101 Lives Of Modern Villain

101 Lives Of Modern Villain
Chapter 25 : Road To Russia I


__ADS_3

Catatan : Beberapa hari ini gw agak sibuk jadi kemungkinan nggak up beberapa hari kedepan


Malam hari


Carl akhirnya selesai berbincang dengan Alvin dan Xiao Yu kemudian keluar dari aula khusus


Saat Carl berjalan menuju pintu keluar [Black Medical Center], Carl tak sengaja melihat sosok familiar begitupun dengan Vivian


Vivian mendekat pada Carl dan berbisik kepadanya "Itu Lily kan?"


Ya, Lily adalah Heroine dari kisah Rei


Carl mengangguk sebagai balasan dari pertanyaan Vivian


"Sayang~ pergilah dahulu ke mansion untuk bersiap-siap makan malam, aku akan mengurus sesuatu terlebih dahulu" bisik Vivian pada Carl


Carl mengangguk dan keluar dari rumah sakit bersama Violet dan Grace


Violet dan Grace terheran mengapa Vivian tidak mengikuti mereka namun tak bertanya pada Carl


Carl memasuki mobil bersama Violet dan Grace menuju mansion keluarga Black


Adapun Vivian, Ia sedang berjalan menuju ruangan Lily


Sesampainya di mansion keluarga Black, Carl berjalan menuju ruang makan


Carl melihat Ayahnya (John), Ibunya (Anna), Pamannya (Adam) dan Bibinya (Jeanne)


Melihat Carl datang, Ayahnya menyambutnya dengan senyum "Halo nak"


"Halo pak tua" balas Carl dengan senyum


Adapun Violet dan Grace duduk di sebelah Carl


"Mana Vivian?" tanya Ibunya (Anna) pada Carl


"Aku disini, Bu" suara Vivian terdengar dari belakang


Vivian kemudian berkedip pada Carl dan dibalas anggukan oleh Carl


"Nah akhirnya kau datang, kau tak tau betapa lapar aku" ucap Paman Carl, Adam


Setelah itu, makanan akhirnya datang yang dibawakan oleh para pelayan


Sembari makan, Paman Adam menatap Carl yang juga sedang makan

__ADS_1


"Carl, besok ikuti aku ke Rusia. Kita akan membalas serangan kelompok tentara bayaran [Shiba]" ucap Paman Adam


Mendengar ucapan Paman Adam, Carl mengangguk sebagai balasan


Setelah makan malam, Carl bersama Vivian, Violet dan Grace memasuki kamar Carl


Saat masuk ke dalam kamarnya, Carl melihat Lily yang sedang terikat tali


Lily yang melihat kemunculan Carl seketika menjadi ketakutan


Lily meronta-ronta mencoba melepaskan diri dari ikatan


Namun usahanya sia-sia dan hanya pasrah melihat Carl mendekatinya


"Halo Dr. Lily" ucap Carl dengan senyum


Melihat senyum Carl membuat Lily menjadi semakin ketakutan


Carl kemudian melempar Lily ke kasur dan melepas ikatannya


"Carl, lepaskan aku.... kalau tidak...." ucap Lily


"Kalau tidak apa?" tanya Carl


"Ugh" gumam Lily terdiam karena tak dapat menemukan jawaban


Sedangkan Vivian, Violet, dan Grace hanya bisa berkabung untuk keadaan Lily


"Apa yang kalian lihat, ayo cepat bergabung" ucap Carl


Ucapan Carl membuat mereka terkejut tetapi mereka juga ikut bergabung dengan Carl


...Keesokan Harinya...


Carl akhirnya terbangun dan melihat 4 gadis di sekitarnya yang tertidur pulas dengan wajah kelelahan di wajah mereka


Carl membangunkan mereka lalu pergi mandi


Sedangkan keempat gadis itu merasakan sakit di bagian mereka


Vivian kemudian mengaktifkan [Perfect Love] lalu menyembuhkan ketiga lainnya


Adapun Lily saat ini telah dikalahkan dengan nafsunya dan merasa nikmat dengan gertakan Carl semalaman di kasur walaupun Ia merasa lelah


...----------------...

__ADS_1


Carl saat ini bersiap pergi ke Rusia bersama Paman Adam sedangkan Violet, Grace dan Lily tidak ikut karena hanya akan menghambat Carl


Sebastian kemudian menciptakan portal menuju Rusia lalu Carl dan yang lainnya langsung memasuki portal


Carl akhirnya tiba di Rusia dan sensasi dingin yang tajam langsung menyentuh kulitnya tetapi tidak berpengaruh pada Carl


Carl menatap dataran yang dipenuhi salju dimana-mana dengan salju terdapat di atas, bawah, kiri dan kanan


Paman Adam kemudian menyentuh salju di sekitarnya dan sebuah lubang muncul di antara salju


Paman Adam, Carl dan yang lainnya memasuki lubang tersebut dan lubang tersebut tertutup kembali oleh salju


Carl yang melihat skill Paman Adam harus mengangguk puas


Skill Paman Adam adalah [Manipulation] dimana Ia dapat mengendalikan apapun yang ada disekitarnya dalam radius 1 KM


Bahkan Ia dapat menghilangkan oksigen di udara, menciptakan gempa kecil dll


Carl, Paman Adam dan yang lainnya duduk di salju dan Sebastian kemudian mengeluarkan peta Rusia


"Jadi kita ada disini, perbatasan Rusia dan Ukraina yang dekat dengan lokasi pangkalan kelompok [Shiba] dan kelompok [Shiba] sedang ikut berperang melawan Ukraina


Karena pengaruh keluarga Black juga mengendalikan Rusia dari balik layar, maka kita bisa menggunakan kekuatan militer Rusia untuk menusuk [Shiba] dari belakang namun itu tidak mencabut akarnya


Jadi, kita hanya perlu merusak pangkalan kelompok tentara bayaran itu untuk membuat sedikit pukulan pada mereka" jelas Paman Adam


Carl mengangguk dan menatap Paman Adam "Jadi kita akan menjatuhkan meteor di pangkalan mereka?"


"Tentu saja tidak bodoh, kita akan menyusup masuk dan meledakkan bom dari dalam" jawab Paman Adam


"Begitu" ucap Carl


"Adapun alasan kelompok [Shiba] yang sibuk berperang tiba-tiba menyerangmu di kapal pesiar belum pasti, namun intelijen kita mengatakan bahwa itu adalah perintah pemimpin kelompok [Shiba] yaitu Gelya Alexei" ucap Paman Adam


"Memangnya kita keluarga Black peduli dengan alasan? Selama mereka menyerang kita maka kita hanya perlu menyerang balik sampai hilang ke akarnya" jawab Carl dengan seringai


"Hei aku suka pola pikir itu" ucap Paman Adam dengan tersenyum lebar


Paman Adam kemudian menggunakan [Manipulation] dan membuka penutup salju


Carl, Paman Adam dan yang lainnya naik kembali ke hamparan salju


Salju kemudian tertutup kembali dan tidak meninggalkan jejak sama sekali


Dengan bantuan Arima, Carl dan yang lainnya berhasil berjalan tanpa gangguan

__ADS_1


Setelah 30 menit berjalan, Carl dan yang lainnya akhirnya di depan pangkalan [Shiba]


Carl yang melihat pangkalan ini merasa sedikit nostalgia dengan masa lalu saat ingin membunuh Gelya Alexei


__ADS_2