
Saat Hanzo berhasil kabur, Rain muncul di sebelah Carl dan berlutut padanya
"Tuan, Hanzo berhasil kabur, apakah anda ingin kami mengejarnya?" tanya Rain
"Tak perlu, Ia akan mendatangi kita nantinya" ucap Carl
"Bagaimana caranya, Tuan?" tanya Rain
Carl melemparkan sebuah foto ke arah Rain dan berhasil ditangkap oleh Rain
"Tangkap orang di foto itu, maka Hanzo akan datang secara langsung" ucap Carl
"Baik Tuan" ucap Rain lalu menghilang
...----------------...
Di kota Tokyo, Jepang
Malam hari
Seorang gadis remaja berambut merah berumur sekitar 17 tahun sedang berjalan di jalan yang sepi
Gadis remaja tersebut akhirnya tiba di depan rumah sederhana dan langsung masuk
"Aku pulang" ucap gadis remaja tersebut
Tetapi tak ada yang membalas salamnya yang membuat gadis itu memasang wajah cemberut "Kakak bodoh itu sibuk bekerja lagi?"
Gadis itu pun naik ke lantai 2 menuju kamarnya
Sesampainya di kamar, gadis tersebut berbaring di kasur tanpa melepaskan seragam sekolahnya
"Sungguh melelahkan bersekolah" gumam gadis itu dan menutup matanya mencoba untuk tertidur
*PRING
Suara seperti piring pecah terdengar dari lantai 1
Gadis tersebut sontak terkejut dan terbangun dari kasurnya dengan mata ketakutan
Gadis itu meraih hanger (gantungan baju) dan berjalan perlahan menuju lantai 1
Saat berada di tangga, gadis tersebut menengok ke arah dapur
Gadis itu melihat seekor kucing diatas tumpukan pecahan kaca piring
Melihat hanya seekor kucing, Gadis tersebut akhirnya menghela nafas lega
"Syukurlah hanya kucing" gumam gadis itu
Saat gadis tersebut berbalik untuk kembali ke kamarnya
Gadis tersebut tiba-tiba merasa nyeri di tengkuknya dan langsung kehilangan kesadarannya
Gadis itu kehilangan keseimbangannya dan hampir terjatuh dari tangga
Tetapi sebuah sosok berhasil meraihnya dan mengangkatnya
"Target sudah diamankan, bersihkan lokasi kejadian dan tinggalkan catatan" ucap sosok tersebut
"Baik" suara banyak orang terdengar dari kehampaan
...----------------...
Hanzo yang lolos dari kejaran Rain akhirnya tiba di rumah yang sama dengan rumah gadis tersebut
"Akane, aku pulang" ucap Hanzo memasuki rumah tersebut
Tetapi salam Hanzo tak dibalas oleh siapapun yang membuat Hanzo mengerutkan kening
__ADS_1
"Akane?" ucap Hanzo
Hanzo berjalan menuju ruang tamu dan melihat sebuah kertas di atas meja
...Hai Hanzo...
...Kami menawan adik angkat kesayanganmu, Akane...
...Datang dan temui kami jika kau berani...
...[Shadow Killer]...
Hanzo yang melihat isi kertas tersebut sangatlah kesal dan meremas kertas tersebut
"[Shadow Killer]" ucap Hanzo dengan kesal
Hanzo langsung berlari keluar rumah dan melompat dari atap ke atap menuju bandara
...----------------...
Adapun Akane saat ini
Saat berada dalam kondisi pingsan, ingatan miliknya dalam 100 kehidupan muncul di benaknya
Munculnya ingatan tersebut membuat Akane terbangun dari pingsannya karena rasa sakit
Saat terbangun, Akane melihat sosok yang selalu membunuhnya di 100 kehidupan sedang berdiri di depannya
"Ca-" ucap Akane tetapi terpotong saat Carl menutup bibirnya
"Sttt, diamlah dan patuh. Rencana berikut tergantung padamu" ucap Carl dengan suara rendah
Carl kemudian melepas pakaiannya dan mendekati Akane
Akane menyadari bahwa dirinya berada di atas kasur dengan tubuh tanpa busana
Akane seketika menyadari apa yang akan terjadi dan mencoba berlari
Carl kemudian mendekati Akane dibawah tatapan ketakutan Akane
...----------------...
Hanzo akhirnya tiba di depan mansion keluarga [Black] setelah semalaman melewati lautan dengan [Blink] karena tak ada pesawat menuju New York
Hanzo merasa kepalanya sangat berat dan tubuhnya yang sangat kelelahan
Tetapi Hanzo memaksakan tubuhnya dan menerobos masuk ke dalam mansion
Saat menghadapi penjaga, Hanzo berhasil melewati mereka dengan aman tanpa ketahuan
Sesampainya di dalam mansion, Hanzo tanpa sengaja bertemu dengan salah satu maid di mansion
Hanzo tanpa ragu bergegas menuju maid tersebut dengan niat membunuh
Saat Hanzo semakin dekat dengan maid tersebut, maid itu tiba-tiba menyemburkan api bersuhu tinggi dari tangannya
Hanzo seketika terkejut dan menggunakan [Blink] untuk menghindar ke samping
"Fck?!! Bahkan maid biasa juga seorang pengguna skill?!" gumam Hanzo
Serangan maid tersebut mengundang kedatangan maid lainnya bahkan para penjaga
"Sial berapa banyak orang di mansion ini?" ucap Hanzo melihat banyak orang berkumpul di sekitarnya
Kerumunan kemudian terbuka dan seorang pria tua berjalan keluar dari kerumunan
"Di mansion ini hanyalah 5000 orang yang merupakan elite dari para elite milik keluarga [Black] dan di luar sana masih banyak kekuatan keluarga [Black] yang tersembunyi" ucap pria tua tersebut
"Sebastian?!" ucap Hanzo terkejut
"Mengapa terkejut? Aku adalah kepala pelayan disini jadi wajar jika kau melihatku" ucap Sebastian
__ADS_1
"Tak peduli kau kepala pelayan ataupun kepala keluarga, cukup kembalikan Akane dan aku akan pergi dari sini" ucap Hanzo
"Akane? Maksudmu remaja berambut merah itu? Nampaknya Ia berada di kamar Tuan Carl" ucap Sebastian
Ucapan Sebastian membuat Hanzo melebarkan matanya
Hanzo seketika menggunakan [Blink] untuk menjauh dari kerumunan
"Minggir, jangan halangi aku" ucap Hanzo
"Kau yang datang mengacau tetapi kau berani memerintah kami?" ucap Sebastian
"Tangkap Ia, tetapi jangan biarkan Ia mati" ucap Sebastian
"Baik" ucap semua orang lalu menyerang Hanzo
Hanzo yang muncul 10 meter jauhnya tiba-tiba dihampiri sebuah bola api sebesar puluhan meter
Hanzo menggunakan [Blink] dan berhasil menghindari bola api tersebut
Tetapi Hanzo kehilangan keseimbangannya karena lantai di bawahnya tiba-tiba menjadi lunak
Hanzo menggunakan [Blink] sekali lagi dan muncul di udara
Saat di udara, sebuah tinju raksasa menghantamnya dan menyebabkan Hanzo terlempar puluhan meter jauhnya
Hanzo yang yang terhempas di udara terkena sambetan rantai dan meninggalkan sebuah bekas memar di punggungnya
Hanzo terbaring di tanah dan kesulitan berdiri karena kehabisan tenaga
Hanzo memaksa dirinya dan berhasil berdiri dengan kaki gemetaran
Tiba-tiba sebuah bola baja dengan diameter puluhan meter tiba-tiba muncul di atas Hanzo dan menimpanya
Hanzo menyilangkan tangannya ke atas dan menahan bola baja tersebut
"[Gravitasi] 500x" suara terdengar dan Hanzo merasakan bola baja yang Ia tahan semakin berat
Bersamaan dengan itu, Hanzo merasa perih di pahanya dan kedua kakinya tiba-tiba kehilangan tenaganya
Hanzo melihat sebuah jarum tertancap di kedua kakinya "Sial racun"
Hanzo akhirnya terjatuh dan bola baja tersebut berhasil menimpanya
*CRACK
Suara tulang yang patah terdengar dari bola baja
Bola baja tersebut kemudian berubah menjadi cairan dan kembali ke arah seorang maid
"Berhenti" suara agung terdengar membuat semua orang berhenti menyerang Hanzo
Hanzo yang masih memiliki tenaga mengangkat kepalanya ke arah asal suara
Hanzo melihat Carl dan sosok yang Ia kenal di sampingnya
Hanzo yang melihat sosok di samping Carl sangat terkejut "Akane?"
Hanzo terkejut saat melihat Akane memeluk Carl dengan penuh cinta
Carl berteleportasi di samping Hanzo meninggalkan Akane di lantai 2
"Hai Hanzo, ini pertama kalinya kita bertemu. Terima kasih untuk Akane, Aku sangat menyukainya" bisik Carl
"Bagaimana bisa?" ucap Hanzo terkejut
"Sangat mudah, aku hanya memperlihatkan video kau membunuh keluarga Akane" ucap Carl
Jawaban Carl membuat Hanzo terkejut dan menatap Carl dengan mata ngeri "Kenapa kau bisa tau?!!"
"Ini keluarga Black, hal sekecil itu sangat mudah diselidiki" jawab Carl
__ADS_1
"Si-" ucap Hanzo tetapi terpotong saat Carl memukul tengkuknya yang membuatnya pingsan