AghaCana

AghaCana
Bab 4


__ADS_3

Malam ini terlihat banyak sekali karyawan yang lembur, termasuk Cana. Kayna sudah pulang terlebih dahulu karena ada urusan keluarga. Padahal Kayna sudah memaksa Cana agar langsung pulang, tapi sepertinya Cana memang keras kepala.


Cana memang berencana lembur hari ini. Besok ia kembali diberikan tugas untuk mengerjakan file meeting untuk Agha. Ia tak ingin kejadian hari ini terulang. Rencananya, malam ini Cana ingin menyelesaikan dan langsung mengirimkannya kepada Agha.


"Ehh Can kok belum pulang?" Tanya Zadi yang baru saja selesai membeli kopi bersama Agha.


Cana tersenyum hangat. "Iya Pak Zaa... Gue lembur nih. Masih harus kejar deadline soalnya. Ngeri kalau malem ini nggak gue kasih, nanti bisa di pecat." Ucap Cana sambil melirik sekilas ke arah Agha.


Zadi terbahak, "Yaudah deh, jangan kemaleman pulangnya Can!" Kata Zadi sedikit teriak, sambil mengejar langkah Agha yang lebih dulu meninggalkannya.


"EHHH GHA! astagaaaa... Tungguin gue kek! buru-buru amat Lo! kesindir ya Lo sama obrolan gue sama Cana tadi." tebak Zadi


"Alay Lo! Siapa yang kesindir! Lagian, bisa-bisanya Lo deket sama anak nggak disiplin kayak dia!" Ketus Agha, sambil menyeruput kopi hitamnya.


"Dia nggak gitu Gha! Jangan kayak cewe deh suka manjangin masalah." Jawab Zadi tak mau kalah.


"Lo belain dia? Suka Lo sama dia?!" Tebak Agha.


Zadi memutar bola matanya malas. "Gue temanan aja sama Cana."


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Karyawan lainya sudah banyak yang pulang duluan. Cana yang sedang menuju parkiran mobil pun tidak sengaja bertemu dengan Agha.

__ADS_1


Agha terlihat sedang menelpon seseorang sambil tersenyum. Cana sempat diam sebentar, sebab ia baru kali ini melihat seorang Pak Agha Abqari tersenyum semanis itu. Ah .. Pasti yang di telpon itu pacar Pak Agha, atau mungkin calon istrinya? tebak Cana dalam pikirannya sendiri.


Didalam mobil, Cana langsung mengirim pesan singkat pada Bu Ani, ibu ketua pengajian di dekat kost-annya.


^^^Cana :^^^


^^^Assalamualaikum Ibu...^^^


^^^Maaf hari ini Cana nggak bisa ikut ajarin anak-anak ngaji. Cana lembur Bu^^^


Bu Ani :


Waalaikumsalam teh Cana


jadi sedikit yang ngaji


^^^Cana:^^^


^^^Oh gitu buu, okedeh Bu^^^


^^^Cana mau jalan pulang dulu ya. Bye ibuuu^^^

__ADS_1


Bu Ani :


hati-hati yaa teh, jangan ngebut jalan lagi licin


Senyum Cana langsung mengembang ketika membaca pesan dari Bu Ani. Saat pindah ke Jakarta, Bu Ani lah yang sangat membantu Cana beradaptasi dilingkungan barunya.


Ponsel Cana bergetar.


📩 message From 08*******434


Ayah kamu mabuk setiap malem dan tidur sama banyak perempuan. Kalau kamu belum transfer juga, saya bisa sebar foto-foto ini ke semua klien ayah kamu.


Cana sudah terbiasa dapat pesan dari nomor tak dikenal ini. Ia yakin itu adalah pesan dari ibu tirinya.


Gemerlap lampu dari gedung-gedung tinggi serta lampu kendaraan yang saling beradu, membuat Jakarta sangat cantik malam ini. Cana menyantap nasi goreng pedasnya, ditemani semilir angin malam.


Diseberang jalan, ada seseorang yang bibirnya tak dapat berhenti berkedut karena gemas melihat Cana yang sudah setengah mengantuk, tapi tetap memaksakan diri untuk melahap nasi gorengnya.


"Mas Agha, Jangan ngelamun nanti kesambet!" Ucap Pak Agus, supir pribadi Agha.


"Eh, Iya pak." jawab Agha yang langsung mengalihkan pandanganya.

__ADS_1


Agha baru saja ingin ke bandara. Namun Ia tidak menyangka kalau akan bertemu Cana disini. Mengetahui fakta baru, kalau ternyata ia dan Cana tinggal di daerah yang sama.


__ADS_2