AKU, KAMU Dan CERITA KITA

AKU, KAMU Dan CERITA KITA
Sadar


__ADS_3

Happy Reading❤❤


Sebelum membaca jangan lupa di like episode ini terlebih dahulu untuk nyemangati author menulis❤❤





~Keesokan harinya.


"Assalamualaikum" Ucap Shella sambil membawa sebuah rantang ditangan kanannya.


"Waalaikumsalam" Jawab Mama.


"Ini Tante" Kata Shella sambil memberikan rantang tersebut pada Mama Reisya.


"Makasih Shel" Kata Mama.


"Tante Nana udah pulang ya?" Tanya Shella kembali.


"Iya Shel, ada keperluan pulang sebentar" Jawab Mama.


Tak lama setelah berbincang dengan Mama, Reisya pun terbangun.


"Eh Shella, udah lama nyampe?" Tanya Reisya.


"Baru aja kok Ca" Jawab Shella.


"Ini makan dulu aku udah masakin" Kata Shella kembali.


"Makasih ya Shel, cuma kamu yang paling ngertiin aku" Kata Reisya sambil memeluk Shella.


"Iya Ca, sama-sama" Jawab Shella.


Tak lama kemudian Reisya pun langsung makan. Shella adalah perempuan cantik, baik dan sangat jago memasak.


"Gimana Ca? Gak enak ya?" Tanya Shella.


"Enak banget loh Shel"Jawab Reisya.


Mendengar jawaban dari Reisya, Shella pun tersenyum manis.


Beberapa menit setelah makan Mama pun izin mau pulang.


"Ca, Mama pulang dulu yaa" Izin Mama.


"Boleh Ma" Jawab Reisya.

__ADS_1


"Malam Mama balik lagi kok" Kata Mama.


"Tante pasti kecapean. Jadi, malam ini Tante tidur dirumah ajaa, aku bakal nemenin Reisya disini" Kata Shella.


"Iya Ma, betul apa kata Shella. Lagian ada Mama Eza juga yang bakal nemenin Reisya dan Shella disini" Sambung Reisya.


"Yaudah kalau begitu, baik-baik disini ya sayang. Ada apa-apa langsung telfon Mama aja" Kata Mama.


"Siap bos" Jawab Reisya singkat sambil menggoda Mama.


Mama pun langsung pulang. Beberapa menit setelah Mama pulang datanglah Lala.


"Assalamualaikum" Ucap Lala.


"Waalaikumsalam" Jawab Reisya dan Shella berbarengan.


"Maaf Ca aku baru bisa datang sekarang" Kata Lala.


Selama Eza di rawat di rumah sakit Lala sekali pun belum pernah datang. Karena, Lala sekarang lagi sangat sibuk dikampus. Sekarang Lala lagi mengerjakan tugas akhir yaitu Skripsi.


"Iya La gapapa kok, aku juga ngerti kamu lagi sibuk Skripsian" Jawab Reisya.


"Gimana kondisi Eza?" Tanya Lala.


"Alhamdulillah Eza udah melewati masa kritis, hanya saja Eza masih harus istirahat sampai tubuhnya sanggup untuk sadar" Jawab Reisya.


"Alhamdulillah" Kata Lala.


~Malam hari.


Drttt..... Drttt.....


(Suara ponsel milik Reisya).


"Hallo Ma" Kata Reisya.


"Ca, Mama kayaknya malam ini gak bisa balik ke rumah sakit. Karena Papa Eza lagi gak enak badan mungkin karena kecapean" Kata Mama Eza.


"Gapapa Ma, aku disini ditemenin sama Shella dan Lala kok" Jawab Reisya.


"Makasih ya Ca udah mau jagain Eza. Kalau terjadi apa-apa dengan Eza langsung kabarin Mama ya" Kata Mama.


"Iya Ma" Jawab Reisya singkat sambil mematikan telfon.


"Tante Nana?" Tanya Shella.


"Iya Shel, Papa Eza sakit jadi Mama gak bisa balik kesini" Jawab Reisya.


"Yaudah aku bakal nginap disini temenin kamu dan Shella" Sambung Lala.

__ADS_1


Betapa bahagianya hati Reisya memiliki sahabat yang sangat baik seperti Shella dan Lala.


Dokter pun masuk untuk memeriksa kondisi terkini Eza.


"Permisi" Kata dokter.


"Silahkan dok" Kata Reisya.


Dokter pun langsung memeriksa Eza.


"Gimana dok? Tanya Reisya.


"Semakin membaik, kita hanya perlu menunggu beberapa hari lagi untuk Mas Eza bisa sadar dan bisa berinteraksi seperti biasa" Jawab dokter.


"Alhamdulillah" Kata kami berbarengan.


Reisya tak henti-hentinya memohon doa kepada Allah. Tangan Reisya terus menggenggam tangan Eza.Sampai akhirnya Reisya tertidur disamping Eza.


Tiba-tiba..........


Tangan Eza bergerak, mata Eza mulai bisa terbuka. Saat Eza membuka mata yang pertama kali Eza lihat adalah sosok Reisya. Reisya dengan siaga menunggu dan menemaninya disini.


Tetapi, Reisya tidur sangat pulas. Shella dan Lala juga tak menyadari jika Eza sudah membuka mata.


"Sayang" Panggil Eza dengan nada sangat lembut.


Reisya pun tersentak dari tidurnya. Reisya terbangun dan merasa sangat bahagia melihat Eza sudah bisa membuka mata.


"Sayang? Apa aku bermimpi?" Tanya Reisya pada Eza.


"Kamu gak mimpi sayang. Ini akuu, Eza" Kata Eza meyakinkan Reisya.


Shella dan Lala pun terbangun mendengar suara Reisya menangis terharu.


"Caa?" Panggil Shella.


"Eza udah sadar" Kata Reisya dengan air mata mengalir dipipi.


"Bentar aku panggilkan dokter" Kata Lala.


Tak lama kemudian dokter pun datang dan memeriksa Eza.


"Bagaimana Mas? Ada yang sakit?" Tanya dokter.


Eza hanya menggelengkan kepalanya seolah mengisyaratkan jika tubuhnya tak merasa sakit.


"Gimana dok?" Tanya Reisya.


"Alhamdulillah Mas Eza sudah sadarkan diri, kita liat perkembangannya besok pagi ya" Kata dokter tersebut.

__ADS_1


Karena jam sudah menunjukan pukul 02.00, Reisya tak tega mengganggu orang tua nya dan orang tua Eza. Hanya saja Reisya mengirim pesan singkat kepada mereka memberi kabar bahwa Eza sudah sadarkan diri.


__ADS_2