Accidental Of Love

Accidental Of Love
Accidental Of Love Eps. 18


__ADS_3

Keesokan harinya, Hyo Rin kembali memulai aktifitasnya dengan membuatkan sarapan untuk Ji Hwon, saat dia sedang menuruni tangga, dia dikejutkan dengan kehadiran Ahjumma yang sedang menyiapkan bahan masakan.


"Ahjumma, kenapa bangun pagi sekali?" Tanya Hyo Rin saat dia sudah sampai di dapur.


"Saya tidak enak, kalau nyonya memasak sendiri untuk tuan" jawab Ahjumma.


"Tidak apa Ahjumma. Saya memang ingin menyiapkan sendiri untuk sarapan Ji Hwon. Lain kali, Ahjumma bekerja seperti biasa saja, jam tujuh" kata Hyo Rin kepada pelayan Ji Hwon itu.


"Baik nyonya. Tapi hari ini biarkan saya membantu anda" ucap Ahjumma, yang diangguki oleh Hyo Rin.


Mereka akhirnya menyiapkan sarapan berdua. Begitu masakannya sudah selesai, Hyo Rin kembali naik ke kamarnya untuk membangunkan Ji Hwon yang masih tertidur. Hyo Rin tidak ingin Ji Hwon melewatkan setiap jam makannya. Hyo Rin akhirnya membangunkan Ji Hwon yang masih tertidur diatas sofa


"Ji Hwon, bangun" kata Hyo Rin sambil menggoncang tubuh Ji Hwon.


"Hoamm, sebentar lagi. Aku masih sangat mengantuk" ucap Ji Hwon sambil menutup wajahnya dengan bantal.


Hyo Rin yang kebingungan bagaimana harus membangunkan suaminya ini, akhirnya memutuskan untuk menggelitikinya saja. Namun sepertinya Hyo Rin tidak pernah menggelitiki seseorang, sehingga bukannya menggelitiki, Hyo Rin justru menusuk-nusuk pelan perut Ji Hwon dengan jarinya, namun Ji Hwon masih terus tertidur, Hyo Rin kembali menekan perut Ji Hwon sedikit lebih kencang. Merasa tak mendapat respon dari Ji Hwon, membuat Hyo Rin semakin kuat menekan perut Ji Hwon dengan seluruh jari-jarinya.


Ji Hwon yang sepertinya sudah sadar dari tidurnya, kemudian bangun dan tertawa terbahak-bahak karena apa yang dilakukan oleh Hyo Rin tadi. Dia kemudian menangkap tangan Hyo Rin yang masih menekan perutnya.


"Hei Nyonya Choi, apa kau tidak tahu bagaimana cara membangunkan orang?. Kau benar-benar tidak tahu bagaimana caranya bersenang-senang" kata Ji Hwon sambil terus terbahak.



Hyo Rin yang merasa diremehkan oleh Ji Hwon, kemudian kembali menekan-nekan perut Ji Hwon, kali ini dengan kedua tangannya. Ji Hwon yang melihat itu, justru semakin mengeraskan suara tawanya, bukan karena merasa kegelian, melainkan karena tahu istrinya yang tidak tahu cara bersenang-senang.


"Hei Kim Hyo Rin, akan kutunjukkan padamu bagaimana caranya bersenang-senang yang sesungguhya"  Setelah mengatakan itu, Ji Hwon dengan cepat menarik tangan Hyo Rin, membuat Hyo Rin terjatuh di sofa, sehingga Ji Hwon langsung menindih tubuh wanita itu.

__ADS_1


Ji Hwon kemudian menggelitiki tubuh Hyo Rin membuat Hyo Rin menggerakkan tubuhnya agar Ji Hwon menghentikan kelitikannya itu. Hyo Rin terus tertawa, bahkan sampai membuat air matanya menetes.


"Ji Hwon hentikan. Ini sangat geli" kata Hyo Rin sambil tertawa, namun Ji Hwon tetap tidak menghentikan aksinya itu.


Beberapa saat kemudian, suara pintu terbuka, membuat Ji Hwon dan Hyo Rin menghentikkan aktivitas mereka. Keduanya menoleh kearah pintu, dan mendapati seluruh keluarga Ji Hwon yang sudah berdiri didepan pintu. Mereka yang melihat posisi Hyo Rin dan Ji Hwon saat ini, membolakan matanya. Kakak Hyo Rin dengan cepat menutup mata Ye Jun dan Nari, agar otak mereka tidak ternodai karena aktivitas paman dan bibi mereka.


"Apa perlu kalian berteriak-teriak seperti tadi saat melakukannya?" Ucap nenek Ji Hwon dengan kesal sambil meninggalkan kamar.


"Pelan-pelan saja Ji Hwon. Tenang saja, kami akan menunggu kalian dibawah sampai selesai" kata kakak Ji Hwon sambil mengedipkan sebelah matanya, lalu menutup pintu kamar mereka.


Selepas kepergian keluarga Ji Hwon, Hyo Rin kembali tersadar. Dia langsung mendorong tubuh Ji Hwon yang berada diatasnya.


"Kau mandilah dulu, setelah itu kita turun" suruh Hyo Rin, yang dipatuhi oleh Ji Hwon.


Hyo Rin menutup wajahnya malu, saat Ji Hwon sudah berada dikamar mandi. Bagaimana mungkin dia bisa seceroboh ini? Keluarga Ji Hwon pasti sudah memikirkan yang aneh-aneh tentangnya. Hyo Rin kemudian menatap pakaiannya sendiri yang terlihat berantakan, lalu bergegas mengganti pakaiannya. Begitu selesai mengganti pakaian, Hyo Rin turun kebawah bersama dengan Ji Hwon yang kebetulan sudah selesai mandi.


"Kami benar-benar tidak melakukan hal lain" tambah Hyo Rin berusaha meyakinkan keluarga Ji Hwon.


"Hahahaha, kau tenang saja Hyo Rin. Lagi pula kalian juga sudah menikah, jadi tidak masalah jika kalian melakukan yang lebih dari tadi" kata kakak Ji Hwon meledek.


"Ah apa yang kau katakan eonnie" balas Hyo Rin malu.


"Sebenarnya kenapa kalian semua sudah ada dirumahku pagi-pagi begini?" Ji Hwon bertanya tanpa rasa bersalah.


"Hei! Apa kau sudah tidak membutuhkan kami lagi?!" Kata kakak Ji Hwon sambil memukul pundak Ji Hwon.


"Kami hanya mengkhawatirkan bagaimana kalian berdua di rumah ini. Lagipula, Ye Jun dan Nari terus menangis karena merindukan Imo-nya, dan halmeonni sudah berjanji akan membawa mereka kesini pagi ini" jelas nenek Ji Hwon.

__ADS_1


"Eomma juga sudah memasak untuk kalian. Kalian bisa menyimpannya di kulkas dan memanaskannya saat ingin makan. Biar Hyo Rin tidak perlu capek memasak" kata ibu Ji Hwon sambil memberikan masakannya kepada Hyo Rin.


"Ah terima kasih eomma. Aku juga sudah menyiapkan sarapan, ayo kita sarapan bersama" ajak Hyo Rin kepada mereka semua.


Semua yang ada disitu, berjalan ke ruang makan, dan menikmati sarapan buatan Hyo Rin. Setelah selesai sarapan, keluarga Ji Hwon memutuskan untuk pulang. Namun Hyo Rin sempat membujuk kakak Ji Hwon agar meninggalkan Ye Jun dan Nari disini, agar menemaninya bermain. Untungnya mereka menyetujui permintaan Hyo Rin.


Dan selama seharian itu, Hyo Rin menghabiskan waktunya dengan bermain bersama kedua keponakannya itu sampai puas, disaat Ji Hwon sedang bekerja.


Saat malam tiba, Ji Hwon masuk ke rumahnya, dan mendapati ketiga orang yang disayanginya itu sudah terlelap disofa ruang tamu, dengan televisi yang masih menyala. Ji Hwon bingung bagaimana cara membangunkan Hyo Rin, karena posisinya yang sedang dipeluk oleh Ye Jun dan Nari disisi kiri dan kanan.


Ji Hwon kemudian berusaha membangunkan Hyo Rin dengan menepuk pelan kepala Hyo Rin, membuat Hyo Rin terbangun.


"Eunghh, kau sudah pulang?" Tanya Hyo Rin yang diangguki oleh Ji Hwon.


"Ya, kau istirahatlah dikamar" kata Ji Hwon.


"Tidak, ayo kita antar mereka dulu. Aku sudah berjanji pada eonnie akan memulangkan mereka hari ini" kata Hyo Rin.


Mereka akhirnya menggendong Ye Jun dan Nari ke mobil, dan membawa kedua anak itu pulang. Saat sampai di kediaman keluarga Ji Hwon, mereka langsung memberikan kedua anak itu kepada ibunya.


"Kalian menginaplah, ini sudah malam" kata kakak Ji Hwon.


"Tidak kak. Besok aku ada pemotretan, dan aku akan membawa Hyo Rin ikut bersamaku" ucap Ji Hwon menolak.


"Ya sudah kalau begitu" kata kakak Ji Hwon.


Hyo Rin dan Ji Hwon akhirnya pulang ke rumah mereka.

__ADS_1


__ADS_2