Accidental Of Love

Accidental Of Love
Accidental Of Love Eps. 17


__ADS_3

Pagi ini Hyo Rin bangun pagi-pagi sekali. Dia ingin membuatkan sup pengar untuk Ji Hwon, karena semalam Ji Hwon yang mabuk berat.


Saat Hyo Rin baru menyelesaikan masakannya, Ji Hwon tiba tiba saja turun dari kamar mereka dengan terburu-buru.


"Kenapa kau sangat terburu-buru?" Tanya Hyo Rin penasaran.


"Aku lupa kalau ada pemotretan hari ini. Dan aku sudah terlambat sekarang, kalau begitu aku pergi dulu" kata Ji Hwon sambil merapikan dasinya dengan terburu-buru.


Hyo Rin yang  melihat hal itu segera mengejar Ji Hwon dan membawa sup yang sudah dibuatnya tadi kepada Ji Hwon sambil mengambil alih untuk membenarkan dasi dan kerah Ji Hwon.


Ji Hwon memegang sup yang dibawakan Hyo Rin sambil mencicipinya beberapa kali. Setelah itu, dia dengan segera memakai sepatunya, sedangkan Hyo Rin terus menyuapi pria itu dengan sup tadi.


Ji Hwon lantas bangkit berdiri, lalu berjalan keluar rumah, namun Hyo Rin masih mengejar pria itu, dan kembali menyuapkan sup itu kemulut  Ji Hwon.


"Hyo Rin, aku sudah sangat terlambat sekarang" kata Ji Hwon sambil memasang muka memelasnya.


"Baiklah, tapi beberapa suap lagi ya, setelah itu baru kau berangkat." Kata Hyo Rin, karena dia sudah mati-matian bangun pagi untuk menyiapkan makanan untuk Ji Hwon.


Sepertinya sekarang, Hyo Rin sudah benar-benar menjalankan perannya sebagai seorang Nyonya Choi. Dan setelah beberapa suapan, akhirnya Ji Hwon diizinkan untuk pergi.


Saat Ji Hwon sudah berada didalam mobilnya bersama dengan manajernya, tiba-tiba saja sang manajer tertawa, membuat Ji Hwon menatap aneh ke arahnya.


"Hyung, apa yang kau tertawakan?" Tanya Ji Hwon bingung.


"Tidak, tidak. Hanya saja akhirnya ada orang yang bisa mengendalikan dirimu yang liar ini. Biasanya kau selalu melewatkan sarapanmu setiap kali ada project di pagi hari yang membuatmu berakhir lemas siang hari. Kau pasti akan selalu meminta disuntikan vitamin, namun sepertinya sekarang kau tidak akan membutuhkannya lagi" kata sang manajer sambil tertawa.


"Sepertinya kau benar-benar sudah menjadi seorang suami, Sir" tambah supir Ji Hwon yang sedang menyetir.


Kedua orang itu menertawai Ji Hwon yang begitu patuh pada isterinya, membuat Ji Hwon mendengus kesal karena ditertawakan.

__ADS_1


Begitu mereka sampai, Ji Hwon langsung melaksanakan pemotretannya, yang berlangsung sekitar dua jam.


"Ji Hwon, kenalkan ini CEO dari perusahan yang bekerja sama denganmu. Nanti kau akan menjadi brand ambasador dari produk yang akan segera mereka launching" ucap Manajer Ji Hwon.


"Terimakasih karena sudah mempercayakan produk anda pada saya. Semoga kita dapat bekerja sama dengan baik" kata Ji Hwon sambil menjabat tangan CEO itu.


"Senang bekerja sama dengan anda" balas sang CEO.


"Kalau begitu kami permisi dulu, saya harus segera kepemotretan berikutnya. Mungkin lain kali kita bisa minum bersama" pamit Ji Hwon yang dibalas dengan anggukan oleh CEO itu.


Seharian itu Ji Hwon sudah kembali disibukkan dengan jadwal-jadwalnya yang sangat padat. Setelah menyelesaikan semuanya, Ji Hwon pun kembali ke mobilnya dan mendapati manajer dan sopirnya sedang asik memakan makanan dengan begitu nikmat.


"Wah Hyung, aku sedang kelelahan didalam, dan kalian disini sedang asik menikmati makanan?" Ji Hwon berucap kesal.


Manajer Ji Hwon yang baru menyadari keberadaan Ji Hwon, langsung memberikan sebuah kotak makan kepada Ji Hwon yang sudah terisi oleh makanan dan sayur serta buah-buahan. Ji Hwon mengambil kotak makan yang diberikan manajernya dengan mata yang berbinar. Dia segera membuka kotak makan itu, seketika wajahnya berubah kesal.


"Hyung! Kenapa ada banyak sayuran disini? Kau tahu kan aku sangat pemilih kalau soal sayuran?" Kata Ji Hwon kesal sambil menutup kotak makan itu.


'makanannya jangan lupa dihabiskan ya... Jangan ada yang tersisa saat kau pulang nanti'


Begitulah isi pesan yang Ji Hwon baca. Ternyata makanan ini dikirim oleh Hyo Rin isterinya. Dengan segera Ji Hwon membuka kembali kotak makan itu dengan wajah berseri.


"Ah Hyung, kau tahu kan kalau aku biasanya menghabiskan sayurannya jika kau memaksaku terus" Ji Hwon berkata dengan malu-malu sambil menyantap bekalnya, dan dibalas anggukan oleh manajerya. "Yee.. Yee.. Yee.. ".


Saat makanannya telah habis, Ji Hwon mengambil ponselnya dan memotret kotak makan itu, lalu dipostingnya di akun sosial medianya.


'Tidak sabar pulang kerumah' itulah caption yang ditulis Ji Hwon dipostingan terbarunya.


"Dasar istriku itu" gumam Ji Hwon sambil tersenyum menatap kotak makan itu.

__ADS_1


Malam hari pun tiba. Ji Hwon yang baru saja sampai di rumahnya tepat pukul sebelas malam, Ji Hwon kemudian meregangkan tubuhnya yang terasa pegal akibat pemotretan seharian.


Namun saat ia masuk kedalam rumah, dia melihat Hyo Rin yang sudah tertidur disofa ruang tamu, mungkin karena kelelahan. Rasa lelah yang dirasakannya tadi seketika hilang, membuat dia kembali bersemangat. Ji Hwon berniat menggendong tubuh Hyo Rin untuk dipindahkan kekamar mereka, namun sepertinya pergerakannya justru membuat Hyo Rin terbangun dari tidurnya.


"Hoamm... Kau sudah pulang?" Tanya Hyo Rin sambil mengucek matanya, saat Ji Hwon sudah akan mengangkat tubuhnya.


"Ah, kau sudah bangun? Apakah kau sedang menungguku pulang tadi?" Tanya Ji Hwon, dia merasa bersalah saat membayangkan Hyo Rin yang sampai tertidur karena menunggunya.


"Apa kau sudah makan malam?" Bukannya menjawab, Hyo Rin justru balik bertanya, sambil bangkit dari sofa yang tadi ditidurinya, dan berjalan menuju meja makan.


"A-aku merasa sangat lelah tadi dan langsung pulang, jadi tidak sempat makan malam" kata Ji Hwon berbohong sambil menutupi perutnya, karena sebenarnya tadi dia sudah makan begitu banyak.


"Ohh, baguslah kalau begitu. Sebentar aku akan menyiapkan makanannya. Kau mandi saja dulu" kata Hyo Rin sambil menata makanan diatas meja.


"Baiklah, aku keatas dulu untuk mandi. Nanti aku akan kembali lagi"  kata Ji Hwon lalu bergegas keatas untuk membersihkan dirinya.


Saat Ji Hwon sampai dikamar mereka, dia tersenyum karena melihat pakaian tidurnya yang sudah disiapkan Hyo Rin diatas tempat tidur. Dia segera mandi dan dengan cepat turun kebawah menemui istrinya yang sudah duduk diruang makan.


"Kau sudah selesai? Ayo duduk, kita makan dulu, nanti makanannya keburu dingin" kata Hyo Rin saat Ji Hwon sudah sampai diruang makan.


Ji Hwon mengambil tempat duduk tepat di depan Hyo Rin. Dia kembali tersenyum saat Hyo Rin menaruh lauknya ke piring Ji Hwon.  Dan menyuruhnya untuk makan.


Kemudian, ia mengambil satu piring lagi untuknya makan bersama-sama Ji Hwon.  Mereka pun menikmati makan malam mereka dengan nikmat.


"Apa kau dari tadi juga belum makan malam?" Tanya Ji Hwon sedikit serius.


"Ah, tadi aku sudah makan sedikit. Aku hanya tidak ingin kau makan sendiri, jadi aku menemanimu" jawab Hyo Rin.


Namun ketika mereka makan,  Ji Hwon hanya diam memperhatikan Hyo Rin yang ternyata makan dengan begitu lahap seperti orang yang sedang kelaparan.

__ADS_1


Ia yang tadinya sudah kekenyangan makan di luar, menyadari bahwa isterinya di rumah malah belum makan dan sedang menunggunya untuk bisa makan malam bersama-sama, jadi sekalipun perutnya sudah kenyang, ntah kenapa saat itu juga perutnya  berasa kosong lagi. Ia kemudian dengan lahap menikmati masakan dari Hyo Rin.


__ADS_2