis remaja tersebut akhirnya tiba di depan rumah sederhana dan langsung masuk


"Aku pulang" ucap gadis remaja tersebut


Tetapi tak ada yang membalas salamnya yang membuat gadis itu memasang wajah cemberut "Kakak bodoh itu sibuk bekerja lagi?"


Gadis itu pun naik ke lantai 2 menuju kamarnya


Sesampainya di kamar, gadis tersebut berbaring di kasur tanpa melepaskan seragam sekolahnya


"Sungguh melelahkan bersekolah" gumam gadis itu dan menutup matanya mencoba untuk tertidur


*PRING


Suara seperti piring pecah terdengar dari lantai 1


Gadis tersebut sontak terkejut dan terbangun dari kasurnya dengan mata ketakutan


Gadis itu meraih hanger (gantungan baju) dan berjalan perlahan menuju lantai 1


Saat berada di tangga, gadis tersebut menengok ke arah dapur


Gadis itu melihat seekor kucing diatas tumpukan pecahan kaca piring


Melihat hanya seekor kucing, Gadis tersebut akhirnya menghela nafas lega


"Syukurlah hanya kucing" gumam gadis itu


Saat gadis tersebut berbalik untuk kembali ke kamarnya


Gadis tersebut tiba-tiba merasa nyeri di tengkuknya dan langsung kehilangan kesadarannya


Gadis itu kehilangan keseimbangannya dan hampir terjatuh dari tangga


Tetapi sebuah sosok berhasil meraihnya dan mengangkatnya


"Target sudah diamankan, bersihkan lokasi kejadian dan tinggalkan catatan" ucap sosok tersebut


"Baik" suara banyak orang terdengar dari kehampaan


...----------------...


Hanzo yang lolos dari kejaran Rain akhirnya tiba di rumah yang sama dengan rumah gadis tersebut


"Akane, aku pulang" ucap Hanzo memasuki rumah tersebut


Tetapi salam Hanzo tak dibalas oleh siapapun yang membuat Hanzo mengerutkan kening

__ADS_1


"Akane?" ucap Hanzo


Hanzo berjalan menuju ruang tamu dan melihat sebuah kertas di atas meja


...Hai Hanzo...


...Kami menawan adik angkat kesayanganmu, Akane...


...Datang dan temui kami jika kau berani...


...[Shadow Killer]...


Hanzo yang melihat isi kertas tersebut sangatlah kesal dan meremas kertas tersebut


"[Shadow Killer]" ucap Hanzo dengan kesal


Hanzo langsung berlari keluar rumah dan melompat dari atap ke atap menuju bandara


...----------------...


Adapun Akane saat ini


Saat berada dalam kondisi pingsan, ingatan miliknya dalam 100 kehidupan muncul di benaknya


Munculnya ingatan tersebut membuat Akane terbangun dari pingsannya karena rasa sakit


Saat terbangun, Akane melihat sosok yang selalu membunuhnya di 100 kehidupan sedang berdiri di depannya


"Ca-" ucap Akane tetapi terpotong saat Carl menutup bibirnya


"Sttt, diamlah dan patuh. Rencana berikut tergantung padamu" ucap Carl dengan suara rendah


Carl kemudian melepas pakaiannya dan mendekati Akane


Akane menyadari bahwa dirinya berada di atas kasur dengan tubuh tanpa busana


Akane seketika menyadari apa yang akan terjadi dan mencoba berlari


Carl kemudian mendekati Akane dibawah tatapan ketakutan Akane


...----------------...


Hanzo akhirnya tiba di depan mansion keluarga [Black] setelah semalaman melewati lautan dengan [Blink] karena tak ada pesawat menuju New York


Hanzo merasa kepalanya sangat berat dan tubuhnya yang sangat kelelahan


Tetapi Hanzo memaksakan tubuhnya dan menerobos masuk ke dalam mansion


Saat menghadapi penjaga, Hanzo berhasil melewati mereka dengan aman tanpa ketahuan


Sesampainya di dalam mansion, Hanzo tanpa sengaja bertemu dengan salah satu maid di mansion


Hanzo tanpa ragu bergegas menuju maid tersebut dengan niat membunuh


Saat Hanzo semakin dekat dengan maid tersebut, maid itu tiba-tiba menyemburkan api bersuhu tinggi dari tangannya


Hanzo seketika terkejut dan menggunakan [Blink] untuk menghindar ke samping


"Fck?!! Bahkan maid biasa juga seorang pengguna skill?!" gumam Hanzo


Serangan maid tersebut mengundang kedatangan maid lainnya bahkan para penjaga


"Sial berapa banyak orang di mansion ini?" ucap Hanzo melihat banyak orang berkumpul di sekitarnya


Kerumunan kemudian terbuka dan seorang pria tua berjalan keluar dari kerumunan


"Di mansion ini hanyalah 5000 orang yang merupakan elite dari para elite milik keluarga [Black] dan di luar sana masih banyak kekuatan keluarga [Black] yang tersembunyi" ucap pria tua tersebut


"Sebastian?!" ucap Hanzo terkejut


"Mengapa terkejut? Aku adalah kepala pelayan disini jadi wajar jika kau melihatku" ucap Sebastian

__ADS_1


"Tak peduli kau kepala pelayan ataupun kepala keluarga, cukup kembalikan Akane dan aku akan pergi dari sini" ucap Hanzo


"Akane? Maksudmu remaja berambut merah itu? Nampaknya Ia berada di kamar Tuan Carl" ucap Sebastian


Ucapan Sebastian membuat Hanzo melebarkan matanya


Hanzo seketika menggunakan [Blink] untuk menjauh dari kerumunan


"Minggir, jangan halangi aku" ucap Hanzo


"Kau yang datang mengacau tetapi kau berani memerintah kami?" ucap Sebastian


"Tangkap Ia, tetapi jangan biarkan Ia mati" ucap Sebastian


"Baik" ucap semua orang lalu menyerang Hanzo


Hanzo yang muncul 10 meter jauhnya tiba-tiba dihampiri sebuah bola api sebesar puluhan meter


Hanzo menggunakan [Blink] dan berhasil menghindari bola api tersebut


Tetapi Hanzo kehilangan keseimbangannya karena lantai di bawahnya tiba-tiba menjadi lunak


Hanzo menggunakan [Blink] sekali lagi dan muncul di udara


Saat di udara, sebuah tinju raksasa menghantamnya dan menyebabkan Hanzo terlempar puluhan meter jauhnya


Hanzo yang yang terhempas di udara terkena sambetan rantai dan meninggalkan sebuah bekas memar di punggungnya


Hanzo terbaring di tanah dan kesulitan berdiri karena kehabisan tenaga


Hanzo memaksa dirinya dan berhasil berdiri dengan kaki gemetaran


Tiba-tiba sebuah bola baja dengan diameter puluhan meter tiba-tiba muncul di atas Hanzo dan menimpanya


Hanzo menyilangkan tangannya ke atas dan menahan bola baja tersebut


"[Gravitasi] 500x" suara terdengar dan Hanzo merasakan bola baja yang Ia tahan semakin berat


Bersamaan dengan itu, Hanzo merasa perih di pahanya dan kedua kakinya tiba-tiba kehilangan tenaganya


Hanzo melihat sebuah jarum tertancap di kedua kakinya "Sial racun"


Hanzo akhirnya terjatuh dan bola baja tersebut berhasil menimpanya


*CRACK


Suara tulang yang patah terdengar dari bola baja


Bola baja tersebut kemudian berubah menjadi cairan dan kembali ke arah seorang maid


"Berhenti" suara agung terdengar membuat semua orang berhenti menyerang Hanzo


Hanzo yang masih memiliki tenaga mengangkat kepalanya ke arah asal suara


Hanzo melihat Carl dan sosok yang Ia kenal di sampingnya


Hanzo yang melihat sosok di samping Carl sangat terkejut "Akane?"


Hanzo terkejut saat melihat Akane memeluk Carl dengan penuh cinta


Carl berteleportasi di samping Hanzo meninggalkan Akane di lantai 2


"Hai Hanzo, ini pertama kalinya kita bertemu. Terima kasih untuk Akane, Aku sangat menyukainya" bisik Carl


"Bagaimana bisa?" ucap Hanzo terkejut


"Sangat mudah, aku hanya memperlihatkan video kau membunuh keluarga Akane" ucap Carl


Jawaban Carl membuat Hanzo terkejut dan menatap Carl dengan mata ngeri "Kenapa kau bisa tau?!!"


"Ini keluarga Black, hal sekecil itu sangat mudah diselidiki" jawab Carl

__ADS_1


"Si-" ucap Hanzo tetapi terpotong saat Carl memukul tengkuknya yang membuatnya pingsan


__ADS_2