Accidental Of Love

Accidental Of Love
Accidental Of Love Eps. 22


__ADS_3

Hyun Jin yang sedari tadi masih melihat interaksi antara Hyo Rin dan Ji Hwon, akhirnya memutuskan untuk menghampiri mereka. Begitu dia sampai,  pandangannya beradu dengan tatapan Ji Hwon. Keduanya saling menatap dengan aura tidak senang. Tak berapa lama Ji Hwon. memutuskan tatapan mereka, dan membuka suaranya.


"Ahh, ternyata kau?" Kata Ji Hwon dengan nada tidak sukanya.


"Hai Ji Hwon! Apa kabar?" Sapa Hyun Jin, namun tidak mendapat respon dari Ji Hwon, membuat Hyun Jin tersenyum kecut.


"Ah, maaf aku tidak sempat memperkenalkan diri dengan baik waktu itu, karena sepertinya kau sedang terburu-buru. Kenalkan, namaku Lee Hyun Jin" ucap Hyun Jin memperkenalkan diri, sambil mengulurkan tangannya.


"Choi Ji Hwon" Ji Hwon membalas uluran tangan Hyun Jin, namun masih tetap memasang wajah datarnya.


Hyun Jin tersenyum. Dia kemudian mengalihkan pandangannya kearah Ye Jun, Nari, dan Hyo Rin, sambil mengangkat sebelah alisnya, seolah bertanya kepada Ji Hwon, siapa mereka.


"Kenalkan, ini Nari dan Ye Jun. Mereka adalah keponakanku. Dan ini is..." Ucapan Ji Hwon terhenti saat dia akan memperkenalkan Hyo Rin sebagai istrinya.


Ji Hwon sangat ingin mengatakan kepada mantan suami Hyo Rin ini, bahwa Hyo Rin adalah istrinya. Namun dia takut, Hyo Rin akan semakin sedih saat dia mengatakan itu, karena dia sudah berjanji pada Hyo Rin, akan menyembunyikan status mereka sampai Hyo Rin siap.


"Ini Hyo Rin" sambung Ji Hwon meralat ucapannya, setelah terdiam tadi.


"Hyo Rin, kenalkan ini Lee Hyun Jin. Baru-baru ini, aku dipercayakan untuk menjadi Brand Ambassador produk mereka" kata Ji Hwon kepada Hyo Rin.


"Aku Hyun Jin"


Hyun Jin kembali tersenyum, dan segera mengulurkan tangannya kepada Hyo Rin untuk berjabat tangan, namun sayangnya dia tidak mendapat respon dari Hyo Rin. Wanita itu hanya diam sambil menganggukan kepalanya. Hyun Jin akhirnya menarik kembali uluran tangannya dengan canggung.


"Oppa, kau dari mana saja? Aku mencarimu dari tadi kemana-mana" Tiba-tiba seorang wanita datang dan bertanya pada Hyun Jin, sambil merangkul tangan Hyun Jin.


"Ah maaf So Hyun. Tadi aku ingin membelikanmu minum, tapi tiba-tiba saja aku bertemu dengan mereka" kata Hyun Jin, sambil menunjuk Ji Hwon dengan matanya.


Wanita yang dipanggil So Hyun itu, lalu mengalihkan pandangannya mengikuti tatapan Hyun Jin. Seketika saja dia berteriak senang.


"AAAAAAA!!! CHOI JI HWONNN?!" So Hyun berteriak senang saat menyadari pria di depannya sekarang adalah Ji Hwon, aktor yang sangat digemarinya.


"Oppa, kenapa kau tidak pernah memberitahuku, kalau kau mengenal aktor terkenal itu?" So Hyun bertanya dengan senang, membuat Hyun Jin hanya tertawa canggung.

__ADS_1


"Kenalkan, aku Park So Hyun. Tunangan Hyun Jin" So Hyun memperkenalkan dirinya dengan antusias, sambil mengulurkan tangannya.


"Choi Ji Hwon" balas Ji Hwon.


So Hyu  memberikan ponselnya pada Hyun Jin agar Hyun Jin dapat memotretnya dengan Ji Hwon, aktor yang sangat digemarinya ini.


"Oppa, tolong fotokan kami berdua ya" kata So Hyun, lalu dia berdiri disamping Ji Hwon sambil merangkul tangan Ji Hwon mesra, membuat Ji Hwon sedikit risih.


Hyo Rin nampaknya merasa kesal melihat Ji Hwon yang dirangkul mesra oleh So Hyun, kemudian memeluk Nari, dan memberikan Nari kepada Ji Hwon, agar Ji Hwon menggendong anak itu.


"Maaf, kami ada urusan sekarang, jadi harus buru-buru pergi" kata Hyo Rin, lalu melepaskan rangkulan So Hyun dari tangan Ji Hwon.


So Hyun yang sepertinya baru menyadari keberadaan Hyo Rin cukup terkejut. Saking antusiasnya dia pada Ji Hwon, sampai membuatnya tidak menyadari keberadaan Hyo Rin.


"Tunggu. Bukankah kau Kim Hyo Rin? Wanita yang viral karena melamar Ji Hwon di sosial media itu?" Tanya So Hyun dengan penasarannya, membuat tubuh Hyo Rin kembali membeku.


"Maaf So Hyun, kami harus pergi sekarang. Kami permisi Mr.Lee" Ji Hwon dengan segera menggandeng tangan Hyo Rin pergi dari tempat itu bersama dengan Ye Jun dan Nari, karena menyadari kondisi Hyo Rin yang sepertinya tidak baik.


Mereka pun segera mengantar Ye Jun dan Nari, yang sudah tertidur dikursi penumpang berssma dengan Hyo Rin yang duduk bersama mereka sambil terdiam.


Hyo Rin tidak menjawab, dan hanya menganggukan kepalanya pelan. Ji Hwon menghembuskan nafasnya kasar, dan terus mengemudikan mobilnya menuju rumah keluarganya.


***


Begitu mereka sampai, mereka segera membawa Ye Jun dan Nari yang berada dipelukan keduanya, menuju kamar kedua anak itu.


Hyo Rin dan Ji Hwon kemudian berpamitan kepada kakak Ji Hwon, namun sepertinya mereka tidak diizinkan untuk pulang.


"Kalian menginap disini saja malam ini. Lagipula, kalian pasti belum berpamitan pada dua anak itu kan? Tahu sendiri, mereka pasti akan menangis lagi kalau mereka tahu kalian yang tiba-tiba pergi tanpa memberitahu mereka" kata kakak Ji Hwon, kepada mereka.


"Baiklah Nunna, kami akan menginap di sini malam ini" putus Ji Hwon.


"Baguslah. Kalau begitu lebih baik kalian membersihkan diri dulu, lalu segera tidur. Kalian pasti sangat lelah hari ini" suruh kakak Ji Hwon, yang diangguki oleh mereka.

__ADS_1


"Malam ini, kita tidur seranjang saja. Disini tidak ada sofa untuk kau tidur" kata Hyo Rin saat mereka sudah sampai dikamar mereka.


"Baiklah" ucap Ji Hwon antusias.


Tentu saja dia tidak akan melewatkan kesempatan berharga ini. Dari dulu dia ingin bisa tidur berdua dengan Hyo Rin, dan saat ini bisa terkabul. Dalam hati dia berterima kasih pada kakaknya yang menyuruhnya untuk menginap disini malam ini.


Mereka kemudian membersihkan diri dikamar mandi secara bergantian. Setelah selesai, mereka memutuskan untuk segera tidur, karena sudah sangat lelah seharian ini.


***


Keesokan harinya tiba-tiba terdengar suara,  "Ucleee! Imooo!" Teriakkan dari Nari dan Ye Jun membuat Ji Hwon dan Hyo Rin terbangun dari tidur mereka.


Kedua anak itu saat ini sudah berada di atas kasur Ji Hwon dan Hyo Rin. Mereka sangat bersemangat saat mengetahui Ji Hwon dan  Hyo Rin yang masih berada di rumah ini saat mereka terbangun.


"Akhh Hyo Rin, kenapa kau tidak mengunci pintunya semalam?" Tanya Ji Hwon kesal.


Ji Hwon yang masih sangat mengantuk kemudian menutup wajahnya dengan bantal, tanpa memperdulikan kedua keponakannya yang masih asik meloncat-loncat diatas tempat tidurnya.


"Ayo anak-anak, sini peluk Imoo dulu. Jangan mengganggu uncle kalian lagi yah" kata Hyo Rin sambil merentangkan tangannya meminta dipeluk, dan langsung disambut oleh kedua anak itu dengan antusias.


"Ayo, siapa yang mau menemani imoo membuat sarapan untuk uncle piggy? Yang mau, nanti akan imoo buatkan kue yang enak" ajak Hyo Rin, agar mereka mau keluar dari kamar, sehingga Ji Hwon bisa melanjutkan tidurnya.


"Aku mau imoo" seru kedua anak itu bersamaan.


Mereka bertiga pun beranjak dari tempat tidur, dan segera keluar menuju dapur untuk membuat sarapan dan beberapa kue tentunya.


Beberapa saat kemudian, saat Hyo Rin sudah menyelesaikan masakannya, Ji Hwon turun dari kamarnya, dan menghampiri mereka.


"Ayo, bantu aku menyiapkan makanannya di meja makan, agar kita bisa segera makan bersama" kata Hyo Rin pada Ji Hwon yang baru saja turun, membuat Ji Hwon dengan segera membantu istrinya itu.


"wah wah, ada apa ini, sampai pagi-pagi begini tuan muda kita sudah ikut turun kedapur?" Kakak Ji Hwon menghampiri mereka dan bertanya dengan nada meledek.


"Sudahlah Nunna. Coba Nunna tanyakan kepada kedua anak Nunna ini, kenapa membangunkan kami pagi-pagi sekali" kata Ji Hwon kesal, sambil mendelik kepada kakaknya, membuat kakaknya tertawa.

__ADS_1


"Sudah-sudah. Kalian ini selalu saja bertengkar. Lebih baik kita sarapan sekarang. Hyo Rin sudah memasaknya untuk kita, bahkan Nari dan Ye Jun juga ikut membantu. Ayo kita coba masakannya" kata nenek Ji Hwon menengahi perdebatan mereka.


Semua yang ada disitu pun, beranjak menuju meja makan. Mereka kemudian menikmati sarapan buatan Hyo Rin sambil sesekali berbincang.


__ADS_2