
3 hari berlalu begitu cepat. Hari ini Reisya, Eza dan Lala akan pulang kerumah mereka masing-masing di Jakarta.
"Nek Eca pulang ya. Eca janji bakal datang lagi jengukin Nenek disini" Ucap Reisya dengan air mata yang mulai membendung di pelupuk matanya.
Nenek tak menjawab sepatah kata pun hanya saja Nenek langsung mencium dan memeluk cucunya itu.
"Tante, Mbak kita semua mau pamit pulang" Kata Eza dan Lala.
"Tante dan Mbak jagain Nenek yaa jika Nenek kenapa-kenapa langsung kabarin Eca ya" Ujar Reisya.
"Iya sayang, Tante dan Mbak pasti bakal selalu jagain Nenek" Jawab Tante Ika.
Sebenarnya mereka tak ingin meninggalkan kota Palembang ini dan apa lagi kalau harus ninggalin Nenek berat sekali rasanya. Tetapi mau gak mau mereka memang harus pulang, mereka harus kembali bekerja di Jakarta.
Mereka pun segera memasukkan semua barang ke dalam mobil. Dan mereka pun akan segera berangkat.
"Hati hati nak, Nenek sayang kalian" Ujar Nenek sambil melambaikan tangan ke arah mereka.
Mereka pun hanya membalas lambaian tangan Nenek.
"Gak tega ya Ca harus ninggalin Nenek" Kata Eza.
"Iya, apa lagi Nenek Salma baik banget sm kita" Sambung Lala.
Reisya hanya tersenyum. Reisya belum bisa menerima kalau dia harus ninggalin Neneknya kembali. Tapi Eza dan Lala berusaha menghibur Reisya.
"Tau gak aku semalam mimpi dikejar setan" Kata Lala yang mulai mencoba menghibur Reisya.
"Terus?" Tanya Reisya pada Lala.
"Ternyata setannya suka sama aku dan ngajak aku pacaran" Kata Lala sambil tertawa.
Reisya yang mendengar lelucon Lala pun mulai tertawa dan Reisya mulai ceria kembali.
"Terus? Kamu terima?" Tanya Eza sambil menggoda Lala.
"Ya enggak lahhhh" Jawab Lala.
7 jam berlalu begitu cepat karena Lala tak henti-hentinya membuat suasana jadi ramai dan selalu berhasil membuat Reisya dan Eza tertawa.
Ya, itulah Lala gadis manja yang periang walaupun dia udah lama jomblo hehehe.....
__ADS_1
Reisya dan Eza mengantar Lala terlebih dahulu.
"Makasih ya La udah nemenin aku mencari Reisya" Ucap Eza sambil membantu menurunkan barang-barang milik Lala.
"Amannn Za dan tugas kamu Ca hilangkan sifat egois dan labil kamu. Aku gak mau dengar lagi kalian berantem dan cepat cepat sebar undangan pernikahan deh" Kata Lala pada Reisya dan Eza.
"Beres La" Jawab Eza.
"See youuu La" Kata Reisya sambil melambaikan tangan ke arah sahabatnya itu.
~Sesampai di rumah Reisya.
Sebelum keluar dari mobil, Eza menatap mata Reisya terlebih dahulu.
"Kamu ngapain sih?" Tanya Reisya yang mulai risih.
"Reisya aku sayang kamu plis kamu gak boleh lagi ambil keputusan seperti kemarin. Aku bisa mati tanpa kamu" Ujar Eza.
"Iya za aku minta maaf, aku juga sayang kamu kok Za" Jawab Reisya.
"Bantu aku jagain hubungan kita Ca sampai kita nikah dan menua bersama" Kata Eza sambil memegang tangan Reisya.
"Iya ay. love you" Ucap Reisya.
Setelah selesai berbincang Eza pun langsung menurunkan barang-barang Reisya.
Ting...... Tong......Suara bel rumah Reisya.
Mendengarkan suara bel berbunyi mama pun segera membukakan pintu rumahnya.
"Maaaaaaa" Kata Reisya sambil memeluk
mamanya.
"Syukur kamu udah pulang nak. Mama dan papa sangat merindukan kamu" Kata Mama dengan raut wajah yang sangat bahagia.
"Kalian udah baikan?" Tanya Mama dan melirik ke arah Eza.
"Udah tante, kemarin cuma salah paham aja kok" Jawab Eza.
"Bagus kalau begitu. Dan kamu Reisya Mama ada kabar gembira untuk kamu" Ujar Mama.
__ADS_1
"Kabar apa ma?" Tanya Reisya yang mulai penasaran.
"Najwa adik kamu udah selesai menyelesaikan tesisnya dan lulus sebagai mahasiswa cumlaud" Jelas Mama dengan raut wajah yang sangat bahagia dan bangga.
"Alhamdulillah Ma, dia emang anak pinter bisa lulus S2 dengan predikat cumlaude" Jawab Reisya yang ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan Mamanya.
Reisya sebenarnya mempunyai seorang adik perempuan yang sangat cantik yang bernama Najwa Humaira. Najwa mendapatkan beasiswa S2 ke Thailand.
"Minggu depan Najwa akan diwisudaa, dan kamu Za, harus ikut Reisya ke Thailand" Tegas Mama.
"Baik Tante akan Eza usahakan" Jawab Eza.
Betapa senang dan bangganya mama Reisya, selain memiliki 2 orang gadis yang sangat cantik mama juga sangat bangga karena memiliki anak yang bakat dan IQ nya sangat tinggi, Reisya berbakat ngeMc dan Najwa lulusan S2 ilmu komunikasi di Thailand.
Setelah selesai berbincang Eza pun berpamitan kepada Mama Reisya.
"Tante Eza pamit pulang yaa" Tutur Eza.
"Iya za, salam ya sama mama dan papa kamu" kata Mama Reisya.
"See you ay" Kata Reisya pada Eza.
Reisya dan Mama pun langsung masuk ke rumah.
"Eh anak Papa udah pulang" Kata Papa.
"Iya Paa, Eca sangat merindukan Mama dan Papa" Ujar Reisya.
"Mama dan Papa juga sangat merindukan kamu nak" Kata Mama dan Papa.
"Kamu pasti capek yaudah kamu mandi dulu selesai mandi istirahat" Ujar Papa.
"Iya Paa" Jawab Reisya singkat sambil menaiki tangga.
Selesai mandi dan membereskan baju kotor. Reisya pun segera beristirahat di kamarnya.
•
•
•
__ADS_1
Hallo readers jangan lupa tinggalkan jejak di novelku ya❤❤❤ Vote, like dan komen dari kalian yang bakal buat aku semangat terus nulis part part selanjutnya. Terimakasih untuk yang sudah mampir, vote, like dan komen novelku❤❤❤