AKU, KAMU Dan CERITA KITA

AKU, KAMU Dan CERITA KITA
Sementara Sendiri


__ADS_3

Eza yang sangat kesal akan kehadiran Shella pun pergi meninggalkan Shella dan berusaha mengejar Reisya yang telah pulang menggunakan taxi. Tak disangka oleh Eza sebelumnya surprise yang diharapkan oleh Eza endingnya itu akan romantis malah kacau karena kedatangan mantan pacarnya itu.


Sebenarnya dulu Eza sangat mencintai Shella 3 tahun Eza menjalin hubungan dengan Shella. Tetapi Shella berkhianat. Eza melihat Shella bermesraan dengan lelaki lain dan itu kejadiannya bukan hanya sekali tapi berulang kali dan dengan lelaki yang berbeda-beda. Dan sekarang setelah Eza menemukan perempuan pilihannya Shella malah datang kembali pada Eza dan meminta untuk mengulang semuanya dari awal lagi. Shella selalu mengirimkan makan siang ke kantor Eza. Shella selalu mengirimkan pesan perhatian kepada Eza. Sangat banyak cara Shella untuk membuat Eza mau kembali lagi ke pelukannya . Tetapi Eza tak pernah merespon pesan dari Shella bahkan setiap kali ada makanan diatas meja kantonya Eza tak pernah memakan makanan itu dan Eza memberikan makanan itu pada orang yang memang membutuhkan makanan.


~Sesampai dirumah Reisya


"Assalamualaikum" salam Reisya sambil berjalan menuju ke kamarnya.


"Waalaikumsalam, kok kamu pulang naik taxi Ca?" Tanya Mama yang heran melihat taxi di depan rumahnya.


"Ceritanya panjang Ma" Jawab Reisya dengan air mata kembali membasahi pipinya.


"Kamu kenapa nangis sayang?" Tanya Mama pada Reisya.


"Reisya mau istirahat dulu ya Ma dan kalau nanti Eza datang tolong bilang kalau Reisya udah gak mau ketemu dia lagi" Pesan Reisya pada Mama.


Reisya pun langsung masuk ke kamarnya dan menggunci pintu kamarnya itu.


Tak lama kemudian bel rumah Reisya kembali berbunyi.

__ADS_1


Ting.......tong........


Mama Reisya pun langsung membuka pintu rumahnya.


"Assalamualaikum Tante" Ucap Eza.


"Waalaikumsalam" Jawab Mama Reisya.


"Boleh Eza jumpa dengan Reisya Tante?" Tanya Eza dengan muka memelas.


"Tadi Reisya pesan sama Tante katanya kalau nanti kamu datang kerumah dia suruh Tante bilang kalau dia udah gak mau jumpa lagi sama kamu" Jelas Mama Reisya.


Eza pun menjelaskan kronologis ceritanya pada Mama Reisya. Setelah selesai menjelaskan Eza langsung pulang kerumahnya.


~Sesampai dirumah Eza.


Eza berusaha menghubungi nomor Reisya dan hasilnya nihil. Reisya tak merespon Eza sama sekali. Hati Eza serasa hancur mengapa hal ini bisa terjadi pada hubungannya. Eza sangat mencintai Reisya, Eza tak ingin kehilangan Reisya. Malam ini Eza berusaha untuk tidak menutup mata dan terus menatap layar ponsel miliknya berharap ada pesan masuk dari Reisya. Setelah lama menahan rasa ngantuk Eza pun mulai tertidur.


Reisya tak henti menangis dan kini matanya mulai terlihat sembab serta tubuhnya mulai melemah dan kelelahan. Beribu panggilan tak terjawab dari Eza. Ratusan pesan pun masuk dari Eza. Tapi Reisya benar-benar ingin menenangkan dirinya dulu dan tak ingin berkomunikasi dengan Eza.

__ADS_1


"Jangan ganggu aku dulu aku mau nenangin diri dulu untuk sementara waktu" Reisya mengirim pesan singkat tersebut pada Eza.


Eza yang telah tertidur pun terbangun karena mendengar suara ponselnya. Iya berharap Reisya yang mengirim pesan itu. Dan benar, ternyata memang Reisya yang telah mengirim pesan tersebut. Eza kembali menelfon Reisya dan lagi-lagi tak ada respon sama sekali.


"Kamu ga boleh gini Ca, aku udah gak ada hubungan apa-apa sama Shella. Dia berusaha ngancurin hubungan kita Ca dia bakal senang dan tertawa jika tau kamu marah sama aku kayak gini" Jelas Eza.


Reisya tetap tidak ingin membalas pesan dari Eza. Malam ini Reisya berusaha menenangkan dirinya dan melupakan semua kejadian yang telah terjadi di restoran tadi.


Kring.......Kring.......


Suara alarm ponsel Reisya berbunyi tepat pukul 05.30 wib. Reisya bergegas untuk segera sholat subuh. Setelah selasai sholat subuh Reisya pun mengambil Al-Qur'an dan mulai membacanya. Hati Reisya mulai tenang setelah selasai sholat dan membaca Al-Qur'an. Memang benar, salah satu tempat kita berkeluh kesah hanyalah pada Allah sang pencipta. Dan setelah bercerita semua masalahnya dalam do'a hati Reisya pun mulai terasa tenang.


"Reisya?" Panggil Mama dari depan pintu kamarnya.


"Iya Ma" Jawab Reisya.


"Yuk turun nak Mama udah siapain sarapan buat kamu" Ujar Mama.


Reisya pun turun kebawah dan segera menuju ke ruang makan. Mama dan papa tidak berani memulai obrolan dan bertanya soal semalam. Suasana sarapan pagi ini sangat berbeda. Iyaaa, hening tanpa sepatah kata pun.

__ADS_1


__ADS_2