Accidental Of Love

Accidental Of Love
Please Don't Cry


__ADS_3

"Meski kegelapan datang, janganlah kau merasa terpuruk karena air matamu itu akan membuatku terluka".


_________________________________________________


Author POV


Keheningan menyelimuti pertemuan Hyun Jin dan Hyo Rin. Entah mengapa untuk saling bersapa saja terasa sangat sulit dilakukan. Hanya bisa terdiam dan membisu sampai akhirnya kedua nya menyadari situasi yang telah terjadi dan berusaha menerima keadaan yang sudah berjalan sejauh ini.


Hyo Rin berusaha sebisa mungkin dengan suara yang terbata-bata menanyakan kepada Hyun Jin ada perlu apa maksud dari kedatangan Hyun Jin ke rumahnya? Hyun Jin pun menjelaskan maksud kedatangannya kerumah Hyo Rin hanyalah untuk berpamitan karena besok hari ia akan kembali ke Korea dan akan menetap disana untuk waktu yang sangat lama. Hyun Jin juga tidak mau Hyo Rin khawatir apabila ia tiba-tiba menghilang dari kota ini. Dia tidak ingin Hyo rin bersedih terus-menerus dan ingin Hyo Rin pun bisa melanjutkan kehidupannya dengan selayaknya.


Hanya bisa tersenyum di balik rasa sakitnya yang teramat sakit dan sedih yang mendalam Hyo Rin hanya mampu berkata "Terima Kasih", Kemudian ia berkata kepada Hyun Jin bahwa ia harus buru-buru pergi untuk saat ini karena ada sesuatu yang mendesak yang harus ia lakukan dan tidak mempunyai waktu lagi untuk berlama-lama karena ia harus mengejar Bus. Dan ia langsung bergegas pergi dari hadapan Hyun Jin. Hyo Rin berlari sekencang-kencangnya ke tempat yang jauh dari jarak rumahnya kemudian ia melepaskan semua tangisannya yang dia coba berusaha menahannya di depan Hyun Jin.


__ADS_1


Hujan yang tiba-tiba turun seolah alam pun mengerti dengan apa yang Hyo Rin rasakan sekarang, Hyo Rin terus menangis sambil terus memukul-mukul dadanya agar rasa sesaknya secepatnya berakhir.Seharian ia berjalan-jalan di jalanan tanpa arah dan tujuan seperti seseorang yang kehilangan tujuan hidupnya. Dia tidak perduli dengan orang-orang sekitar yang menatap aneh padanya. Setelah puas meluapkan perasaannya Hyo Rin pun kembali ke rumahnya.


Keesokan harinya,


Tak, tik, tak, tik, tak, tik jam pun terus berputar dan malam pun berganti pagi. Hyo Rin pun bangun dari tidurnya sambil memegang kepalanya yang terasa pusing, dan dia mencoba kembali untuk menenangkan diri dan berusaha sekuat tenaga untuk kembali bangkit dari keputus asaannya. Seakan beberapa waktu ia berdiam diri dan merenungkan kembali akan hidupnya bersama dengan Hyun Jin ketika mereka hidup bersama di kala hanya ada canda dan tawa di awal-awal pernikahan mereka.


Beberapa saat terdiam, Hyo Rin baru menyadari bahwa kemarin dia tidak sempat mengucapkan salam perpisahan dengan baik pada Hyun Jin. Pikirannya terlalu kalut kemarin, sehingga ia hanya bisa diam mendengarkan Hyun Jin saja. Padahal dia berharap Hyun Jin tahu bahwa jauh dalam lubuk hatinya Hyo Rin berharap Hyun Jin pun bisa mendapatkan kebahagiannya di Korea nanti.


Hyo Rin segera bangkit dari tempat tidurnya dan ia bergegas untuk pergi ke bandara mencari Hyun Jin. Hyo Rin berharap dia masih bisa bertemu dengan Hyun Jin untuk terakhir kalinya. Setibanya di bandara ia segera berlari dan terus berlari mencari Hyun Jin kemana-mana sambil menangis tersedu-sedu dan tidak berhenti terus memanggil nama Hyun Jin berulang kali.


Hyun Jin yang mendapatkan pelukan mendadak dari Hyo Rin, sedikit terhuyung kebelakang karena terkejut. Namun, dengan hangat Hyun Jin pun membalas pelukan mantan isterinya itu dengan balik membalas pelukan Hyo Rin yang sudah tersandar tenang dalam dekapannya, sambil terus mengusap-usap pelan punggung Hyo Rin.


__ADS_1


Setelah beberapa waktu berlalu hal itu terus berjalan mereka masih dalam posisi yang sama seperti sediakala dan semakin sulit untuk berpisah. Namun akhirnya waktu pun harus mengakhirinya bahwa hubungan mereka kali ini bener-bener harus berakhir dan terhenti sampai di situ untuk terakhir kalinya.


Hyo Rin berusaha Tersenyum lepas di depan Hyun Jin untuk merelakan Hyun Jin kembali ke Korea agar tidak meninggalkan luka dan kepedihan yang mendalam bagi Hyun Jin. Sambil menarik nafas dalam-dalam Ia bekata, "Selamat tinggal Lee Hyun Jin." Dengan sepenuh hati Aku harap kau akan menemukan kebahagian seperti yang kamu inginkan ketika kamu kembali ke Korea nanti. Semoga kamu bisa melupakan semuanya yang terjadi disini selama hidup dengan ku ucap Hyo Rin sambil tersenyum ke arah Hyun Jin namun dengan air mata yang terus mengalir di matanya.



Ia hanya ingin Hyun Jin bisa mempunyai kenangan yang indah selama di sini dan dapat melupakan bahkan mengampuni semua yang sudah terjadi. hanya ada kebahagiaan yang akan selalu menemani hari-harinya yang sebelumnya kelam ketika mereka bersama-sama. Tak mampu berkata-kata kali ini Hyun Jin lah yang hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya sembari mengucapkan "Terima Kasih" kepada Hyo Rin untuk waktu yang boleh mereka lewati bersama selama tujuh tahun, sekalipun di dalamnya banyak percekcokan yang terjadi dan harus berakhir dengan perpisahan.


Ia berterimah kasih kepada Hyo Rin yang tetap mendampinginya dengan penuh cinta dan bertahan bersama selama tujuh tahun dalam berumah tangga. Sampai pada akhirnya memutuskan untuk berpisah pun semata-mata hanya untuk demi kebahagiaannya. Sambil tersenyum tulus dan berusaha menahan air matanya juga yang akan menetes, Hyun Jin menghapus air mata Hyo Rin dengan ibu jarinya. "Aku juga berharap kau memulai hidup barumu di sini dengan baik Kim Hyo Rin." Aku berharap kamu juga dapat membenahi diri lagi dan memulai hidup yang penuh dengan kebahagiaan yang menanti kita di depan. Sampai jumpa kata Hyun Jin. Kali ini Hyun Jin yang mengambil inisiatif untuk memeluk Kim Hyo Rin dengan begitu erat.


Pengumuman dari petugas bandara mengakhiri pelukan mereka. Hyun Jin segera mengambil kopernya, lalu masuk ke dalam bandara sambil melambaikan tangannya ke arah Hyo Rin yang juga di balas oleh Hyo Rin. Ya kali ini semua benar-benar BERAKHIR! Hyun Jin sudah akan memulai hidup barunya di Korea. Hyo Rin juga harus melakukan hal yang sama. Bangkit dari keterpurukannya, dan memulai hidup barunya disini. Mulai detik ini tidak ada lagi gelar Nyonya Lee dinamanya, yang ada hanyalah KIM HYO RIN.


__ADS_1


"Setelah aku meninggalkanmu, semua waktuku berlalu begitu saja seakan tiada berarti. Andai saja aku bisa kembali padamu secepat yang ku bisa, maka apapun itu aku pasti bisa melakukannya."


__ADS_2