AKU, KAMU Dan CERITA KITA

AKU, KAMU Dan CERITA KITA
Acara Pertunangan


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat, semua persiapan acara pertunangan Reisya dan Eza pun sudah selesai mulai dari pemilihan tema atau dekorasi, mempersiapkan seserahan, mempersiapkan perhiasan atau cincin tunangan, mempersiapkan seragam, mempersiapkan hidangan makanan, dan mempersiapkan kelengkapan lainnya seperti Mc, Rias, Fotografi dan Videografi.


Dan hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Reisya dan Eza hari dimana mereka akan mengikat hubungan mereka ke arah yang lebih serius dan akan segera membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan.


Pagi ini Reisya terbangun dengan perasaan campur aduk. Padahal semua persiapan sudah lengkap tetapi tetap saja sulit untuk menghilangkan kecemasan dan rasa deg-degan yang menghinggap dari dua hari yang lalu.


Sekitar jam 8 pagi, sesuai dengan rundown dan juga kesepakatan keluarga, Nahrul memberi kabar kalau dia sudah sampai di parkiran Rumah Reisya. Nahrul sangat pinter dalam hal make-up dan Nahrul adalah tipe orang yang gak ragu untuk membantu orang lain apa lagi Reisya adalah sepupunya.


Setelah mengetahui jika Nahrul telah sampai dirumah, Reisya pun segera menyuruh Nahrul langsung masuk ke kamar Reisya dan Nahrul pun langsung saja memulai memoles wajah Reisya.


Bayangin saja saat hari H pertunangan Reisya sebenarnya Nahrul belum tidur sama sekali karena udah beberapa hari full job make-up, tapi Nahrul tetap profesional dan datang tepat waktu. Dan alhamdulillah banget hasil make-up Nahrul tetap sebagus hasil make-up biasanya.


Tak lama kemudian sampailah Fadil beserta tim dari Photografinya, mereka adalah teman baik Eza dan mereka tiba di Rumah Reisya untuk mendokumentasikan acara pertunangan Reisya dan Eza.


Saat Reisya sedang dimakeupin oleh Nahrul tak lupa tim Fadil mengambil beberapa foto pakaian Reisya yang didesain oleh Lala. Lala walaupun jomblo dan lemot tetapi Lala sangat mahir dalam menjahit hehe....


~Selesai di make-up.


"Subhanaullah Ca, kamu cantik banget" Puji Keysa dan Lala.


"Aku deg-degan banget lohh" Kata Reisya.


Tak lama kemudian Mama pun masuk ke kamar Reisya dan Mama sangat kagum dengan kecantikan Reisya.


"Udah siap?" Tanya Mama.

__ADS_1


"Udah Ma" Jawab Reisya sambil berbalik arah ke arah Mama.


"Masyaallah cantik banget anak Mama" Puji Mama.


"Ah Mama bisa aja" Jawab Reisya.


Mama pun keluar dan menuju ke depan untuk menyambut kedatangan Eza beserta keluarga.


Perasaan campur aduk itu sempat hilang sesaat ketika Reisya sedang bersiap-siap tadi. Tetapi begitu waktu menunjukkan pukul 10.30, perasaan nervous kembali datang. Sekitar sepuluh menit sebelumnya, semua anggota keluarga Reisya sudah stand by di depan untuk menyambut kedatangan keluarga Eza, sedangkan Reisya bersembunyi di kamar ditemani oleh Keysa, Lala, dan Nahrul.


Tak lama kemudian dari jauh terdengar sayup-sayup suara Kak Aya yang menjadi MC di acara ini dan ini adalah pertanda bahwa keluarga Eza sudah sampai di rumah Reisya. Reisya justru kebingungan harus ngapain dan malah semakin cemas karena memikirkan bagaimana kondisi di bawah. Untungnya ada Keysa, Lala dan Nahrul yang menemani Reisya di kamar yang membuat rasa nervous Reisya sedikit berkurang sampai akhirnya tiba saatnya Najwa masuk dan mengajak Reisya untuk keluar.


"Kak Eca yuk turun" Ajak Najwa.


Reisya yang mendengar ajakan Najwa pun semakin merasa nervous. Untungnya Keysa, Lala dan Nahrul berusaha menenangkan Reisya agar tidak terlalu nervous saat memasuki ruang prosesi pertunangan mereka.


Begitu Reisya sampai di ruangan tempat berlangsungnya pertunangan, ternyata saat itu masih berlangsung sesi tanya jawab yang sebelumnya diinisiatifkan oleh Papa Reisya.


Setelah selesai sesi tanya jawab, baru deh Reisya dipersilahkan untuk duduk. Nah, pada saat itu Reisya baru menyadari satu hal yang gak terbersit sama sekali sebelumnya di pikiran Reisya. Bahkan gak ada yang mengingatkan juga untuk memasukkan hal ini. Dan itu adalah jawaban Reisya ketika MC menanyakan


"Jadi bagaimana jawaban dari Reisya?"


Saat itu Reisya terdiam dan bingung, karena Eza mengajukan pertanyaannya sebelum Reisya datang. Jadi menurut Reisya akan terdengar aneh jika tiba-tiba menjawab


"Iya, saya bersedia"

__ADS_1


Berasa kaya kegeeran gitu kan hehe. Dan terlihat jelas wajah kebingungan Reisya. Kemudian Kak Aya menggoda kembali Reisya dengan berkata


"Wah, kayaknya Reisya masih gak yakin nih dengan Eza"


Akhirnya Reisya mencoba bertanya kepada Papa dan Mama yang berada di sebelah Reisya, tetapi Mama dan Papa Reisya pun ikut menggoda Reisya kembali. Sampai dua kali Papa dan Mama menggoda Reisya dan akhirnya Kak Aya membantu Reisya untuk menjawab. Akhirnya terlontarlah jawaban dari mulut Reisya


"Iya, Reisya menerima lamaran dari Eza"


Sampai akhirnya setelah itu, acara kembali berjalan lancar dan syahdu, dengan sesekali terderngar celetukan seru dan meriah dari Kak Aya, hingga saatnya tiba pada sesi pertukaran cincin yang di pakaikan oleh orang tua kedua belah pihak. Reisya di pakaikan oleh Mama Eza dan Eza di pakaikan oleh Mama Reisya. Dan dilanjutkan dengan sesi perkenalan keluarga Reisya dan Eza. Dimulai dari Papa Reisya dilanjutkan dengan Mama dan Najwa dan deteruskan oleh Papa dan Mama Eza.


Di akhir acara mereka tak lupa memanjat doa sebagai rasa syukur kepada tuhan karena sudah dilancarkan semua rangkaian acara pertunganan mereka hari ini. Dan semua itu terasa belum pas karena belum tiba pada sesi foto bersama. Setelah kak Aya selaku Mc pamit dan meminta maaf bila ada kesalahan kata, sahabat-sahabat Reisya pun tak sabar untuk segera berfoto bersama.


"Selamat ya Ca, Za. Semoga dilancarkan sampai hari H" Kata Keysa.


"Iya selamat yaa, semoga gak ada yang mengganggu hubungan kalian lagi" Sambung Lala.


"Amin, makasih yaa" Jawab Reisya dan Eza berbarengan.


Reisya dan Eza saling melihat satu sama lain, merasa senang, bahagia, sekaligus haru. Senang karena sudah bertunangan dengan kekasih pilihan Reisya sendiri, bahagia karena akan segera menjadi seorang istri Eza Aditya dan haru karena tak bisa sedekat sebelumnya dengan kedua orang tua.


Dan mereka pun segera berfoto berdua terlebih dahulu, dilanjutkan dengan foto bersama kedua orang tua Reisya dan kedua orang tua Eza, dan tak lupa berfoto bersama sahabat Reisya dan Eza. Sampai semua keluarga besar kedua belah pihak pun ikut berfoto untuk mendokumentasikan pertunangan Reisya dan Eza.


Setelah puas befoto, keluarga Reisya pun mempersilahkan kepada keluarga Eza untuk menyantap hidangan yang telah disediakan.


Dan alhamdulillah acara pertunangan Reisya dan Eza hari ini berjalan dengan lancar. Kedua belah pihak pun telah sepakat untuk tak berlama-lama dan akan segera melakukan acara pernikahan mereka.

__ADS_1


__ADS_2