
Happy reading❤❤
•
•
•
~Keesokan harinya.
Reisya dan Eza akan segera mengantarkan Keysa ke bandara.
Tittt.... Tittt....
Suara klakson mobil milik Eza.
"Ayo Key" Ajak Reisya.
"Om, Tante, Keysa pamit balik ke Paris ya. Makasih selama di Jakarta Om dan Tante udah mau nerima Keysa dan memperlakukan Keysa layaknya anak om dan tante" ucap Keysa dengan mata yang berkaca-kaca.
"Iya sayang semoga kita masih bisa berjumpa lagi yaaa. Jaga diri kamu baik-baik semoga selamat sampai ke tempat tujuan" Kata Mama sambil memeluk Keysa.
Setelah selesai berpamitan mereka pun langsung berangkat menuju bandara.
"Jam berapa pesawatnya flying Key?" Tanya Eza.
"Jam 10.00 Za" Jawab Keysa.
"Berhubung ini masih jam 8 kita bakal bawa kamu jalan-jalan dulu deh" Kata Reisya.
"Kalian baik banget sihhhhhh" Ujar Keysa.
Reisya dan Eza pun berinisiatif ingin mengajak Keysa ke icon wisata kota Jakarta yaitu adalah Monumen Nasional atau Monas.
__ADS_1
Mengunjungi Monas di pagi hari dengan berjalan-jalan atau bersepeda menyusuri taman yang ada di Monas merupakan kegiatan mengasyikan yang bisa mereka lakukan. Mereka juga bisa menghabiskan waktu dengan berfoto-foto sambil melihat pemandangan sekitar Monas. Tidak hanya itu, mereka juga bisa melihat keindahan pemandangan Ibu Kota Jakarta dari atas Monas dengan menaiki lift untuk mencapai puncaknya. Pengelola Monas juga menyediakan teropong yang bisa mereka gunakan untuk melihat panorama Kota Jakarta lebih jauh lagi. Di puncak monas juga terdapat api kemerdekaan yang terbuat dari lembaran emas yang melambangkan semangat bangsa Indonesia yang menyala-nyala.
Sekarang jam telah menunjukan pukul 09.30 WIB. Mereka pun segera menuju ke Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta untuk mengantarkan Keysa dan agar tidak kejebak macet Eza pun mengambil jalan pintas agar tiba di bandara tepat waktu.
Mereka pun tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta pada pukul 09.55 WIB. Saat Keysa akan masuk ke dalam pesawat moment haru seketika kembali datang ditengah-tengah mereka.
"Ca aku pamit pulang yaa" Ucap Keysa.
Reisya pun segera memeluk erat tubuh mungil milik Keysa.
"Makasih ya udah mau jauh-jauh ke Jakarta demi menghadiri pertunangan aku dan Eza" Ujar Reisya.
"Iya Ca, sama-sama" Jawab Keysa singkat.
"Kita gak mau tau loh Key pokoknya kamu harus datang di hari pernikahan kita" Kata Eza.
"Iya Za, bakal aku usahain demi kalian" Jawab Keysa.
Reisya dan Keysa pun kini harus menjalani hubungan persahabatan secara LDR kembali.
Reisya dan Eza hanya melambaikan tangan ke arah Keysa. Reisya berharap bisa berjumpa kembali dengan Keysa di lain kesempatan.
"Yuk kita pulang" Ajak Eza.
"Yuk" Jawab Reisya.
Selama di mobil Reisya dan Eza hanya diam dan sesekali Eza mengajak ngobrol Reisya.
"Sayang besok aku jemput yaa, kita cari gaun untuk hari pernikahan kita" Kata Eza.
"Enggak terlalu cepat? hari pernikahan kita kan kurang lebih masih ada 2 bulan lagi" Kata Reisya.
"Lebih cepat lebih baik sayang" Kata Eza.
__ADS_1
"Iya sih" Kata Reisya.
Eza pun segera mengantar Reisya pulang kerumah.
~Sesampai di rumah Reisya.
"Assalamualaikum" Ucap Reisya dan Eza berbarengan.
"Waalaikumsalam" Jawab Mama sambil membukakan pintu.
"Tantee?" Panggil Eza.
"Jangan panggil tante lagi dehh kan gak lama lagi kamu bakal menikah dengan anak saya, panggil Mama aja yaa" Kata Mama.
"Iya Ma" Jawab Eza.
Eza masih canggung harus memanggil Mama dengan sebutan Mama karena Eza sudah biasa memanggil Mama dengan sebutan tante.
"Menurut Mama kalau Eza dan Rrisya cari baju pernikahan sekarang apa terlalu kecepatan Ma?" Tanya Eza
"Iya enggak lah sayang, kalian bisa cari model bajunya dulu" Jawab Mama.
"Lebih cepat lebih baik kan Ma? Kata Eza.
"Iya dong, semoga pernikahan kalian berjalan dengan lancar" Kata Mama.
"Yaudah kalau begitu Eza pamit pulang dulu ya Ma" Kata Eza.
"Gak mau masuk dulu?" Tanya Mama.
"Lain kali aja Ma" Kata Eza.
"Assalamualaikum" Kata Eza kembali sambil mencium tangan Mama Reiya.
__ADS_1
"Waalaikumsalam" Jawab Mama.