
Agha baru sampai di bandara. Tadi Elena menghubungi Agha untuk minta jemput di bandara. Teman kecil Agha itu baru saja pulang dari acara modeling di Bali.
"Ghaaaaa ....," Setengah berlari Elena menghampiri Agha dan langsung memeluknya. "Kangen banget deh!" Ucap Elena.
Segera melepaskan pelukan itu. "Me too Len. Gimana perjalanan disana?" Kata Agha.
Terlihat jelas dari raut wajah Elena, sebahagia apa ia kemarin, "Pokoknya kemarin itu best day ever buat aku Gha."
"Yaudah, ayo pulang. Besok gue ada meeting." Kata Agha sambil berjalan kearah mobilnya.
...****************...
Agha baru saja tiba di rumahnya. Tadi sebelum mengantar Elena pulang ke rumah, Agha sempat makan malam berdua.
"Abangggg ... Kok baru pulang sih! Mana es krim pesenan Ghina?!" Ucap Ghina, adik Agha.
"Udah malem kok belum tidur cil? Abang lupaaa. Besok aja yaa beli sama bunda ..." Jawab Agha sambil berjalan ke arah kamarnya dilantai atas.
"Okedeh bang. Ghina tidur ya, dahhh Abang jelekkk." ledek ghina menjulurkan lidahnya.
__ADS_1
Amira, bunda Agha, hanya bisa geleng-geleng kepala menyaksikan kedua anaknya. Perbedaan umur yang lumayan jauh membuat Agha dan Ghina jarang bertengkar. Melihat Agha yang sepertinya sangat lelah, bundanya pun membuatkan segelas susu hangat lalu mengantarnya ke kamar Agha.
Amira mengetuk pintu kamar Agha lembut . "Gha ... Bunda masuk ya? Bunda bikin susu hangat buat kamu."
"Masuk bunnnn, nggak dikunci kok!!" Jawab Agha dari kamar mandi.
"Diminum dulu susunya." Ucap bunda dengan menyodorkan segelas susu hangat. "Jangan terlalu memaksakan diri, nanti kamu sakit. Akhir-akhir ini, kenapa kamu jadi gila kerja?" Tanya bunda lembut.
Agha mengerenyit heran, "Nggak papa Bun. Agha lagi banyak kerjaan aja. Biasanya juga Agha sibuk gini Bun." Jawab Agha sambil merebahkan badannya dikasur.
"Biasanya kamu paling anti banget sama yang namanya lembur. Masih nggak bisa lupain Gea ya?" Tebak bunda spontan.
Agha berdecak, "Bunnn, plis deehh .... Jangan bahas dia terus! Agha nggak suka!"
"Hmm... Makasih bun." jawab Agha.
Agha memang sempat ingin menikah, namun tiba-tiba dibatalkan sepihak. Calonnya yang mendadak hilang tanpa kabar dengan membawa mobil hadiah pemberian Agha.
Bundanya bilang, orang tua Gea adalah teman baik ayah. Mereka juga tidak menyangka bahwa akan ada kejadian seperti ini.
__ADS_1
kalau dipikir-pikir, Agha memang awalnya tidak suka Gea. Bahkan sampai sekarang pun Agha tidak mengerti, mengapa ia mau untuk dijodohkan saat itu.
Agha yang awalnya tidak mau jatuh cinta dengan Gea, akhirnya malah terjebak dalam cintanya sendirian.
Miris memang jika mengingat kisah cinta Agha. Sejak itulah Agha jadi anti cewe. Bahkan sulit untuk dekat dengan perempuan.
Telpon Agha berdering membuyarkan lamunannya.
"Hallo Assalamualaikum Gha. Sorry ya, besok gue nggak bisa nemenin Lo meeting."
Agha berjalan kearah balkon. "waalaikumsalam. Kenapa?"
"Biasa nih, nyokap minta anter ke Bandung jenguk nenek gue. kata Cana, dia udah kirim file-nya ke Lo tadi."
"Oke." Jawab Agha singkat.
Siapa lagi kalau bukan Zadi yang bisa mengganggu Agha malam-malam seperti ini. Mengingat soal Cana, Agha jadi penasaran kenapa selarut itu Cana masih belum pulang ke rumahnya? Pikir Agha. Agha kembali masuk kedalam untuk merebahkan diri dikasur. Tak butuh waktu lama, ia langsung tertidur pulas.
📩 Message from Zadi :
__ADS_1
Oh iya Gha, gue lupa bilang. Besok Lo meeting ditemenin Cana. Dia bisa handle semuanya. Gue udah bilang dia dan arahin dia untuk besok.
thanks. Good luck broo!